Sedekah Bumi Desa Balirejo Blitar Diserbu Warga, Gunungan Hasil Bumi Diperebutkan Demi Berkah dan Panen Melimpah

Gita Dwi Nuraini • Dipublikasikan Sabtu, 9 Mei 2026 | 20:56 WIB
Sedekah Bumi Desa Balirejo Blitar berlangsung meriah, warga berebut gunungan hasil bumi demi berkah dan panen melimpah.(Gemini AI)
Sedekah Bumi Desa Balirejo Blitar berlangsung meriah, warga berebut gunungan hasil bumi demi berkah dan panen melimpah.(Gemini AI)

 

BLITAR KAWENTAR - Tradisi Sedekah Bumi di Desa Balirejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, berlangsung meriah dan penuh nuansa sakral. Ribuan warga memadati area punden desa untuk mengikuti prosesi adat tahunan yang digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah.

Tradisi Sedekah Bumi Desa Balirejo menjadi agenda budaya yang terus dilestarikan masyarakat pesisir selatan Blitar. Acara ini digelar di punden desa yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir leluhur desa setempat.

Sejak pagi hari, masyarakat terlihat berbondong-bondong datang ke lokasi ritual. Mereka antusias menyaksikan arak-arakan gunungan hasil bumi dan tumpeng lengkap dengan lauk pauk yang dibawa dari balai desa menuju area pepunden.

Gunungan raksasa yang dihiasi aneka sayuran, jagung, cabai, terong, hingga hasil pertanian lainnya menjadi pusat perhatian warga. Tradisi tersebut diyakini sebagai simbol kemakmuran dan keberkahan bagi masyarakat desa.

Baca Juga: Kuliner Tempo Dulu di Blitar Ini Viral, Warung Legendaris Dekat Bekas Stasiun Gebang Bertahan sejak 1981

Ritual Sedekah Bumi Sarat Makna

Sesampainya di area pepunden, kepala desa bersama ketua adat dan tokoh masyarakat langsung memimpin ritual doa bersama. Prosesi berlangsung khidmat dengan berbagai sesaji yang telah dipersiapkan warga.

Dalam ritual tersebut, masyarakat memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki hasil bumi yang diberikan sepanjang tahun. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar warga desa dijauhkan dari marabahaya dan diberi keselamatan.

Kepala Desa Balirejo, Suprans, mengatakan tradisi Sedekah Bumi merupakan warisan leluhur yang terus dijaga hingga sekarang. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ritual budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan warga.

“Ini tradisi turun-temurun dari nenek moyang sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil bumi dan ucapan terima kasih kepada para leluhur desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat juga berharap mendapat perlindungan dan keberkahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama bagi para petani yang menggantungkan hidup dari hasil pertanian.

Baca Juga: Ranking 18 Stadion Klub BRI Super League 2025/2026: JIS Terbaik, Stadion Brawijaya dan Sultan Agung Jadi Sorotan

Gunungan Hasil Bumi Jadi Rebutan Warga

Usai doa bersama selesai digelar, suasana mendadak berubah riuh ketika warga mulai berebut isi gunungan hasil bumi. Mereka saling berdesakan untuk mendapatkan sayuran dan hasil panen yang dipercaya membawa berkah.

Tradisi rebutan gunungan memang menjadi momen paling dinanti masyarakat dalam Sedekah Bumi Desa Balirejo. Warga percaya hasil bumi yang didapat dari gunungan dapat membawa keberuntungan dan panen melimpah.

Salah seorang warga mengaku sengaja datang lebih awal agar bisa mendapatkan hasil bumi dari gunungan tersebut. Ia berhasil membawa pulang terong, jagung, dan cabai.

“Saya dapat terong, jagung, lombok. Semoga rezekinya melimpah dan panennya bagus,” katanya.

Kepercayaan terhadap berkah dari hasil bumi itu sudah berlangsung turun-temurun di tengah masyarakat. Banyak warga meyakini hasil gunungan yang dibawa pulang bisa memberikan keberuntungan ketika ditanam kembali di lahan pertanian mereka.

Baca Juga: Warung Makan Makti Blitar Viral, Cuma Rp15 Ribu Bisa Makan Sepuasnya Iwak Kali dan Masakan Desa

Tradisi Budaya yang Terus Dilestarikan

Sedekah Bumi di Desa Balirejo juga menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi budaya Jawa di tengah perkembangan zaman modern. Selain ritual adat, acara ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarwarga desa.

Antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa tradisi lokal masih memiliki tempat kuat di tengah kehidupan masyarakat pedesaan. Bahkan, sejumlah warga dari luar desa turut datang untuk menyaksikan prosesi adat tersebut.

Kegiatan budaya seperti Sedekah Bumi dinilai mampu memperkuat identitas desa sekaligus menjaga nilai gotong royong dan penghormatan kepada leluhur. Tradisi ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, dan budaya.

Pemerintah desa berharap tradisi Sedekah Bumi akan terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak hilang tergerus zaman. Selain menjadi ritual budaya, kegiatan ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya di wilayah pesisir selatan Blitar.

Dengan tetap lestarinya tradisi Sedekah Bumi, masyarakat Desa Balirejo berharap kehidupan mereka senantiasa diberi keberkahan, hasil panen semakin melimpah, dan desa tetap aman serta sejahtera.

Editor : Gita Dwi Nuraini
Sumber : Gemini AI
Sedekah Bumi Balirejo Gunungan Hasil Bumi Desa Balirejo Ritual Adat Jawa Tradisi Blitar