Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Diduga Nunggak Bayar hingga Tiga Bulan, Jaringan Listrik Kantor KONI Kota Blitar Diputus PLN

Noormalady Usman • Rabu, 10 Juni 2026 | 11:55 WIB
Listrik Kantor KONI Kota Blitar diputus PLN.
Listrik Kantor KONI Kota Blitar diputus PLN.

 

BLITAR KAWENTAR - Aliran listrik di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar dilaporkan terputus akibat tunggakan pembayaran. Kondisi tersebut menjadi sorotan pengurus KONI terpilih, yang menilai hal seperti tidak seharusnya terjadi.

Ketua KONI Kota Blitar terpilih M. Samanhudi Anwar menganggap situasi itu (listrik diputus, Red) tidak seharusnya terjadi. Apalagi saat ini di tengah persiapan para atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

“Seharusnya hal-hal seperti ini tidak terjadi, kalau gin ikan mengganggu atlet yang mau persiapan untuk latihan,” tegasnya, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga: Pembangunan Farm 3 Greenfields di Blitar Tuai Kontroversi, Warga Sekitar Beri Dukungan Penuh

Dia mengaku prihatin mengetahui kantor KONI kota dalam kondisi gelap dan tertutup, serta sebagian fasilitas tidak dapat berfungsi karena aliran listrik terputus.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas organisasi maupun koordinasi pembinaan cabang olahraga (cabor) yang tengah mempersiapkan atlet untuk menghadapi berbagai agenda kompetisi.

“Yang saya dengar listriknya sampai menunggak sekitar tiga bulan sehingga diputus. Tentu ini menjadi perhatian, karena kantor KONI seharusnya tetap bisa digunakan untuk mendukung pembinaan olahraga,” ungkapnya.

Baca Juga: Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Minim Penyakit, Toyota Avanza hingga Honda Jazz Jadi Rekomendasi Terbaik untuk Pembeli Pertama

Selain menyoroti kondisi kantor KONI, Samanhudi juga mempertanyakan pengelolaan anggaran yang telah dicairkan sebelumnya.

Menurut dia, kebutuhan operasional dasar seperti listrik semestinya tetap dapat terpenuhi, dan itu tanggung jawab pengurus lama. Dan juga pemerintah daerah sebagai penanggung jawab anggaran. 

“Ini seharusnya sudah ter-cover anggaran hibah yang telah dicairkan. Ini kan kebutuhan operasional mendasar,” bebernya.

Baca Juga: Toyota Calya 2026 Masih Jadi Primadona, DP Mulai Rp5 Juta dan Cicilan Ringan Bikin Mobil LCGC Ini Sulit Tersaingi

Dia berharap persoalan tersebut segera mendapat penjelasan, dan berbagai aktivitas organisasi, khususnya konsentrasi pembinaan atlet dapat kembali berjalan normal. “Kami ingin semuanya jelas dan tertata dengan baik. Paling penting bagaimana pembinaan atlet dan persiapan menuju Porprov tidak terganggu,” katanya.

Keberadaan kantor KONI ini memiliki peran penting sebagai pusat koordinasi antara pengurus dan cabang olahraga. Karena itu, fasilitas penunjang tersebut harus tetap terjaga, agar pelayanan kepada atlet dan cabor dapat berjalan optimal.

Baca Juga: Mobil MPV Bekas Rp100 Jutaan Masih Jadi Primadona, Toyota Avanza hingga Mitsubishi Xpander Layak Diburu untuk Keluarga

“Kami ingin fokus pada pembinaan olahraga dan prestasi atlet. Persoalan-persoalan seperti ini tentu harus segera diselesaikan,” pungkasnya. (bud/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#nunggak bayar #diputus #PLN #KONI Kota Blitar #listrik