Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hadapi Cuaca Ekstrem, Dinkes Kabupaten Blitar Siap Perbanyak Stok Obat di Puskesmas, Ini Penyakit yang Rawan

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 22 Mei 2026 | 13:28 WIB
Hadapi Cuaca Ekstrem, Perbanyak Stok Obat di Puskesmas - Antisipasi Lonjakan Kasus Penyakit ISPA hingga Diare
Hadapi Cuaca Ekstrem, Perbanyak Stok Obat di Puskesmas - Antisipasi Lonjakan Kasus Penyakit ISPA hingga Diare

 

BLITAR KAWENTAR – Potensi lonjakan kasus penyakit selama musim kemarau tahun ini menjadi atensi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar.

Karena itu, dinkes memperketat pemantauan melalui optimalisasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR). 

Baca Juga: Pemkot Blitar Ancang-ancang Terapkan Sistem Parkir Elektronik

Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi lebih cepat peningkatan kasus penyakit yang dipicu cuaca ekstrem dan dampak fenomena El Nino. ‎

Pemantauan difokuskan pada penyakit berbasis lingkungan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare, hingga campak.

Baca Juga: Pemkot Blitar Antisipasi Biaya Angkut Sampah Membengkak, Ini Yang Dilakukan

Dinkes akan fokus pada wilayah yang mulai mengalami penurunan kualitas dan ketersediaan air bersih.

‎Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Anggit Ditya Putranto, mengatakan SKDR menjadi salah satu instrumen penting dalam memantau perkembangan kasus penyakit secara berkala melalui laporan mingguan dari fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Pemkot Blitar Antisipasi Biaya Angkut Sampah Membengkak, Ini Yang Dilakukan

”Kami menyiapkan logistik obat-obatan di Puskesmas dan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan kasus penyakit musim kemarau. Selain itu, kami juga terus memonitor laporan mingguan SKDR untuk memantau peningkatan kasus ISPA, diare, dan campak di daerah rawan El Nino,” ujarnya.

‎Menurut Anggit, kesiapan tidak hanya dilakukan pada sistem pemantauan, tetapi juga pada ketersediaan logistik medis di seluruh jaringan pelayanan kesehatan.

Baca Juga: SMKN 1 Kademangan Blitar Kembali Gelar Job Fair 2026, Buka Ribuan Lowongan Pekerjaan

Dinkes memastikan stok obat-obatan di Puskesmas tetap aman untuk menghadapi kemungkinan peningkatan jumlah pasien akibat cuaca panas, debu, hingga menurunnya kualitas air konsumsi masyarakat.

‎Selain itu, seluruh Puskesmas diminta aktif melakukan pemetaan wilayah rawan berdasarkan data laporan SKDR.

Baca Juga: Pencari Ikan Hanyut di Sungai Brantas Ditemukan Warga 20 Km dari Lokasi Tenggelam

Langkah tersebut dilakukan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum kasus berkembang menjadi kejadian luar biasa (KLB).

“Puskesmas juga kami minta siap melayani masyarakat, terutama di daerah yang terdampak krisis air bersih,” jelasnya.

Baca Juga: SMKN 1 Kademangan Blitar Kembali Gelar Job Fair 2026, Buka Ribuan Lowongan Pekerjaan

Dinkes mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan, diare, maupun penyakit lainnya selama musim kemarau berlangsung.

"Warga diminta memanfaatkan layanan kesehatan terdekat agar penanganan medis dapat dilakukan lebih dini dan risiko komplikasi akibat penyakit dapat ditekan," tutupnya.(kho/sub)

Editor : Oksania Difa Ilmada
#lonjakan kasus penyakit #Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) #SKDR #dinkes kabupaten blitar