BLITAR KAWENTAR – Polres Blitar menerjunkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE/2026 di wilayah Kabupaten Blitar, Minggu (31/5).
Pengamanan dilakukan di 12 vihara dan tempat ibadah umat Buddha yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Kabag Ops Polres Blitar Kompol Siswanto mewakili Kapolres Blitar AKBP Rivanda mengatakan, total 154 personel diterjunkan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah Waisak berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Acara keagamaan ini tentu harus dilindungi karena dikhawatirkan terjadinya aksi terorisme atau yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Belasan TK-SD di Kota Blitar Bakal Direhabilitasi Tahun Ini, Ini Sasarannya
”Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat agar umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta merasa aman dan nyaman selama perayaan Waisak,” ujarnya.
Dia melanjutkan, personel yang dilibatkan terdiri dari 94 anggota Polri serta 60 personel gabungan dari unsur TNI, Banser, Pecalang, pemuda gereja, ORARI, dan sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya.
Baca Juga: Pemkot Blitar Buka Rekrutmen Pendamping Karya Mas, Sebulan Digaji Rp 3 Juta
Semua unsur gotong-royong untuk menjamin umat Buddha bisa beribadah dengan lancar.
Dalam pelaksanaannya, setiap lokasi ibadah dijaga oleh personel gabungan yang disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Baca Juga: Cerita Pejuang Literasi di Blitar Tumbuhkan Rasa Cinta Buku pada Anak
Selain pengamanan terbuka dan tertutup, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar area vihara untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
“Sebelum kegiatan ibadah dimulai, aparat keamanan terlebih dahulu melakukan sterilisasi dan pemeriksaan di seluruh lokasi yang digunakan untuk perayaan Waisak. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif guna memastikan area ibadah benar-benar aman,” ungkapnya.
Baca Juga: Wali Kota Blitar Sebut Tarif Parkir Rp 5 Ribu Tak Rasional, Begini Katanya
Siswanto menyebut, sterilisasi dilakukan sebelum ibadah dimulai untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan kondisi tempat ibadah dalam keadaan aman.
Dia menambahkan, pengamanan Waisak tidak hanya bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Blitar.
”Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, kami berharap perayaan Hari Raya Waisak dapat berlangsung lancar dan menjadi momentum mempererat persaudaraan di tengah keberagaman,” pungkasnya.(jar/c1/sub)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda