BLITAR KAWENTAR – Jumlah jemaah haji Kabupaten Blitar yang wafat di Arab Saudi bertambah.
Kabar terbaru, satu jemaah berusia lanjut atau lansia meninggal dunia di sela-sela menjalankan ibadah sunah, Senin (1/6).
Jemaah tersebut diketahui bernama Multazamah Said Mukarom, 66, warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro.
Jemaah lansia tersebut wafat di Future Light Hotel kawasan Misfalah, Makkah, setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji.
Dia tergabung dalam Kloter 108 Embarkasi Surabaya.
”Informasinya yang bersangkutan memiliki riyawat diabetes dan tak sempat menjalani perawatan di rumah sakit,” ungkap Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar, Purnomo, kemarin (2/6).
Dia mengatakan, almarhumah tidak sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum meninggal dunia.
Saat itu, Multazamah baru kembali ke hotel untuk beristirahat setelah menjalankan aktivitas ibadah.
Baca Juga: SK KONI Provinsi Jawa Timur Beredar, M Samanhudi Anwar Pimpin KONI Kota Blitar Masa Bakti 2026-2030
”Bu Multazamah ini merasa kurang enak badan setelah kembali ke hotel. Kemudian beristirahat di kamar. Saat akan dibangunkan, ternyata sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Dia melanjutkan, selama berada di Tanah Suci, almarhumah didampingi putranya.
Meski memiliki riwayat penyakit diabetes melitus, kondisi kesehatannya relatif baik selama menjalankan ibadah haji.
Bahkan, Multazamah mampu mengikuti rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) tanpa menggunakan kursi roda.
Pada pagi hari sebelum wafat, dia masih sempat sarapan dan beraktivitas bersama jemaah lainnya tanpa mengeluhkan gangguan kesehatan.
Multazamah merupakan jemaah haji yang kuat dalam menjalani ibadah.
Saat ini, proses pemulasaraan dan pemakaman jenazah telah ditangani oleh petugas kesehatan Arab Saudi sesuai ketentuan yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat di Tanah Suci.
”secara umum kondisi jemaah haji asal Blitar masih baik. Sebagian memang mengalami keluhan ringan seperti flu dan batuk setelah menjalani puncak ibadah haji,” ungkapnya.
Selain itu, seluruh jemaah haji asal Kota Blitar telah menyelesaikan tawaf ifadah, termasuk jemaah yang menggunakan kursi roda.
Sementara jemaab asal Kabupaten Blitar juga telah menjalani tawaf ifadah sebagai penyempurna ibadah haji.
Untuk jadwal kepulangan, jemaah Kloter 106 asal Kota Blitar dijadwalkan tiba di Surabaya pada 28 Juni mendatang.
Jemaah Kabupaten Blitar yang tergabung dalam Kloter 107, 108, dan 109 akan kembali ke tanah air pada 29 Juni.
”Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia di Tanah Suci tahun ini menjadi tiga orang. Sebelumnya, dua jemaah laki-laki dari Kloter 107 juga dilaporkan meninggal dunia usai menuntaskan wukuf di Arafah,” pungkasnya.(jar/c1/sub)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda