BLITAR KAWENTAR - Teka-teki mengenai pengisian jabatan sekretaris daerah (sekda) definitif Kota Blitar mulai menemui titik terang.
Setelah sempat disebut belum masuk tahapan persiapan, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kini dipastikan mulai tancap gas melakukan proses pembentukan panitia seleksi (pansel) untuk menggelar seleksi terbuka (selter) atau lelang jabatan.
Baca Juga: Dipicu Masalah Internal, Dua SPPG di Kota Blitar Berhenti Operasi, Ini Kata Satgas MBG
Pj Sekda Kota Blitar Tri Iman Prasetyono mengungkapkan bahwa saat ini sedang dalam tahap penyusunan komposisi tim pansel.
Menurutnya, badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) telah menyodorkan usulan nama-nama tim seleksi kepada Wali Kota Blitar.
“Saat ini masih proses pembentukan pansel, ya penyusunan. Dari BKPSDM sudah usulkan ke Bapak Wali Kota dan beliau pada prinsipnya sudah OK (menyetujui) untuk penetapan pansel,” ujarnya.
Mengenai komposisi, Tri Iman menjelaskan bahwa pembentukan tim seleksi tidak bisa dilakukan sembarangan.
Ada regulasi ketat yang mengatur unsur-unsur di dalam pansel untuk posisi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama sekelas sekda.
“Ada aturannya. Harus ada unsur dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, juga dari kalangan akademisi. Jadi memang sudah ada ketentuannya,” imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengonfirmasi bahwa pengajuan tim seleksi sedang berjalan.
Pria yang akrab disapa Mas Ibin ini menegaskan, setelah tim pansel terbentuk secara resmi, pendaftaran seleksi terbuka akan langsung diumumkan kepada publik.
Mas Ibin menekankan bahwa seleksi kali ini akan benar-benar menerapkan merit system.
Artinya, kesempatan terbuka lebar bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan, baik pejabat internal Pemkot Blitar maupun pejabat dari luar daerah.
Baca Juga: Review Nissan Serena C24 Bekas, MPV Mewah Harga Rp70 Jutaan yang Masih Nyaman untuk Mobil Keluarga
“Karena sifatnya terbuka, maka semuanya bisa ikut. Pejabat eselon II yang menduduki jabatan JPT, silakan mendaftar. Kami juga memberikan kesempatan untuk pejabat dari luar daerah,” tegasnya.
Dia menjamin bahwa proses seleksi akan dilakukan secara objektif.
Hal ini dilakukan demi mendapatkan sosok “Jenderal Birokrasi” yang mmiliki kompetensi tinggi untuk mengawal visi pembangunan di Bumi Bung Karno.
“Kami akan bertindak objektif supaya mendapatkan pejabat yang qualified, memenuhi kriteria, dan bisa bekerja optimal untuk kemajuan Kota Blitar,” pungkasnya.
Baca Juga: Review Nissan Serena C24 Bekas, MPV Mewah Harga Rp70 Jutaan yang Masih Nyaman untuk Mobil Keluarga
Untuk diketahui, kursi sekda definitif Kota Blitar kosong setelah adanya mutasi besar-besaran pada 8 April lalu.
Saat itu, Priyo Suhartono digeser menjadi staf ahli bidang pemerintahan, hukum, dan politik.
Baca Juga: Dipicu Masalah Internal, Dua SPPG di Kota Blitar Berhenti Operasi, Ini Kata Satgas MBG
Guna mengisi kekosongan sementara, Tri Iman Prasetyono yang menjabat kepala bappeda kemudian dilantik sebagai Pj sekda untuk memastikan stabilitas birokrasi selama masa transisi. (mg1/c1/ady)
Editor : Oksania Difa Ilmada