Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pawai Lentera Peringatan Harlah Pancasila di Kota Blitar Dievaluasi, Disbudpar Buka Peluang Libatkan Peserta dari Masyarakat

M. Subchan Abdullah • Rabu, 3 Juni 2026 | 13:14 WIB
Buka Peluang Masyarakat Ikut Serta Pawai Lampion
Rencana Disbudpar Tahun Depan
Buka Peluang Masyarakat Ikut Serta Pawai Lampion Rencana Disbudpar Tahun Depan

BLITAR KAWENTAR - Tingginya antusiasme masyarakat dalam Pawai Lentera (Lampion) menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kota Blitar.

Ke depan, masyarakat umum berpeluang dilibatkan langsung sebagai peserta pawai yang selama ini masih didominasi sekolah dan organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga: Dispendik Kota Blitar Mulai Lakukan Antisipasi Kendala Teknis Jelang OSN 2026

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Rike Rochmawati mengatakan, penyelenggaraan Pawai Lentera tahun ini diikuti 38 kontingen yang berasal dari sekolah dan OPD. 

Karena itu, masyarakat umum masih berperan sebagai penonton di sepanjang rute pawai.

Baca Juga: Lagi, Jemaah asal Blitar Wafat di Tanah Suci Bertambah, Ini Identitasnya

“Untuk tahun ini peserta masih terbatas dari sekolah dan OPD. Namun ke depan akan kami evaluasi. Jika antusiasme masyarakat terus tinggi, tidak menutup kemungkinan masyarakat umum juga dapat dilibatkan sebagai peserta,” ujar Rike, Selasa (2/6).

Menurut dia, Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera yang digelar Minggu (31/5) malam menjadi pembuka rangkaian Grebeg Pancasila 1 Juni  2026.

Baca Juga: ⁠Diandalkan Jadi Proyek Strategis, Karyawan KDMP di Blitar Pertanyakan Kejelasan Gaji Rp3 Juta Perbulan

Pawai diberangkatkan dari Istana Gebang dan berakhir di Kantor Wali Kota Blitar.

Sepanjang jalur pawai, ribuan warga tampak memadati kawasan yang dilalui peserta.

Baca Juga: Pemkab Blitar Evaluasi Operasional KDMP di Desa Pasirharjo, Empat Hari Buka Sudah Kehabisan Kertas Struk Belanja

Berbagai kreasi lampion bertema Pancasila dan kebangsaan mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

Rike menilai tingginya jumlah penonton menunjukkan Grebeg Pancasila masih menjadi agenda budaya yang diminati masyarakat.

Baca Juga: Musisi Blitar Abon Jhon Rilis Laki-Laki Tak Bercerita, Ajak Bangkit dengan 'Doa Ibu' Saat Kita Terpuruk

Karena itu, berbagai masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan tahun berikutnya agar lebih meriah dan partisipatif.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi modal penting untuk terus mengembangkan Grebeg Pancasila sebagai agenda budaya unggulan Kota Blitar,” pungkasnya. (bud/c1/ady)

Editor : Riftanta Yuna Fellanda
#Grebeg Pancasila 2026 #Pawai Lentera Blitar #Budaya Blitar #wisata kota blitar #disbudpar kota blitar