Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Turun ke Jalan, Ratusan Relawan SPPG Blitar Raya Gelar Aksi Damai Minta Program MBG Tetap Berlanjut

Fajar Rahmad Ali Wardana • Jumat, 19 Juni 2026 | 10:52 WIB
Turun Jalan, Relawan SPPG Minta Program MBG Lanjut
Bawa Dampak Positif, Jika Salah Dievaluasi
Turun Jalan, Relawan SPPG Minta Program MBG Lanjut Bawa Dampak Positif, Jika Salah Dievaluasi

BLITAR KAWENTAR – Ratusan relawan yang tergabung dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Blitar Raya bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi damai di Kota Blitar, Kamis (18/6). Mereka menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Aksi damai ini dilakukan karena belakangan MBG menjadi sorotan akibat munculnya usulan penghentian program tersebut dari sejumlah pihak.

Dalam aksi yang berlangsung tertib itu, massa membawa berbagai poster dan spanduk berisi dukungan terhadap program unggulan pemerintah tersebut. Mereka menegaskan bahwa MBG harus tetap berjalan karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga: Perdana! Blitar NoBar Sambangi UPT SMPN 1 Nglegok, Pelajar Diajak Kenal Lebih Dekat Dunia Film dan Industri Kreatif

Koordinator aksi yang juga perwakilan Sobat MBG Blitar Raya, Jaka Prasetya, mengatakan para relawan sengaja turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi terkait pentingnya keberlanjutan program pemenuhan gizi bagi anak-anak. Para relawan memiliki pengalaman langsung di lapangan karena setiap hari terlibat dalam proses penyediaan hingga pendistribusian makanan bergizi kepada penerima manfaat.

”Kami turun ke jalan untuk menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis harus tetap dilanjutkan. Selama ini kami melihat sendiri dampak positifnya bagi masyarakat, terutama dalam membantu pemenuhan gizi anak-anak dan mengurangi risiko stunting,” ujarnya.

Dia melanjutkan, berbagai kritik yang muncul terhadap pelaksanaan MBG merupakan hal yang wajar dalam sebuah program berskala nasional. Namun, persoalan teknis yang muncul seharusnya dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan, bukan alasan untuk menghentikan program secara keseluruhan.

Baca Juga: Kabar Gembira! Update Pencairan PKH 1,2 Juta 2026: KPM dengan Kriteria Ini Bakal Terima Bantuan Tambahan hingga Jutaan Rupiah!

Dia menilai keberadaan program tersebut sangat membantu masyarakat di wilayah pedesaan dan daerah terpencil yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pemenuhan gizi yang memadai.

Manfaat program, lanjut dia, mungkin tidak terlalu terasa di kawasan perkotaan yang memiliki banyak pilihan akses pangan. Namun berbeda dengan kondisi di sejumlah wilayah pelosok yang masih membutuhkan dukungan program pemerintah untuk memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi.

”Di desa-desa dan wilayah pesisir, program ini menjadi harapan banyak keluarga. Karena itu kami berharap pemerintah tetap melanjutkan program ini sembari melakukan evaluasi terhadap berbagai kekurangan yang ada,” jelasnya.

Baca Juga: Kabar Bahagia! Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Segera Tiba, Siap-siap Uang Bantuan Naik hingga Tiga Kali Lipat!

Selain menyampaikan aspirasi, para peserta aksi juga membagikan selebaran edukatif kepada pengguna jalan mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi bagi anak-anak. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini.

Aksi damai berlangsung tanpa gangguan dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Para relawan berharap dukungan yang mereka sampaikan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan Program Makan Bergizi Gratis ke depan. ”Saat ini yang kami perjuangkan bukan sekadar program, tetapi masa depan anak-anak Indonesia. Karena itu kami berharap MBG tetap berjalan dan terus diperbaiki agar manfaatnya semakin besar,” pungkasnya.(jar/sub)

Editor : Regina Gavin Agata
#SPPG #aksi damai #Mbg #blitar raya #SPPG Blitar