Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Harga Pertamax Naik, Pengendara di Blitar Berbondong-bondong Borong Pertalite

M. Subchan Abdullah • Kamis, 11 Juni 2026 | 10:22 WIB
Pertamax Naik, Pengendara Ramai Borong Pertalite 
Pihak SPBU Antisipasi Stok
Pertamax Naik, Pengendara Ramai Borong Pertalite Pihak SPBU Antisipasi Stok

BLITAR KAWENTAR - Kenaikan harga Pertamax mulai berdampak pada pola konsumsi bahan bakar masyarakat.

Sejumlah SPBU di Kota Blitar mencatat adanya pergeseran pembelian dari Pertamax ke Pertalite setelah harga BBM nonsubsidi tersebut naik mulai Selasa (9/6) pukul 00.00 WIB.

Baca Juga: Kabar Gembira, Pemkot Blitar Siap Cairkan Gaji ke-13 di Tanggal Ini

Pengawas SPBU, Rizki mengatakan, harga Pertamax mengalami kenaikan dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter. 

Kenaikan tersebut langsung memengaruhi minat konsumen.

Baca Juga: Harga Suzuki Ertiga GX 2014 Manual Cuma Rp110 Juta, Warna Merah Cetar dan Kondisi Mulus Bikin Pemburu Mobil Bekas Kepincut

“Untuk awal-awal setelah kenaikan harga ini, konsumennya agak menurun. Banyak yang biasanya menggunakan Pertamax mulai beralih ke Pertalite,” ujarnya kepada Koran ini kemarin (10/6).

Menurut dia, sebelum kenaikan harga, penjualan Pertamax di SPBU tempatnya bekerja bisa mencapai sekitar 5 ribu liter per hari.

Baca Juga: Harga Suzuki Ertiga GX 2014 Bekas Masih Diburu, Unit KM 80 Ribu Dijual Rp120 Juta, Hasil Inspeksi Bikin Calon Pembeli Tergoda

Namun, pascapenyesuaian harga, terjadi penurunan permintaan meski stok masih dalam kondisi aman.

“Kalau stok Pertamax aman, pasokan juga lancar. Hanya saja memang ada pergeseran konsumen ke Pertalite,” katanya.

Baca Juga: Suzuki Ertiga Bekas 2026 Kembali Kinclong seperti Baru, Mobil Keluarga yang Sempat Kumuh Ini Berubah Total Usai Full Detailing

Rizki memperkirakan konsumsi Pertalite akan meningkat dalam beberapa hari ke depan. 

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, SPBU berupaya menambah stok BBM bersubsidi tersebut.

Baca Juga: Harga Honda Jazz Bekas 2026 Mulai Rp212 Juta, Unit Kilometer Rendah dan Tangan Pertama Jadi Buruan Pecinta Hatchback

“Biasanya Pertalite mendapat pasokan sekitar 16 ton per hari. Kalau permintaan naik, bisa ditambah sekitar 8 ton lagi untuk mengantisipasi perpindahan konsumen dari Pertamax,” jelasnya.

Salah satu pengguna Pertamax, Isnaini, mengaku terkejut dengan kenaikan harga yang berlaku mulai hari ini.

Baca Juga: Harga Honda Jazz Bekas 2026 Mulai Rp67 Juta hingga Rp214 Juta, Dari GD3 sampai GK5 Facelift Masih Jadi Buruan Anak Muda

Menurutnya, kenaikan tersebut cukup terasa bagi masyarakat yang sehari-hari menggunakan kendaraan untuk bekerja.

“Saya kaget, perasaan kemarin belum naik, sekarang sudah naik. Kalau tahu naik, kemarin sekalian tak isi penuh,” ujarnya

Baca Juga: Harga Honda Jazz Bekas 2026 Masih Stabil, Unit RS CVT 2017 Kilometer 50 Ribu Dibanderol Rp215 Jutaan, Kondisinya Bikin Tergoda

Meski demikian, Isnaini mengaku berencana beralih ke Pertalite. 

Sebab, pekerjaannya yang banyak dilakukan di lapangan membuatnya lebih nyaman menggunakan Pertamax.

Baca Juga: Harga Suzuki Ertiga Bekas 2026 Mulai Rp98 Juta hingga Rp218 Juta, Cek Daftar Lengkap Ertiga GX, GL, dan SS Tahun 2013-2023

“Karena saya sehari-hari kerja di lapangan, masih tetap pakai Pertamax. Belum terbiasa kalau harus beralih ke Pertalite,” katanya. (bud/c1/ady)

Editor : Riftanta Yuna Fellanda
#Harga Pertamax Naik #Konsumen Beralih Pertalite #SPBU Kota Blitar #Stok BBM Aman #bbm nonsubsidi