Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Disnakkan Kabupaten Blitar Perketat Lalu Lintas Ternak ke Luar Daerah Jelang Iduladha

Akhmad Nur Khoiri • Senin, 25 Mei 2026 | 15:05 WIB

AKHMAD NUR KHOIRI/RADAR BLITAR
DIPANTAU KETAT: Seorang warga mengangkut kambing untuk diantar kepada pembeli, kemarin (24/5).

AKHMAD NUR KHOIRI/RADAR BLITAR DIPANTAU
KETAT: Seorang warga mengangkut kambing untuk diantar kepada pembeli, kemarin (24/5).

BLITAR KAWENTAR – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak menjelang Idul adha 2026. Pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dikirim keluar daerah dalam kondisi sehat dan bebas penyakit menular.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakkan Kabupaten Blitar, drh. Lusia Adityaningtyas, mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan tetap dilakukan secara ketat, baik pada momen Iduladha maupun aktivitas pengiriman ternak di hari biasa.

"Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan klinis hingga pengujian laboratorium sebelum hewan diberangkatkan ke luar daerah," jelasnya.

Baca Juga: Selis E-Max Touring Jadi Motor Listrik Nyaman untuk Harian? Simak Kelebihan, Kekurangan, dan Jarak Tempuhnya yang Capai 230 Km

Menurutnya, setiap peternak maupun pedagang yang hendak mengirim ternak wajib melengkapi dokumen kesehatan hewan berupa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Khusus pengiriman keluar provinsi, proses pengajuan juga harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah provinsi melalui sistem digital terintegrasi.

”Pemeriksaan untuk fasilitasi lalu lintas harus dilakukan di laboratorium terlebih dahulu, kemudian kami mengeluarkan SKKH. Untuk keluar provinsi juga harus ada persetujuan resmi dari pihak provinsi melalui aplikasi,” ujar Lusi. 

Dia menjelaskan, pengawasan diperketat untuk mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD). Karena itu, sampel darah hewan akan diuji lebih dulu sebelum dinyatakan layak dikirim ke daerah tujuan.

Baca Juga: Selis E-Max Touring Jadi Motor Listrik Nyaman untuk Harian? Simak Kelebihan, Kekurangan, dan Jarak Tempuhnya yang Capai 230 Km

Selain memastikan kesehatan ternak, sistem digital yang diterapkan juga mempermudah pelacakan asal-usul hewan dan meminimalisir potensi pemalsuan dokumen kesehatan di lapangan.

Disnakkan Kabupaten Blitar juga mengimbau peternak dan pedagang agar mengurus dokumen kesehatan hewan lebih awal sebelum jadwal pengiriman. 

Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari antrean pemeriksaan laboratorium yang biasanya meningkat menjelang Hari Raya Iduladha.

 “Kami berharap seluruh proses distribusi hewan kurban berjalan lancar dan hewan yang dikirim benar-benar sehat sehingga aman untuk masyarakat,” pungkasnya.(kho/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#skkh #iduladha #hewan ternak #pma #disnakkan kabupaten blitar