BLITAR KAWENTAR - Bicara soal politik di tongkrongan anak muda sering kali dianggap berat atau bahkan membosankan.
Padahal, setiap kebijakan yang diambil hari ini bakal menentukan masa depan para Gen Z yang sekarang masih duduk di bangku sekolah.
Dua sisi yang berbeda terlihat dari sudut pandang pelajar di Blitar.
Ada yang mulai memahami untuk paham, ada juga yang masih merasa politik itu "urusan orang tua".
Prameswari, siswi kelas 2 SMA di Blitar, adalah contoh Gen Z yang sudah mulai curi start.
Baginya, politik bukan cuma soal coblos-mencoblos di TPS, melainkan soal kesadaran.
"Awalnya aku juga merasa asing. Tapi pas lihat banyak isu di media sosial, aku sadar kalau politik itu berpengaruh ke segala hal, mulai dari biaya sekolah sampai fasilitas publik di Blitar. Kalau kita gak melek dari sekarang, kita cuma jadi penonton saat masa depan kita ditentukan orang lain," ujarnya.
Prameswari rajin memilah informasi agar tidak terjebak hoax.
Dia sering mengikuti diskusi ringan di media sosial dan mulai kritis melihat bagaimana anggaran daerah digunakan untuk pembangunan di sekitarnya.
Berbeda dengan Prameswari, Siti, yang juga duduk di bangku SMA.
Baca Juga: Cara Ngecas Polytron Fox Air di SPKLU PLN Mobile: Panduan Lengkap, Biaya, dan Pengalaman Pengisian
Dia mengaku masih dalam mode "bodo amat".
Baginya, dunia politik terlalu rumit dan penuh drama yang tidak ada hubungannya dengan keseharian pelajar.
"Jujur, kalau dengar kata politik langsung skip. Rasanya jauh banget dari dunia kita yang isinya tugas sekolah dan hobi. Lagi pula, siapa pun yang menjabat, kayaknya gak bakal langsung mengubah nilai ujian aku, kan?" ketusnya.
Siti merasa lebih nyaman fokus pada hal-hal yang ada di depan mata daripada memusingkan perdebatan para politisi yang menurutnya sulit dimengerti.
Baca Juga: Motor Listrik Volta 401 Harga Rp11 Jutaan Bisa Tempuh 200 Km, Pakai Baterai LFP dan Fitur Lengkap
Dua perspektif ini menunjukkan bahwa "melek politik" di kalangan anak muda adalah pilihan.
Namun, seperti yang dikatakan Prameswari, memahami politik sejak dini adalah cara Gen Z untuk memastikan suara dan kebutuhan mereka tidak terlupakan di masa depan.(bud/c1/sub)
Editor : Oksania Difa Ilmada