Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar Terus Genjot Inovasi Layanan lewat Sejumlah Program hingga Hadirkan Ambulans Trail untuk Bumil

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:22 WIB
RSUD NGUDI WALUYO UNTUK RADAR BLITAR
INOVATIF: Berbagai layanan inovatif dihadirkan untuk memberikan kenyamanan bagi pasien RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
RSUD NGUDI WALUYO UNTUK RADAR BLITAR
INOVATIF: Berbagai layanan inovatif dihadirkan untuk memberikan kenyamanan bagi pasien RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

BLITAR KAWENTAR – RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar terus mempercepat transformasi pelayanan kesehatan dengan menghadirkan berbagai inovasi yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai layanan pendaftaran digital, penanganan ibu hamil, pendampingan pasien diabetes, hingga sistem donor darah terpadu yang dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Endah Woro Utami mengatakan, inovasi pelayanan menjadi bagian penting dalam pengembangan mutu rumah sakit. Apalagi di tengah tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

”Pelayanan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan fasilitas medis, tetapi juga harus memberikan kemudahan akses dan kecepatan pelayanan,” ujarnya.

Baca Juga: Lebih Dekat dengan Sosok Dokter Muda Spesialis Penyakit Dalam RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar

Dia melanjutkan, salah satu inovasi yang paling dirasakan masyarakat adalah PENATARAN atau Pelayanan Prima Pendaftaran Instalasi Rawat Jalan. Inovasi berbasis digital itu dibuat untuk mengatasi antrean panjang pasien yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan di rumah sakit.

Sebelum sistem tersebut diterapkan, pasien bahkan harus datang sejak dini hari hanya untuk mendapatkan nomor antrean. Kini, melalui layanan WhatsApp, pasien bisa mendaftar langsung dari rumah dan menuju poliklinik tanpa harus mengantre di loket. Inovasi layanan ini membawa dampak cukup signifikan.

”Waktu pendaftaran yang sebelumnya mencapai 30 menit, kini hanya sekitar 1 menit. Tingkat kepuasan pasien juga meningkat hingga 90 persen,” ungkapnya.

Transformasi digital rumah sakit juga diperkuat melalui aplikasi IDAMAN atau Informasi Dalam Genggaman. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan rumah sakit mulai pendaftaran online, jadwal dokter, ketersediaan tempat tidur, hingga layanan darurat hanya lewat telepon genggam.

Baca Juga: Pemkot Blitar Terpaksa Kosongkan Puluhan Unit Hunian Rusunawa, Ini Alasannya

Tak hanya fokus pada digitalisasi, RSUD Ngudi Waluyo juga mengembangkan inovasi layanan kesehatan ibu dan anak melalui SILAKSMI atau Sistem Pelayanan Ibu Hamil, Bersalin, dan Nifas. Program itu dikembangkan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Blitar.

Melalui program tersebut, pasien maternal mendapat layanan terintegrasi mulai pendaftaran dari rumah, pengingat jadwal kontrol otomatis, hingga layanan ambulans gratis 24 jam. Menariknya, rumah sakit bahkan menyiapkan ambulans sepeda trail untuk menjangkau daerah terpencil.

”Hasilnya, angka kematian ibu mengalami penurunan drastis dan kepuasan masyarakat meningkat,” terang Endah.

Tidak hanya itu, pada bidang penyakit kronis, rumah sakit rujukan di Blitar ini juga menghadirkan program Jejak Dyah Gayatri untuk pasien diabetes melitus. Lewat pendekatan komunitas dan edukasi keluarga, pasien mendapat pendampingan rutin terkait pola makan, penggunaan insulin, hingga perawatan kaki diabetes.  

Baca Juga: Chevrolet Spin Diesel 2013 Jadi Rebutan Mobil Bekas, Kabin Super Lega, AC Tiga Baris dan Harga Setara LCGC

Salah satu layanan unggulannya adalah terapi spa kaki diabetes guna mencegah luka dan amputasi pada pasien diabetes. 

Sementara itu, untuk mengatasi kebutuhan darah pasien, RSUD Ngudi Waluyo menghadirkan program SI DOKAR MAS atau Sistem Donor Karyawan dan Masyarakat. Program tersebut melibatkan ratusan karyawan rumah sakit dan komunitas donor darah untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien gawat darurat, talasemia, maupun hemodialisa.

Baca Juga: Kiprah Tony Andreas, Bapak Atlet Blitar Raya Calon Ketua KONI Kota Blitar, Ini Mimpi Terbesarnya

“Berbagai inovasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.(jar/c1/sub)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#inovasi layanan pertanahan #RSUD ngudi waluyo Wlingi #blitar #digital #pasien