Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pengamat Sosial Sebut Tren WFA Bisa Lebih Bebas, tapi Rentan Lembur

M. Luki Azhari • Kamis, 21 Mei 2026 | 13:30 WIB
Bebas Kerja, tapi Rentan Lembur
Bebas Kerja, tapi Rentan Lembur

BLITAR KAWENTAR - Fenomena WFA belakangan lagi menjamur di kalangan anak muda.

Pergeseran pola kerja dari kantor konvensional ke kedai-kedai kopi ini disoroti langsung oleh akademisi sekaligus sosiolog muda, Novitasari.

Baca Juga: Lulusan SMA Wajib Catat! Ini 7 Sekolah Kedinasan Tanpa Syarat Tinggi Badan dan Boleh Berkacamata yang Tawarkan Kuota Terbesar Tahun Ini

Dosen Ilmu Komunikasi FISIP berusia 25 tahun tersebut menilai, WFA merupakan bentuk perubahan sosial yang nyata akibat penetrasi teknologi. 

Menurutnya, produktivitas generasi muda atau milenial akhir dan Gen Z saat ini sering kali bergantung pada kenyamanan lokasi kerja yang mereka pilih sendiri. 

Baca Juga: Minat Lulusan SMA Melejit! Inilah Daftar 10 Sekolah Kedinasan Terbaik di Indonesia yang Tawarkan Kuliah Gratis dan Jaminan Kerja Jadi ASN

"WFA memberikan peluang kerja lintas daerah bahkan negara yang fleksibel. Ini sangat memicu peluang bagi Gen Z yang kerjaannya kerap bercabang. Selain itu, jelas lebih efisien dari segi biaya bensin dan waktu," ujarnya.

Meski berdampak positif, sosiolog ini mengingatkan adanya konsekuensi negatif.

Baca Juga: Daftar Mobil 50 Jutaan yang Masih Layak Dipakai Tahun Ini, Harga Murah Tapi Cocok untuk Harian

Salah satunya adalah menurunnya interaksi sosial secara langsung dan kaburnya batasan waktu pribadi. 

"Kerja offline biasanya dibatasi 8 jam. Kalau WFA, jika tidak disiplin, anak muda justru rentan terjebak kerja overtime atau lembur," jelasnya.

Baca Juga: Yamaha E01 Motor Listrik Jadi Incaran Baru, Teknologi Futuristik dan Kenyamanan Berkendara Bikin Tertarik

Dia menegaskan bahwa tidak semua jenis pekerjaan bisa dilakukan secara remote.

Bagi anak muda yang kini menjalankan WFA, Novitasari berpesan agar tetap menjaga disiplin waktu, bertanggung jawab, serta mengasah kemampuan komunikasi jarak jauh agar kerja tetap efektif.(mg1/c1/sub)

Editor : Riftanta Yuna Fellanda
#tren anak muda #budaya kerja #perubahan sosial #Work From Anywhere #Gen Z