BLITAR KAWENTAR – Nahas menimpa pemilik toko sembako dan karyawannya di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan saat kebakaran pada Minggu (10/5). Kobaran api yang melahap toko dan seisinya tersebut mengakibatkan luka bakar pada pemilik toko serta karyawannya.
Selain bangunan dan seluruh dagangan, satu unit mobil juga dilaporkan hangus terbakar. Informasi dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.10 WIB. Si jago merah tersebut membakar gudang sembako toko grosir Sembakonesia.
Kebakaran diduga karena korsleting kabel listrik pada mesin pompa Sanyo. Kabel yang terputus memicu percikan api hingga merembet ke tumpukan barang dagangan di gudang.
Baca Juga: Waspada Wabah PMK-LSD, Masyarakat Blitar Diimbau Teliti saat Membeli Hewan Kurban
Kasi Pemadam Kebakaran Penyelamatan dan Sarana Prasarana Satpol PP Kabupaten Blitar Tedi Prasojo menjelaskan, api diduga berasal dari kabel mesin sanyo yang digunakan untuk memindahkan minyak goreng dari tangki menuju tandon penampungan.
”Kabel tersebut putus dan terbakar sebelum akhirnya menyambar tumpukan kardus mi instan di dalam gudang. Bahkan api kemudian merambat ke tumpukan tabung gas elpiji 3 kilogram dan bahan sembako lain seperti beras serta minyak goreng,” jelas, Senin (11/5/2026).
Akibat kejadian itu, pemilik toko bernama Aldo Fuhardana Putra, 27, mengalami luka bakar sekitar 10 persen pada bagian kaki dan tangan saat mencoba menyelamatkan barang di dalam gudang. Korban sempat dirawat di RS Aulia Sutojayan sebelum direncanakan dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
Sedangkan karyawan toko, Farel Rahmadani, 19, mengalami luka ringan berupa ruam kemerahan di tangan dan kaki setelah ikut membantu proses evakuasi. Dia diperbolehkan pulang usai mendapatkan perawatan dari tim medis RS Aulia Sutojayan.
”Dua korban ini yang mengetahui pertama dan mereka berusaha menyelamatkan barang berharga yang ada. Sayangnya, api menghanguskan mobil carry dan sejumlah sembako hingga melukai mereka,” ungkapnya.
Saat itu Aldo sempat masuk gudang yang terbakar untuk menyelamatkan sembako yang masih tersisa. Melihat kondisi itu Farel turut membantu menyelamatkan barang dagangan. Kobaran api yang lumayan ganas membuat mereka tersambar.
Baca Juga: Sabet Penghargaan ANRI, Kementerian ATR/BPN Dinilai Berhasil Lestarikan Arsip Nasional
Kebakaran tersebut langsung dilaporkan ke damkar Kabupaten Blitar. Pemadam tiba di lokasi pukul 19.40 WIB dan segera memadamkan api agar tidak sampai merembet ke bangunan di sekitar. Bersama warga, petugas berjibaku untuk menaklukkan si jago merah. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.
Selain menghanguskan gudang sembako, kebakaran juga membakar satu unit mobil Suzuki Carry 1988 dan 15 tabung gas elpiji 3 kilogram.
Hingga kini kerugian materi masih dalam proses pendataan. Gudang maupun usaha grosir sembako tersebut diketahui tidak diasuransikan,” pungkasnya.(jar/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah