Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Situs Candi Kali Cilik di Blitar Masih Jadi Jujukan Wisatawan hingga Pelajar, Tutup Tiap Akhir Pekan

Akhmad Nur Khoiri • Selasa, 23 Juni 2026 | 14:00 WIB
RONA
AKHMAD NUR KHOIRI/RADAR BLITAR 
EDUKATIF: Candi Kali Cilik di Kecamatan Ponggok selalu menjadi jujukan para pelajar untuk belajar mengenai sejarah.
RONA
AKHMAD NUR KHOIRI/RADAR BLITAR
EDUKATIF: Candi Kali Cilik di Kecamatan Ponggok selalu menjadi jujukan para pelajar untuk belajar mengenai sejarah.

BLITAR KAWENTAR – Berbeda dengan kebanyakan destinasi wisata yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung saat akhir pekan, Candi Kali Cilik di Bumi Penataran ini justru menunjukkan pola yang sebaliknya.

 Situs cagar budaya tersebut lebih banyak menerima kunjungan pada hari kerja, sementara operasionalnya dihentikan setiap Sabtu dan Minggu.

‎Kondisi tersebut tidak lepas dari status Candi Kali Cilik sebagai situs cagar budaya yang pengelolaannya berada di bawah sistem administrasi pemerintah.

Baca Juga: Kisah Misteri Nyi Roro Kidul, Asal-usul Sang Ratu Pantai Selatan yang Masih Dipercaya hingga Kini

Jam operasional kawasan mengikuti ketentuan hari kerja instansi yang menaunginya sehingga pelayanan bagi pengunjung hanya dibuka pada hari aktif.

‎Juru pelihara Candi Kali Cilik, Wakini mengatakan, sebagian besar pengunjung datang pada hari Senin hingga Jumat.

 Menurutnya, situasi tersebut sudah berlangsung cukup lama karena masyarakat memahami jadwal operasional yang berlaku di lokasi tersebut.

Baca Juga: Misteri di Balik Kisah Misteri Nyi Roro Kidul: Benarkah Larangan Baju Hijau di Pantai Selatan Hanya Mitos? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

‎“Kalau di Candi Kali Cilik ini, ramainya justru di hari aktif kerja, Mas. Soalnya kalau hari libur akhir pekan (Sabtu dan Minggu) di sini memang ditutup.

 Alasan utamanya karena operasional kami di sini mengikuti jadwal dari kantor pusat. Kalau pihak kantor libur Sabtu-Minggu, maka di sini juga ikut tutup,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kunjungan ke Candi Kali Cilik sepanjang 2026 didominasi rombongan pelajar yang melakukan kegiatan pembelajaran di luar kelas, peneliti, hingga masyarakat yang datang untuk kepentingan wisata sejarah dan religi.

Baca Juga: Menguak Kisah Misteri Nyi Roro Kidul: Tragedi Putri Istana Pajajaran hingga Larangan Baju Hijau di Pantai Selatan

 Berdasarkan data yang dihimpun pengelola, hingga pertengahan 2026 tercatat 47 kunjungan ke situs tersebut.

“Jumlah tersebut berasal dari berbagai kalangan, baik dari wilayah Blitar maupun daerah lain yang memiliki ketertarikan terhadap sejarah dan budaya," katanya.

‎Untuk mendukung pelayanan kepada pengunjung, petugas membuka kawasan candi mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB pada Senin sampai Kamis.

Baca Juga: Menguak Misteri Pantai Selatan dan Nyi Roro Kidul: Antara Mitos Baju Hijau dan Penjelasan Ilmiah Rip Current

 "Sementara pada hari Jumat, jam operasional diperpanjang hingga pukul 16.30 WIB," sambungnya.

‎Menurut Wakini, pola operasional tersebut juga memberikan manfaat dalam upaya pelestarian situs.

 Dengan tidak dibukanya kawasan pada akhir pekan, proses pemeliharaan dan pengawasan candi dapat dilakukan lebih teratur.

Baca Juga: Fakta Nyi Roro Kidul yang Masih Dipercaya, Dari Legenda Pantai Selatan hingga Kisah Soekarno

‎Meski tidak mengikuti pola destinasi wisata pada umumnya, Candi Kali Cilik tetap menjadi salah satu tujuan wisata sejarah yang menarik di Kabupaten Blitar.

 Keberadaan situs ini tidak hanya menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, tetapi juga berperan dalam menjaga warisan budaya yang masih bertahan hingga saat ini.(kho/c1/sub)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
#Candi Kali Cilik #situs cagar budaya #candi #di blitar #wisatawan