BLITAR KAWENTAR – Seluruh jemaah haji Kabupaten Blitar yang tergabung dalam kloter 106, 107, dan 108 dilaporkan telah bergeser sepenuhnya menuju Padang Arafah untuk melaksanakan puncak ibadah haji yakni wukuf.
Proses mobilisasi dari hotel pemondokan di Makkah menuju Arafah berlangsung lancar sejak malam hari tanpa kendala berarti.
Plt Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Blitar, Purnomo mengatakan, seluruh jemaah kini telah berada di tenda-tenda Arafah untuk mengikuti rangkaian ibadah wukuf yang dimulai setelah masuk waktu salat Duhur. Perjalanan menuju Arafah berlangsung lancar.
”Alhamdulillah, tadi malam jemaah sudah bermalam di Arafah dan hari ini (kemarin, Red) persiapan untuk melaksanakan wukuf setelah masuk waktu salat Duhur,” ujarnya kepada Koran ini, kemarin (26/5).
Menurut Purnomo, seluruh jemaah Kabupaten Blitar berhasil diberangkatkan menuju Arafah tanpa ada yang tertinggal di hotel pemondokan maupun rumah sakit Arab Saudi. Kondisi tersebut memastikan seluruh jemaah dapat mengikuti rukun utama ibadah haji secara bersama-sama.
”Semua jemaah, baik yang dari pemondokan maupun yang kemarin sempat kurang sehat, alhamdulillah sudah bergeser semua ke Arafah. Tidak ada yang tertinggal di rumah sakit. Semuanya ikut bergerak,” jelasnya.
Dia menambahkan, rangkaian wukuf nantinya diawali dengan mendengarkan khotbah wukuf, kemudian dilanjutkan salat Duhur dan Asar secara jamak takdim.
Setelah itu, para jemaah akan memperbanyak zikir dan doa hingga menjelang waktu magrib.
Kondisi kesehatan jemaah haji asal Kabupaten Blitar juga dilaporkan relatif stabil. "Sebelumnya sempat ada salah satu jemaah dari kloter 107 yang mengalami penurunan kondisi kesehatan dan harus mendapatkan penanganan medis," tuturnya.
Namun, menjelang pemberangkatan menuju Arafah, jemaah tersebut dinyatakan membaik dan telah memperoleh rekomendasi dari tim dokter kloter untuk kembali mengikuti rangkaian ibadah bersama rombongan.
”Syukur alhamdulillah bagi jemaah yang sempat sakit sudah mendapatkan rekomendasi untuk bisa mengikuti rangkaian dari ibadah haji," pungkasnya.(kho/c1/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah