Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Perjuangan Perenang Blitar Berhasil Tembus Final Kejurnas: Kami Kalah dari Ibu Kota dan Banten

Fajar Rahmad Ali Wardana • Senin, 11 Mei 2026 | 10:23 WIB
Akuatik Kabupaten Blitar UNTUK RADAR BLITAR - BANGGA: Athaya Fairuz Faadhillah berhasil masuk final meski belum beruntung meraih juara.
Akuatik Kabupaten Blitar UNTUK RADAR BLITAR - BANGGA: Athaya Fairuz Faadhillah berhasil masuk final meski belum beruntung meraih juara.

 

BLITAR KAWENTAR  – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet akuatik Kabupaten Blitar di ajang kejuaraan nasional.

Meski belum berhasil naik podium, perenang muda asal Bumi Penataran ini mampu menembus final nasional dan bersaing ketat dengan atlet-atlet dari daerah besar.

Baca Juga: Abon Jhon Ga Bisa Diam, Seniman Blitar Ini Rilis Lagu “Blitar Rame”: Apresiasi Konsep Kota Blitar Kota Masa Depan

Ketua Akuatik Kabupaten Blitar, Wing Prasetya mengatakan, atlet Kabupaten Blitar masih berada di peringkat keenam nasional.

Yakni, Athaya Fairuz Faadhillah yang membuat catatan waktunya sangat tipis dengan para peraih medali.

Baca Juga: Hasil BRI Super League Liga 1 2025/2026 Hari Ini: Persib Bandung Kokoh di Puncak, Persija Tempel Ketat Jelang Big Match Panas

“Posisi dua sampai tujuh itu waktunya hampir sama, cuma selisih sepersekian detik saja. Catatan waktunya 35 detik semua,” ujarnya.

Dalam perlombaan awal Mei lalu, posisi juara didominasi atlet dari Banten dan DKI Jakarta.

Baca Juga: El Clasico Indonesia Memanas! Mauricio Souza Akui Taktik Bojan Hodak dan Pertahanan Persib Bandung Sulit Ditembus Persija

Meski demikian, capaian atlet Kabupaten Blitar dinilai sangat membanggakan karena mampu bersaing dengan klub-klub besar nasional.

Wing mengaku kebanggaan terbesar bukan hanya pada hasil lomba, melainkan latar belakang sang atlet yang lahir dari desa dan berlatih dengan fasilitas sederhana.

Baca Juga: Hasil Persija vs Persib Hari Ini: Adam Alis Borong 2 Gol, Maung Bandung Menang Dramatis dan Kokoh di Puncak Klasemen Liga 1 2026

Sebab, Athaya merupakan warga Kecamatan Sutojayan yang sering melakukan latihan dari kolam 25 meter, bukan kolam standar 50 meter seperti atlet-atlet kota besar.

Menurutnya, selama ini atlet tersebut hanya berlatih di kolam renang Pradah Lodoyo dengan ukuran 25 meter.

Baca Juga: Hasil Persib vs Persija Hari Ini: Comeback Dramatis di El Clasico Indonesia, Adam Alis Jadi Pahlawan Kemenangan Maung Bandung

Kondisi itu berbeda jauh dibanding para pesaing yang berasal dari kota besar dengan fasilitas latihan lebih lengkap.

”Saingannya klub-klub besar dan kota besar semua. Jadi ini patut diapresiasi. Nanti hasil kejuaraan nasional ini jadi instrumen menuju puslatda yang diproyeksikan ke PON,” terangnya.

Baca Juga: Galang Hendra Bongkar Perjuangan Bantu Aldi Satya Mahendra Juara Dunia, Rela Korban Posisi demi Indonesia

Keikutsertaan di kejuaraan nasional tersebut juga menjadi modal penting untuk jenjang pembinaan berikutnya.

Hasil kejurnas nantinya akan menjadi salah satu tolok ukur bagi atlet Jawa Timur untuk masuk pemusatan latihan daerah (puslatda).

Baca Juga: Hasil Liga 1 Indonesia 2026 Hari Ini: Persib Bandung Kokoh di Puncak Klasemen, Persija Tumbang dari Persib, Top Skor David Da Silva Makin Tajam

Meski begitu, Wing menyebut fokus utama saat ini masih mengarah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Apalagi, pada nomor yang diikuti, atlet Kabupaten Blitar sebelumnya sudah berhasil menyumbang medali emas di Porprov Jatim.

Baca Juga: Abon Jhon Ga Bisa Diam, Seniman Blitar Ini Rilis Lagu “Blitar Rame”: Apresiasi Konsep Kota Blitar Kota Masa Depan

”Untuk porprov nanti, Ataya tetap jadi salah satu kekuatan utama Kabupaten Blitar,” pungkasnya.(jar/c1/sub)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#atlet akuatik #Athaya Fairuz Faadhillah #porprov #kejuaraan nasional