Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Wali Murid SDN Tlogo 02 Blitar Ngadu ke DPRD karena Dampak Proyek Ganggu Konsentrasi Anak

Fajar Rahmad Ali Wardana • Rabu, 10 Juni 2026 | 13:07 WIB
Minta Sertifikasi Aset SD	
Wali Murid SDN Tlogo 02 Mengadu DPRD 
Berharap Tak Ada Polemik ke Depannya 
(Gemini AI)
Minta Sertifikasi Aset SD Wali Murid SDN Tlogo 02 Mengadu DPRD Berharap Tak Ada Polemik ke Depannya (Gemini AI)

BLITAR KAWENTAR – Polemik proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Tlogo dengan SDN Tlogo 02 masih berlanjut.

Sejumlah wali murid harus mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar karena anak-anaknya merasa terganggu dengan pembangunan koperasi andalan pemerintah pusat tersebut. 

Baca Juga: ⁠Polemik Proyek KDMP di SDN Tlogo 02 Blitar Masih Berlanjut, DPRD Sesalkan Pembongkaran Ruang Kelas Dilakukan Sepihak

Sejumlah wali murid itu mendatangi kantor DPRD di Kanigoro kemarin (9/6). 

Mereka menyampaikan unek-unek, termasuk keluhan murid yang terdampak proses pembangunan KDMP yang berdampingan dengan sekolah.

Baca Juga: Rumah Warga Blitar Ludes Terbakar saat Penghuni Lelap Tertidur, Begini Kondisinya

Siswa merasa terganggu dan meminta bangunan sekolah segera disertifikasi.

Muslikah, ketua paguyuban wali murid kelas 5 SDN Tlogo 2 mengatakan, rombongannya datang ke DPRD Kabupaten Blitar ini bukan tanpa alasan.

Baca Juga: Kasus Korupsi BPR Kota Blitar Segera Disidangkan, Pemkot Siap Menjadi Saksinya

Tempat belajar buah hati mereka tergangggu sehingga mengurangi konsentrasi belajar. 

Bahkan, dia sempat merasa tertipu oleh pemerintah desa dengan pembangunan KDMP yang tengah berlangsung.

Baca Juga: Diduga Nunggak Bayar hingga Tiga Bulan, Jaringan Listrik Kantor KONI Kota Blitar Diputus PLN

”Saya dulu memang menyetujui KDMP dibangun, namun harus sesuai tahapan. Kesepakatan awal, ruang kelas untuk tempat belajar anak dan perpustakaan dipindah terlebih dahulu. Namun, kenyataanya bangunan tersebut tiba-tiba dirobohkan,” ujar Muslikah, yang ditemui usai rapat dengar bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar.

Dia melanjutkan, terkait robohnya perpustakaan dan beberapa ruang kelas di SDN Tlogo 02, wali murid baru mengetahui ketika bangunan sudah diratakan dengan alat berat.

Baca Juga: Pembangunan Farm 3 Greenfields di Blitar Tuai Kontroversi, Warga Sekitar Beri Dukungan Penuh

Buku-buku perpustakaan hanya ditata di depan kelas, beberapa dimasukkan kelas, namun tidak dengan rapi.

Bahkan, karena pembangunan KDMP secara tiba-tiba itu membuat Muslikah tidak membekali anaknya masker.

Baca Juga: 5 Mobil Diesel Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Masih Layak Dibeli Tahun 2026, Isuzu Panther hingga Chevrolet Captiva Jadi Incaran

Tentu proyek tersebut menimbulkan banyak asap dan debu yang tidak disengaja bisa dihirup siswa karena berdampingan dengan sekolah. 

”Dari rentetan dampak itu, kami ingin bangunan atau aset sekolah ini bisa disertifikatkan agar nantinya jika ada proyek dari pemerintah yang lain tidak menganggu kenyamanan siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar (KBM),” tegasnya. 

Baca Juga: Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Minim Penyakit, Toyota Avanza hingga Honda Jazz Jadi Rekomendasi Terbaik untuk Pembeli Pertama

Wali murid langsung menerima respon positif dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Blitar yang menyatakan telah melakukan pendataan aset sekolah. 

Ke depannya, dispendik akan membagi aset milik desa untuk sekolah dan KDMP yang telah bersertifikat.

Baca Juga: Mobil Bekas Non LCGC Harga Rp100 Juta-Rp150 Juta Masih Jadi Buruan, Ini 6 Pilihan Terbaik dari Honda CR-V hingga Mitsubishi Outlander

Pembangunan ruang kelas pengganti akan dilakukan setelah perubahan anggaran keuangan (PAK).

Dampak proyek KDMP ini juga mengakibatkan ruang kegiatan siswa lebih sempit dari biasanya.

Baca Juga: Mobil Bekas Non LCGC Harga Rp100 Juta-Rp150 Juta Masih Jadi Buruan, Ini 6 Pilihan Terbaik dari Honda CR-V hingga Mitsubishi Outlander

Apalagi saat jam mata pelajaran olahraga yang biasanya dilakukan di halaman sekolah, kini harus di lapangan Desa Tlogo. 

Siswa harus menyeberang ke utara dan menempuh perjalanan 200 meter menuju lapangan.

Baca Juga: Mobil MPV Bekas Rp100 Jutaan Masih Jadi Primadona, Toyota Avanza hingga Mitsubishi Xpander Layak Diburu untuk Keluarga

”Bahkan saat perpisahan kelas VI beberapa waktu lalu harus meminjam gedung Dinas Pendidikan Koordinator Wilayah Kanigoro yang lokasinya jauh dari SDN Tlogo 02. Kami harap ada komunikasi baik dari pihak desa,” pungkasnya.(jar/c1/sub)

Editor : Riftanta Yuna Fellanda
#SDN Tlogo 02 #Wali Murid Mengadu ke DPRD #Dampak Proyek KDMP #Sertifikasi Aset Sekolah #Koperasi Desa Merah Putih