⁠Perbaikan Jembatan CR Sukandar Butuh Tahapan, Wali Kota Blitar: Tak Bisa Cepat karena ada Prosedurnya

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Senin, 11 Mei 2026 | 11:56 WIB
CB TAN/RADAR BLITAR - HARUS BERTAHAP: Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin serta jajaran OPD mengecek kondisi jembatan CR Soekandar yang rusak, Jumat (8/5) lalu.
CB TAN/RADAR BLITAR - HARUS BERTAHAP: Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin serta jajaran OPD mengecek kondisi jembatan CR Soekandar yang rusak, Jumat (8/5) lalu.

 

BLITAR KAWENTAR - Kerusakan jembatan di Jalan CR Soekandar Kota Blitar mendapat atensi serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.

Namun, pemkot menegaskan bahwa perbaikan jembatan tidak bisa dilakukan cepat karena harus melalui tahapan administrasi.

Baca Juga: Drama Wet Race Moto3 Le Mans 2026: Veda Pratama Tampil Gila! Sempat Tercecer ke Posisi 14, Mentalitas Baja Bawa Rider Indonesia Finish Ke-4

Sebagaimana diketahui, kerusakan jembatan tersebut diketahui terjadi sejak Januari lalu.

Kerusakan tersebut berdampak pada rumah warga yang berada di dekat jembatan.

Baca Juga: Cabdindik Ungkap Faktor Siswa SMK di Blitar Cenderung Lebih Memilih PKL di Luar Daerah

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan, penanganan belum bisa dilakukan secara langsung karena harus melalui tahapan administrasi dan penganggaran pemerintah.

Jangan sampai penanganan menyalahi prosedur maupun aturan yang berlaku.

Baca Juga: Starting Grid Moto2 Prancis 2026: Izan Guevara Raih Pole Position, Mario Aji Siap Berjuang dari Barisan Belakang di Le Mans

”Kalau di pemerintah itu ada prosesnya. Tidak bisa rusak lalu langsung dikerjakan, apalagi ini konstruksi besar,” ujarnya. 

Dia menjelaskan, secara normal proyek yang melewati tahun anggaran biasanya baru bisa ditangani pada tahun berikutnya.

Baca Juga: Kenapa Mario Aji Sulit Bersaing di Moto2? Simak Analisis Mendalam Performa Rider Indonesia di Kancah Dunia

Namun, karena kondisi jembatan dinilai krusial dan menyangkut kepentingan masyarakat luas, Pemkot Blitar memutuskan melakukan pergeseran anggaran agar penanganan bisa dipercepat.

Menurutnya, pergeseran anggaran baru dapat dilakukan pada April lalu sehingga saat ini proyek masih masuk tahap perencanaan sebelum masuk proses lelang.

Baca Juga: Gandeng KPK, Kementerian ATR/BPN Perkuat Layanan Pertanahan di Sultra Melalui 9 Program Kerja Sama

”Kalau sesuai tahapan, kemungkinan lelang dilakukan Juni dan pengerjaan dimulai Juli setelah pemenang lelang ditetapkan,” katanya.

Mas Ibin menambahkan, pembangunan jembatan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga enam bulan.

Baca Juga: Aksi Mario Aji Moto2 Le Mans 2026: Start Posisi 23, Sanggupkah Pembalap Indonesia Merangsek Masuk Zona Poin di Prancis?

Sebab, konstruksi jembatan nantinya dibuat lebih detail agar lebih kuat dan tidak mudah rusak.

Selain akses jalan, kerusakan jembatan juga berdampak pada satu rumah warga di sekitar lokasi yang terdampak longsor.

Baca Juga: Update Hasil Latihan Bebas Moto2 Prancis 2026: Izan Guevara Tercepat di Le Mans, Mario Aji Masih Berjuang Temukan Kecepatan Terbaik

”Karena ada rumah warga terdampak, makanya penanganannya kami percepat. Tetapi memang tahapannya harus tetap dilalui,” pungkasnya.(bud/c1/sub)

Editor : Oksania Difa Ilmada
kerusakan jembatan jembatan jalan CR Soekandar Blitar Walikota Blitar Pemkot Blitar