BLITAR KAWENTAR – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Blitar mulai mempersiapkan proses kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Blitar setelah seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci hampir selesai dilaksanakan.
Jadwal pemulangan telah disusun secara bertahap sesuai kelompok terbang (kloter) masing-masing.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kemenhaj Kabupaten Blitar, Purnomo mengatakan, seluruh jemaah saat ini masih menjalani tahapan akhir ibadah haji, termasuk masa tinggal di Madinah setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah di Makkah.
Selama berada di Madinah, para jemaah melaksanakan ibadah Arbain serta sejumlah kegiatan keagamaan lainnya sebelum kembali ke Indonesia.
Menurut Purnomo, pemulangan jemaah akan dilakukan secara bertahap melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya.
"Pemerintah daerah juga telah menyiapkan armada transportasi untuk mengantarkan jemaah dari titik kedatangan menuju Kabupaten Blitar," katanya.
Berdasarkan jadwal yang telah diterima Kemenhaj, jemaah yang tergabung dalam Kloter 106 akan menjadi rombongan pertama yang meninggalkan Arab Saudi.
Mereka dijadwalkan terbang dari Madinah pada 27 Juni 2026 dan diperkirakan tiba di Kabupaten Blitar sehari setelahnya.
“Untuk jemaah dari Kloter 106, dijadwalkan sudah terbang kembali ke tanah air pada 27 Juni, dan insya Allah diperkirakan tiba atau sampai di Kabupaten Blitar pada 28 Juni,” ujar Purnomo.
Sementara itu, jemaah yang tergabung dalam Kloter 107 dan Kloter 108 dijadwalkan menyusul pada gelombang berikutnya.
Baca Juga: Ruas JLS Ringinrejo-Jolosutro di Blitar Selatan Mulai Dikerjakan, Pemkab Ungkap Progresnya
"Kedua kloter tersebut diperkirakan tiba di Kabupaten Blitar pada 29 Juni setelah menyelesaikan perjalanan dari Arab Saudi menuju Indonesia," ungkapnya.
Kemenhaj Kabupaten Blitar mengimbau keluarga jemaah untuk mengikuti informasi resmi terkait jadwal kedatangan dan lokasi penjemputan.
"Masyarakat juga diminta tetap tertib saat proses penyambutan berlangsung guna menghindari kepadatan yang dapat mengganggu kelancaran kegiatan," tegasnya.
Selain itu, petugas akan melakukan pengawalan sejak kedatangan jemaah di Asrama Haji Sukolilo hingga proses pemulangan ke daerah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman, nyaman, dan lancar setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.(kho/c1/sub)
Editor : Riftanta Yuna Fellanda