BLITAR KAWENTAR - Kehadiran dompet digital, mobile banking, QRIS, hingga kartu elektronik membuat transaksi menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien.
Bagi Gen Z yang lahir dan tumbuh di era digital, pembayaran cashless bukan lagi sekadar alternatif, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Baca Juga: Tren Dompet Digital Cashless di Kalangan Gen Z: Dinilai Praktis tapi Pakai Cash Lebih Terkontrol
Mulai dari membeli makanan, berbelanja kebutuhan harian, membayar transportasi, hingga bertransaksi di marketplace, hampir semua bisa dilakukan secara digital.
”Semua pembayaran jadi lebih mudah sekarang. Lewat digital tinggal klik. Beres,” kata salah satu pelajar, Siti Munawaroh.
Baca Juga: Cerita Pria Paruh Baya Rintis Usaha Kuliner Tahu Tek usai Bangkrut Jadi Peternak Telur Puyuh
Selain menawarkan kepraktisan, pembayaran cashless juga memberikan transparansi dalam pengelolaan keuangan.
Setiap transaksi tercatat secara otomatis sehingga pengguna dapat memantau pengeluaran dengan lebih mudah.
Baca Juga: Kendala Klasik, Pencairan ADD 54 Desa di Kabupaten Blitar Harus Diundur, Ini Dampaknya
”Kita dimanjakan fitur riwayat transaksi yang beragam. Membantu kita dalam mengelola angaran lebih teratur, tapi juga harus kontrol diri agar tidak berlebihan,” ujarnya.
Karena itu, literasi keuangan menjadi aspek yang tidak kalah penting dibandingkan kemampuan menggunakan teknologi.
Baca Juga: Cukupi Stok Darah di Blitar, PMI Intensifkan Donor Darah di Sekolah-sekolah
Gen Z perlu memahami bahwa pembayaran cashless hanyalah alat transaksi, bukan alasan untuk meningkatkan pengeluaran secara berlebihan.(kho/c1/sub)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda