Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pasca Tiga Jemaah Haji asal Blitar Wafat di Tanah Suci, Petugas Kesehatan Perketat Pemantauan Kesehatan

Akhmad Nur Khoiri • Kamis, 4 Juni 2026 | 14:07 WIB
Cuaca Panas, Jika Ada Keluhan Segera Lapor
Tim Medis Kawal Ketat Kesehatan Jemaah Haji
Cuaca Panas, Jika Ada Keluhan Segera Lapor Tim Medis Kawal Ketat Kesehatan Jemaah Haji

BLITAR KAWENTAR – Tim medis yang mendampingi jemaah haji Kabupaten Blitar terus memantau kesehatan secara intensif selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.

Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan kondisi fisik yang tetap terjaga, terutama di tengah cuaca panas dengan suhu mencapai 40 derajat.

Baca Juga: Pengamat Ekonomi Blitar Beberkan Dampak Buruk Penggunaan Cashless di Kalangan Anak Muda

‎Plt Kepala Kemenhaj Kabupaten Blitar, Purnomo, mengatakan tim dokter kloter memiliki peran penting dalam mendampingi jemaah selama berada di tanah suci. 

Tenaga kesehatan tidak hanya memberikan pelayanan ketika ada keluhan, tetapi juga aktif melakukan pemantauan kondisi jemaah secara berkala.

Baca Juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Resmikan TUK Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar

”Dokter kloter itu mengikuti dan mendampingi jemaah. Kami terus memantau lewat laporan berkala, termasuk foto dan data yang dikirimkan oleh tim dokter. Mereka benar-benar berada di tengah-tengah jemaah untuk melakukan kontrol klinis. Langkah ini diambil agar kalau nanti ada jemaah yang memerlukan bantuan medis, tindakan pengobatan, dan penanganan darurat lainnya, bisa langsung dieksekusi di tempat,” terangnya. 

‎Menurutnya, pendampingan kesehatan dilakukan pada seluruh tahapan ibadah haji, termasuk saat jemaah menjalani fase-fase penting seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga kembali ke hotel pemondokan di Makkah.

Baca Juga: ⁠Kehadiran Sistem Cashless Mudahkan Pelaku UMKM: Tak Perlu Repot Menyiapkan Uang Kembalian

”Kehadiran tim medis di setiap pergerakan jemaah menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko kesehatan selama berada di tanah suci," ungkapnya.

Purnomo mencontohkan, pengawasan yang dilakukan tim medis berhasil mendeteksi lebih awal kondisi salah seorang jemaah asal Kabupaten Blitar dari Kloter 107 yang sempat mengalami gangguan kesehatan.

Baca Juga: Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar Beri Respon Tak Terduga usai SK KONI Provinsi Jatim Turun, Siap Mundur?

Setelah mendapatkan perawatan dan pemantauan intensif, kondisi jemaah tersebut berangsur membaik dan dinyatakan layak mengikuti rangkaian ibadah bersama rombongan lainnya.

‎Kemenhaj Kabupaten Blitar juga mengimbau seluruh jemaah agar mematuhi arahan tenaga kesehatan, terutama terkait pola istirahat, kecukupan konsumsi air minum, serta pengaturan aktivitas fisik selama menjalankan ibadah.

Baca Juga: Kota Blitar Jadi Kota 1000 PKL, Pemkot Ungkap Realita di Lapangan

”Dengan pendampingan medis yang terus dilakukan, diharapkan seluruh jemaah haji asal Kabupaten Blitar dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat," tutupnya.(kho/sub)

Editor : Riftanta Yuna Fellanda
#kemenhaj kabupaten blitar #Ibadah Haji 2026 #Jemaah Haji Blitar #Tim Medis Haji #Kesehatan Jemaah Haji