BLITAR KAWENTAR - Gonjang-ganjing Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar dari sejak Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) hingga terpilihanya M.
Samanhudi Anwar sebagai ketua terpilih terus memanas.
Baca Juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Resmikan TUK Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar
Namun, kondisi itu ternyata tidak berpengaruh pada penetapan pengurus terpilih, hingga kemudian muncul surat keputusan (SK) penetapan Ketua KONI Kota Blitar oleh KONI Jawa Timur (Jatim).
Bahkan telah beredar luas dokumen SK yang dikeluarkan oleh KONI Jatim pada 2 Juni lalu.
Dalam SK tersebut, M. Samanhudi Anwar ditetapkan sebagai Ketua KONI Kota Blitar untuk periode 2026-2030.
Ketua KONI Kota Blitar, M. Samanhudi Anwar, membenarkan bahwa SK penetapan Ketua KONI Kota Blitar beserta pengurus lainnya telah diterbitkan dan ditetapkan oleh KONI Jawa Timur.
Meskipun baru menerima salinan karena dokumen aslinya masih berada di Surabaya dan harus diambil.
“SK tersebut masih di Surabaya dan harus diambil,” ujar mantan wali Kota Blitar ini, kepada Koran ini kemarin (3/6).
Baca Juga: Cukupi Stok Darah di Blitar, PMI Intensifkan Donor Darah di Sekolah-sekolah
Menurut dia, dengan sudah turunnya SK penetapan ini, seharusnya masyarakat bisa menilai bahwa proses pencalonan dirinya, kemudian pemilihan di Musorkot, sudah berjalan sesuai dengan aturan organisasi dan regulasi tentang keolahragaan.
Secara legal formal, dia telah dinyatakan dan ditetapkan secara sah sebagai ketua KONI Kota Blitar.
“Dengan adanya SK ini, seharusnya semua proses sejak awal sudah memenuhi aturan, dan ini sebagai legal formalnya sudah tidak masalah,” tegasnya.
Dengan sudah dikantongi SK penetapan ini, jelas Hudi, tentunya seluruh pengurus yang telah ditetapkan harus segera dilakukan proses pelantikan.
Baca Juga: Siap-siap, Sekolah Rakyat di Kota Blitar Bakal Diisi Siswa Titipan dari Sini
Dia bersama pengurus yang lain masih berkoordinasi terkait hal ini.
Harapannya, kepengurusan KONI Kota Blitar bisa segera ada dan mulai bekerja.
“Kami masih terus koordinasi, yang penting segera dilantik. Dan saya langsung mundur. Dan nanti pengurus lainnya yang akan segera bekerja dan melakukan pembinaan untuk menghadapi pekan olahraga provinsi (porprov) mendatang,” tegasnya.
Dia mengatakan, terkait dengan munculnya nama Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba dalam struktur elite kepengurusan, bahkan digadang-gadang menjadi pelaksana harian (Plh) ketua KONI ke depannya, adalah sudah merupakan komitmen bersama sejak awal dan telah disetujui oleh perempuan yang kini menjadi orang nomor dua di Pemkot Blitar tersebut.
Baca Juga: Dispendik Kota Blitar Mulai Lakukan Antisipasi Kendala Teknis Jelang OSN 2026
“Sejak awal Mbak Elim sangat setuju untuk menjadi pengurus. Elim berkomitmen untuk memajukan olahraga Kota Blitar,” tegasnya.
Berita sebelumnya, terpilihnya M. Samanhudi Anwar sebagai Ketua KONI Kota Blitar dalam Musorkot menghadirkan berbagai polemik.
Baca Juga: Lagi, Jemaah asal Blitar Wafat di Tanah Suci Bertambah, Ini Identitasnya
Banyak suara yang tidak setuju mantan wali kota ini terpilih sebagai ketua KONI, meskipun secara administratif, aturan organisasi, hingga regulasi menegaskan tidak ada cacat dalam proses yang berlangsung.
Kemudian, bola panas yang terus bergulir dan berimbas pada rencana hibah KONI, hingga berujung pada ditariknya berbagai aset pinjam pakai KONI Kota Blitar oleh Pemkot Blitar. (bud/c1/ady)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda