Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Satu-Satunya dari Kota Blitar, Dhimas Driessen Tempuh Diklat Garuda Putih untuk Menjadi Kader Tangguh Nasional

Anggi Septian A.P. • Selasa, 19 Mei 2026 | 09:36 WIB
Dhimas Driessen, satu-satunya peserta asal Kota Blitar, ditempa di Diklat Garuda Putih 2026 untuk memperkuat nasionalisme dan semangat pertanian.(DOK PRIBADI)
Dhimas Driessen, satu-satunya peserta asal Kota Blitar, ditempa di Diklat Garuda Putih 2026 untuk memperkuat nasionalisme dan semangat pertanian.(DOK PRIBADI)

CIAWI – Suasana penuh semangat, disiplin, dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Diklat Garuda Putih Periode I yang digelar Tani Merdeka Indonesia di Ciawi pada 14–17 Mei 2026.

Kegiatan ini diikuti kader terbaik dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari pembentukan karakter, penguatan mental, dan peningkatan kapasitas organisasi.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Dimas Bagus Pratama Driessen atau yang akrab disapa Dhimas Driessen. Ia menjadi satu-satunya peserta asal Kota Blitar yang mengikuti Diklat Garuda Putih Angkatan I 2026. Dalam organisasi, Dhimas juga dipercaya sebagai Dewan Penasihat DPW Jawa Tengah.

Dhimas Driessen foto bareng Penasihat Khusus Presiden, Hasan Nasbi.(DOK. PRIBADI)
Dhimas Driessen foto bareng Penasihat Khusus Presiden, Hasan Nasbi.(DOK. PRIBADI)

Menurut Dhimas, diklat tersebut mengingatkannya kembali bahwa kedisiplinan dasar merupakan fondasi utama untuk membangun jiwa nasionalisme dan cinta tanah air.

“Jiwa nasionalisme kita dibangkitkan agar bisa satu komando di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina Nasional Sudaryono, dan Ketua Umum Don Muzakir,” ujarnya.

Selama empat hari, peserta mendapatkan materi strategis, mulai dari optimalisasi organisasi, penguatan ilmu intelijen, hingga komunikasi politik yang santun. Salah satu pemateri yang hadir adalah Hasan Nasbi.

Para peserta Garuda Putih foto bersama usai diklat.(DOK. PRIBADI)
Para peserta Garuda Putih foto bersama usai diklat.(DOK. PRIBADI)

Dhimas menilai seluruh materi sangat berbobot dan memberikan manfaat besar, baik dalam menambah wawasan maupun memperluas jaringan silaturahmi dari Sabang sampai Merauke.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat ditularkan ke tingkat daerah, mulai dari DPD, korcam, kordes, petani wanita, hingga petani muda.

Menurutnya, generasi muda perlu memahami politik karena banyak keputusan yang memengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk harga hasil pertanian, ditentukan melalui kebijakan politik.

 

“Pertanian adalah masa depan. Agriculture is Future,” tegasnya.

Dhimas mengajak generasi muda untuk aktif berorganisasi, belajar politik secara sehat, dan ikut berkontribusi dalam memajukan sektor pertanian sebagai salah satu program prioritas pemerintah. (*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Dhimas Driessen #Tani Merdeka Indonesia #Diklat Garuda Putih 2026 #Pemuda Blitar Inspiratif #Pertanian Masa Depan