BLITAR KAWENTAR – Rangkaian puncak ibadah haji jemaah asal Kabupaten Blitar diperkirakan tuntas sepenuhnya pada 13 Zulhijah 1447 Hijriah atau Sabtu (30/5).
Setelah seluruh tahapan utama seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga lempar jumrah selesai dilaksanakan, para jemaah dijadwalkan mulai bersiap untuk pergeseran dari Makkah menuju Madinah.
Baca Juga: Libur Panjang Idul Adha, 65 Ribu Orang Terpantau Naik Kereta Api
Plt Kepala Kemenhaj Kabupaten Blitar, Purnomo, mengatakan seluruh jemaah saat ini masih menjalani tahapan ibadah haji di Makkah.
Nantinya memasuki fase perpindahan ke Kota Madinah sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah Arab Saudi.
Baca Juga: Kinerja Keuangan Triwulan I 2026 Cemerlang, Likuiditas dan Permodalan BRI Terjaga di Level Memadai
”Perkiraan nanti pada 13 Zulhijah itu semua rangkaian haji sudah selesai semua. Setelah haji selesai, dari jemaah silakan kalau nanti ada yang melaksanakan umrah sunat, itu tidak apa-apa karena masih diberikan waktu luang yang cukup panjang di hotel pemondokan Makkah,” ujarnya.
Menurutnya, setelah tahapan haji selesai, para jemaah tidak langsung dipulangkan ke Indonesia.
Baca Juga: Rawan Kecelakaan, Waktu Pagi Jadi Atensi Kepolisian di Jalan Raya
Jemaah masih memiliki waktu untuk beristirahat di hotel pemondokan di Makkah maupun menjalankan ibadah tambahan secara mandiri, seperti umrah sunah dan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram.
Berdasarkan jadwal kloter yang telah disusun, jemaah haji asal Kabupaten Blitar dijadwalkan mulai bergeser dari Makkah menuju Madinah pada 19 Juni 2026.
Baca Juga: Disnakkan Kabupaten Blitar Temukan Cacing Hati pada Ratusan Ekor Hewan Kurban, Begini Penjelasannya
"Perjalanan darat antarkota suci tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar enam hingga delapan jam menggunakan armada bus resmi," paparnya.
Setibanya di Madinah, jemaah akan menjalani masa tinggal selama sembilan hari.
Baca Juga: Kreativitas Pemuda Blitar Sulap Barang Bekas Jadi Gantungan Kunci Bernilai Ekonomis
Selama berada di kota tersebut, jemaah dijadwalkan mengikuti ibadah arbain atau salat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi.
Selain itu, jemaah juga akan melaksanakan sejumlah agenda ziarah religi ke makam Nabi Muhammad SAW serta beberapa lokasi bersejarah Islam di Madinah dan sekitarnya.
Baca Juga: Sensasi Nyruput Es Teler Proklamator Dekat Makam Bung Karno Blitar, Pengen DO Disini
"Kami berharap seluruh jemaah tetap menjaga kondisi kesehatan selama menjalani tahapan akhir ibadah di Tanah Suci hingga nantinya kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan selamat," tutupnya.(kho/sub)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda