Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Penampungan Hewan Kurban jadi Sasaran Pemeriksaan, Disnakkan Blitar Minta Pedagang Tetap Waspada PMK dan LSD

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 15 Mei 2026 | 18:00 WIB
Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar memperketat pengawasan kesehatan hewan ternak menjelang Idul Adha 2026.
Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar memperketat pengawasan kesehatan hewan ternak menjelang Idul Adha 2026.

KAWENTARAN Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar memperketat pengawasan kesehatan hewan ternak menjelang Idul Adha 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit menular yang berpotensi menyerang hewan kurban maupun membahayakan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Motor Listrik Indomobil Cutie dan Cutie Pro Resmi Meluncur di IMS 2026, Harga Mulai Rp15 Jutaan, Fitur NFC hingga Hill Start Assist Jadi Andalan

Beberapa penyakit yang menjadi perhatian utama antara lain penyakit mulut dan kuku (PMK), lumpy skin disease (LSD), hingga penyakit zoonosis seperti antraks.

Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan hewan di sejumlah titik penjualan dan lokasi penampungan ternak.

Baca Juga: Motor Listrik Indomobil Emotor Cutie Mulai Rp15 Jutaan Ramaikan Indomobil Expo 2026, Desain Stylish dan Jarak Tempuh 70 Km Jadi Sorotan

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Disnakkan Kabupaten Blitar, Lusia Adityaningtyas mengatakan, kondisi kesehatan ternak di wilayah Kabupaten Blitar saat ini relatif terkendali.

Meski demikian, deteksi dini tetap dilakukan secara intensif untuk mencegah munculnya kasus baru menjelang meningkatnya mobilitas ternak saat Idul Adha. “Penyakit yang diwaspadai jelas yang bersifat viral seperti PMK, kemudian mungkin ada penyakit LSD, serta penyakit berbahaya seperti antraks,” ujarnya.

Baca Juga: Motor Listrik Indomobil Emotor Cutie Resmi Meluncur di IMS 2026, Harga Mulai Rp15 Jutaan, Fitur NFC dan Jarak Tempuh 135 Km Bikin Penasaran

Menurut Lusia, kasus PMK di Kabupaten Blitar saat ini sudah jauh menurun dibandingkan sebelumnya. Program vaksinasi yang dilakukan secara bertahap dinilai cukup efektif menekan penyebaran penyakit tersebut.

Dia menyebut hingga saat ini hanya tersisa beberapa ekor ternak yang masih menjalani masa penyembuhan. Sementara laporan kasus baru disebut sudah sangat minim.

Baca Juga: Indomobil Emotor Kitty Resmi Meluncur di IIMS 2026, Motor Listrik Bergaya Retro dengan NFC dan Jarak Tempuh 130 Km Bikin Penasaran

“Untuk PMK saat ini belum ada laporan kasus baru yang signifikan dan sudah teratasi berkat vaksinasi, bahkan tingkat kesembuhannya sangat tinggi,” katanya.

Selain PMK dan LSD, petugas juga mewaspadai penyakit kulit seperti skabies maupun luka gatal pada hewan ternak.

Baca Juga: United TX 1800 Motor Listrik Maxi “Anti Sepi” Diuji! Fitur Suara Speaker, 2000 Watt, Suspensi Empuk, Tapi Spion Sering Goyang dan Range Tak Sesuai Klaim

Pemeriksaan dilakukan dengan melihat kondisi fisik hewan secara langsung untuk memastikan ternak dalam keadaan sehat dan layak dijadikan hewan kurban.

Disnakkan juga memastikan stok vaksin masih tersedia untuk menjaga kekebalan hewan ternak di berbagai wilayah.

Baca Juga: Motor Listrik United T1800 Diuji 1,5 Tahun! Harga Rp27 Jutaan, Fitur Turbo Mode hingga Reverse Gear, Tapi Performa Mulai Kendor di Kecepatan Tinggi

Peternak diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan gejala mencurigakan pada hewan peliharaannya.

Lusia menambahkan pengawasan ketat dilakukan agar pelaksanaan Idul Adha tahun ini berjalan aman dan masyarakat tidak khawatir terhadap risiko penularan penyakit dari hewan kurban.

Baca Juga: Motor Listrik United T1800 Diuji 1,5 Tahun! Harga Rp27 Jutaan, Fitur Turbo Mode hingga Reverse Gear, Tapi Performa Mulai Kendor di Kecepatan Tinggi

“Kami mengimbau peternak dan masyarakat aktif melapor jika ada gejala mencurigakan agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” pungkasnya.(kho/c1/sub)

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#Idul Adha 2026 #kekebalan hewan #Lusia Adityaningtyas #Disnakkan #kurban