Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Harga Material Naik, Pemkot Blitar Pastikan Anggaran Bantuan RTLH tak Berubah

M. Subchan Abdullah • Senin, 11 Mei 2026 | 12:02 WIB
INFRASTRUKTUR - Anggaran Bantuan RTLH Tak Berubah (ilustrasi by gemini ai)
INFRASTRUKTUR - Anggaran Bantuan RTLH Tak Berubah (ilustrasi by gemini ai)

 

BLITAR KAWENTAR - Kenaikan harga bahan bangunan belum berdampak pada penambahan anggaran program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Bumi Bung Karno.

Pemerintah tetap menggunakan besaran bantuan sesuai alokasi APBD 2026 yang telah ditetapkan sebelumnya.

Baca Juga: ⁠Perbaikan Jembatan CR Sukandar Butuh Tahapan, Wali Kota Blitar: Tak Bisa Cepat karena ada Prosedurnya

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Blitar, Kusno mengatakan, saat ini terdapat 969 RTLH yang masuk dalam data usulan program Seruni atau Stimulan Rumah Layak Huni.

”Yang masuk data usulan ada 969 RTLH. Tetapi tahun 2026 ini baru 90 penerima yang dianggarkan melalui APBD Kota Blitar,” ujarnya.

Baca Juga: Hasil Race MotoGP Prancis 2026: Veda Pratama Menggila di Le Mans, Kiandra Ramadipa Gemilang Meski Cedera, Mario Aji Hadapi Tantangan Berat

Menurut Kusno, kenaikan harga material bangunan nantinya hanya akan memengaruhi volume pekerjaan di lapangan.

Sebab, nominal bantuan dari pemerintah tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Hasil Race MotoGP Prancis 2026: Veda Pratama Menggila di Le Mans, Kiandra Ramadipa Gemilang Meski Cedera, Mario Aji Hadapi Tantangan Berat

 ”Kalau dari sisi pemerintah, bantuannya tetap. Jadi nanti penyesuaiannya di volume material yang dibeli,” katanya.

Dari total 90 penerima bantuan tersebut, sebanyak 76 unit dialokasikan untuk peningkatan kualitas RTLH, 6 unit untuk pembangunan rumah baru, serta 8 penerima bantuan pemasangan instalasi listrik mandiri.

Baca Juga: Drama Wet Race Moto3 Le Mans 2026: Veda Pratama Tampil Gila! Sempat Tercecer ke Posisi 14, Mentalitas Baja Bawa Rider Indonesia Finish Ke-4

Sebelum bantuan direalisasikan, seluruh calon penerima akan melalui proses verifikasi untuk menentukan tingkat kerusakan rumah.

Hasil verifikasi nantinya menentukan kategori bantuan yang diterima, mulai ringan, sedang, hingga berat.

Baca Juga: Cabdindik Ungkap Faktor Siswa SMK di Blitar Cenderung Lebih Memilih PKL di Luar Daerah

Untuk kategori berat, bantuan maksimal diberikan sebesar Rp 15 juta untuk material bangunan dan Rp 2.160.000 untuk upah tukang.

Kemudian, kategori sedang mendapat bantuan material Rp 10 juta dan upah tukang Rp 1.800.000.

Baca Juga: Starting Grid Moto2 Prancis 2026: Izan Guevara Raih Pole Position, Mario Aji Siap Berjuang dari Barisan Belakang di Le Mans

Sementara kategori ringan memperoleh bantuan material Rp 7,5 juta dengan upah tukang Rp 1.440.000.

Adapun bantuan pembangunan rumah baru maksimal mencapai Rp 30 juta untuk material dan Rp 5 juta untuk biaya tukang.

Baca Juga: Aksi Mario Aji Moto2 Le Mans 2026: Start Posisi 23, Sanggupkah Pembalap Indonesia Merangsek Masuk Zona Poin di Prancis?

”Karena ini sifatnya stimulan, penerima juga diharapkan menyiapkan swadaya, baik dari keluarga maupun gotong royong masyarakat sekitar,” pungkasnnya.(bud/c1/sub)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#anggaran program RTLH #Disperkim Kota Blitar #RTLH Blitar #APBD 2026