Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Melek Politik di Kalangan Gen Z Sah-sah Saja, tapi Tetap Waspada Hoaks

M. Subchan Abdullah • Jumat, 15 Mei 2026 | 16:53 WIB
Harus Sadar Politik sejak Remaja, Tetap Waspada Hoax (ilustrasi by gemini ai)
Harus Sadar Politik sejak Remaja, Tetap Waspada Hoax (ilustrasi by gemini ai)

 

BLITAR KAWENTAR - Bicara soal politik di tongkrongan anak muda sering kali dianggap berat atau bahkan membosankan.

Padahal, setiap kebijakan yang diambil hari ini bakal menentukan masa depan para Gen Z yang sekarang masih duduk di bangku sekolah.

Baca Juga: Launching Mengejutkan! Yadea Osta Resmi Dipamerkan, Ini Bocoran Harga, Varian, dan Fitur Canggih yang Bikin Heboh

Dua sisi yang berbeda terlihat dari sudut pandang pelajar di Blitar.

Ada yang mulai memahami untuk paham, ada juga yang masih merasa politik itu "urusan orang tua".

Baca Juga: Viral Review Yadea Osta P Setelah Dipakai 1 Minggu: Ini Kekurangan dan Kelebihan Motor Listrik Rp25 Jutaan yang Bikin Penasaran!

Prameswari, siswi kelas 2 SMA di Blitar, adalah contoh Gen Z yang sudah mulai curi start.

Baginya, politik bukan cuma soal coblos-mencoblos di TPS, melainkan soal kesadaran.

Baca Juga: Viral Review Yadea Osta P Setelah Dipakai 1 Minggu: Ini Kekurangan dan Kelebihan Motor Listrik Rp25 Jutaan yang Bikin Penasaran!

"Awalnya aku juga merasa asing. Tapi pas lihat banyak isu di media sosial, aku sadar kalau politik itu berpengaruh ke segala hal, mulai dari biaya sekolah sampai fasilitas publik di Blitar. Kalau kita gak melek dari sekarang, kita cuma jadi penonton saat masa depan kita ditentukan orang lain," ujarnya.

Prameswari rajin memilah informasi agar tidak terjebak hoax.

Baca Juga: Motor Listrik Polytron Fox R Tembus Jakarta–Jogja 570 Km, Ini Uji Nyata Range, Biaya, dan Performa di Dunia Real

Dia sering mengikuti diskusi ringan di media sosial dan mulai kritis melihat bagaimana anggaran daerah digunakan untuk pembangunan di sekitarnya.

Berbeda dengan Prameswari, Siti, yang juga duduk di bangku SMA.

Baca Juga: Cara Ngecas Polytron Fox Air di SPKLU PLN Mobile: Panduan Lengkap, Biaya, dan Pengalaman Pengisian

Dia mengaku masih dalam mode "bodo amat".

Baginya, dunia politik terlalu rumit dan penuh drama yang tidak ada hubungannya dengan keseharian pelajar.

Baca Juga: Polytron Fox Air 1 Tahun Pemakaian: Review Lengkap, Kelebihan, Kekurangan, dan Biaya Operasional Motor Listrik 

"Jujur, kalau dengar kata politik langsung skip. Rasanya jauh banget dari dunia kita yang isinya tugas sekolah dan hobi. Lagi pula, siapa pun yang menjabat, kayaknya gak bakal langsung mengubah nilai ujian aku, kan?" ketusnya.  

Siti merasa lebih nyaman fokus pada hal-hal yang ada di depan mata daripada memusingkan perdebatan para politisi yang menurutnya sulit dimengerti.

Baca Juga: Motor Listrik Volta 401 Harga Rp11 Jutaan Bisa Tempuh 200 Km, Pakai Baterai LFP dan Fitur Lengkap

Dua perspektif ini menunjukkan bahwa "melek politik" di kalangan anak muda adalah pilihan.

Namun, seperti yang dikatakan Prameswari, memahami politik sejak dini adalah cara Gen Z untuk memastikan suara dan kebutuhan mereka tidak terlupakan di masa depan.(bud/c1/sub)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#politik menurut gen z #pemahaman politikkata gen z #politik