BLITAR KAWENTAR – Sejumlah cabang olahraga (cabor) di Kota Blitar mulai memanaskan mesin menghadapi berbagai agenda kompetisi tingkat daerah hingga provinsi. Salah satunya, cabor barongsai yang saat ini tengah mematangkan persiapan menjelang Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya yang akan digelar pada 13-14 Juni mendatang.
Pelatih barongsai Kota Blitar, Daniel mengatakan, kejuaraan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangka mengasah kemampuan sekaligus mental bertanding para atlet muda. Terlebih, sebagian besar atlet yang akan diturunkan merupakan atlet pemula dari kalangan pelajar tingkat SMP.
”Persiapan sudah kami lakukan lebih dari satu bulan. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan kemampuan teknik sekaligus membangun mental atlet karena mayoritas yang berangkat masih pemula," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Daniel, pengalaman bertanding menjadi tantangan tersendiri bagi tim barongsai Kota Blitar. Sebab, sebagian besar atlet belum memiliki jam terbang tinggi di berbagai kejuaraan. Karena itu, dia tidak membebani atlet dengan target yang terlalu tinggi. "Kami tidak mematok target muluk-muluk. Yang paling penting anak-anak bisa tampil maksimal, berani tampil di arena, dan mendapatkan pengalaman bertanding," katanya.
Dalam ajang Piala Wali Kota Surabaya nanti, barongsai Kota Blitar akan mengikuti empat kategori perlombaan dari total enam kategori yang dipertandingkan. Empat kategori tersebut meliputi kategori tradisional serta tiga kategori keterampilan atau skill yakni ketangkasan, halang rintang, dan kecepatan.
Daniel menjelaskan, latihan rutin terus ditingkatkan untuk mengasah kekompakan tim serta meningkatkan kemampuan atlet di setiap kategori yang akan diikuti. Selain latihan fisik dan teknik, pembinaan mental juga menjadi perhatian utama pelatih agar para atlet tidak gugup saat menghadapi persaingan di lapangan.
"Karena mayoritas atlet masih baru, kami harus bekerja lebih keras dalam membina mental mereka. Mental bertanding ini sangat penting supaya mereka percaya diri saat tampil," jelasnya.
Kejuaraan di Surabaya tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan jangka panjang menuju berbagai agenda besar lainnya. Selain Piala Wali Kota Surabaya, atlet barongsai Kota Blitar juga diproyeksikan tampil pada kejuaraan terbuka di Madiun yang diperkirakan berskala nasional.
Tidak hanya itu, hasil pembinaan saat ini juga dipersiapkan sebagai fondasi untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mendatang. "Kejuaraan ini kami jadikan ajang evaluasi kemampuan atlet. Selain untuk Surabaya, persiapan ini juga mengarah ke kejuaraan terbuka di Madiun dan target jangka panjang menuju Porprov 2027," tegas Daniel.
Sekadar diketahui, Piala Wali Kota Surabaya menjadi salah satu ajang olahraga yang cukup bergengsi dan diikuti peserta dari berbagai daerah. Sedikitnya 40 cabor dijadwalkan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.(sub/c1)
Editor : M. Subchan Abdullah