Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ribuan Ekor Hewan Kurban dari Blitar Dikirim ke Luar Daerah, Disnakkan: Sapi Jumbo Paling Diminati

Fajar Rahmad Ali Wardana • Rabu, 27 Mei 2026 | 10:28 WIB
Peternak menunjukkan sapi jumbo bernama Sadewo yang dipinang oleh Presiden Prabowo Subianto untuk bantuan hewan kurban.
Peternak menunjukkan sapi jumbo bernama Sadewo yang dipinang oleh Presiden Prabowo Subianto untuk bantuan hewan kurban.

 

BLITAR KAWENTAR – Permintaan hewan kurban di Blitar melonjak tajam menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H. Ribuan kambing, domba, dan ratusan sapi telah dikirim ke berbagai daerah di Jawa Timur (Jatim) hingga luar provinsi.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar, Nanang Miftahudin mengatakan, permintaan hewan kurban tahun ini meningkat cukup signifikan dibanding hari biasa.

Menurutnya, pengiriman hewan kurban asal Blitar saat ini menyebar ke sejumlah daerah seperti Pacitan, Trenggalek, Surabaya hingga Malang. 

Baca Juga: Sisitipi Borong Empat Gelar, Festival Film Pendek Kota Blitar 2026 Jadi Ruang Apresiasi dan Wadah Pengembangan Kreativitas

”Permintaannya lumayan banyak, bahkan dalam sehari ada lebih dari 20 pengajuan surat keterangan sehat untuk hewan. Dari data disnakkan, selama Mei, jumlah kambing dan domba yang keluar dari Kabupaten Blitar untuk kebutuhan kurban mencapai sekitar 3 ribu ekor,” ujar Nanang.

Adapun jumlah sapi yang dikirim berkisar antara 500 hingga 600 ekor. Data tersebut berdasarkan surat jalan atau surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) yang masuk di disnakkan.

Meski demikian, dia mengakui masih ada sebagian hewan kurban yang dikirim tanpa dilengkapi dokumen SKKH.

Baca Juga: Idul Adha 2026, BRI Branch Office Blitar Salurkan 23 Hewan Kurban untuk Masyarakat dan Kaum Dhuafa

Padahal, SKKH menjadi syarat wajib dalam pengiriman ternak, baik antarkabupaten maupun antarprovinsi. Menurut Nanang, tanpa SKKH  sebenarnya bisa saja, tetapi berisiko jika ada operasi dari luar kota dan harus ditanggung sendiri dampaknya.

Selain peningkatan permintaan, harga sapi kurban tahun ini juga mengalami kenaikan cukup tajam. Harga sapi hidup kini menembus di atas Rp 60 ribu per kilogram berat badan. Padahal, pada kondisi normal, harga sapi biasanya berada di kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu per kilogram.

"Sapi kurban yang di atas 1 ton sekarang lumayan banyak. Ada yang harganya Rp 90 juta sampai Rp 110 juta,” ungkapnya.

Menurut Nanang, tren sapi jumbo tahun ini memang meningkat. Hal itu terlihat dari banyaknya pengajuan surat kesehatan hewan untuk sapi berbobot lebih dari 1 ton yang dikirim keluar daerah. Tentu hal ini menunjukkan perputaran ekonomi hewan kurban pada tahun ini cukup tinggi.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Mugello Italia 2026: Feda Ega Pratama Tempel Ketat Lima Besar Klasemen Dunia

”Kenaikannya lumayan tinggi dibanding hari biasa. Khusus sapi berbobot jumbo mendekati 1 ton atau lebih, harga jualnya bahkan bisa mencapai Rp 100 ribu per kilogram berat badan. Akibatnya, sapi-sapi ukuran besar kini dibanderol mulai Rp 90 juta hingga Rp 110 juta per ekor,” pungkasnya.(jar/c1/sub)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#iduladha #Permintaan #hewan kurban #sapi #disnakkan kabupaten blitar