BLITAR KAWENTAR – Akun Instagram (IG) resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar yang diretas sejak Jumat (19/6) lalu hingga kini masih belum berhasil dipulihkan. Akibat peretasan tersebut, seorang warga dilaporkan menjadi korban penipuan setelah mengikuti informasi giveaway yang diunggah melalui akun tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Blitar, Agung Wicaksono membenarkan, hingga Senin (22/6) siang, proses pemulihan akun masih berlangsung. Pemkab Blitar juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mempercepat pengembalian akses akun resmi tersebut.
“Hingga saat ini proses pemulihan masih berjalan. Kami sudah berkoordinasi dan mengirimkan surat ke Komdigi untuk membantu pengembalian akses akun IG Pemkab Blitar,” ujarnya.
Peretasan akun tersebut ternyata telah memakan korban. Agung membenarkan adanya laporan warga yang mengalami kerugian setelah mempercayai unggahan giveaway yang muncul di akun IG Pemkab Blitar yang saat ini dikuasai pihak tidak bertanggung jawab.
Korban diketahui bernama Iven Ferima K. Warga tersebut mengaku mengalami kerugian hingga Rp 15 juta akibat mengikuti instruksi yang terdapat dalam unggahan giveaway palsu tersebut
Berdasarkan keterangan korban, penipuan bermula saat dirinya melihat unggahan giveaway berhadiah emas batangan seberat 25 gram yang diklaim bisa ditebus dengan harga khusus sebesar Rp 10 juta.
Perempuan itu tertarik dengan penawaran tersebut, kemudian mengikuti petunjuk yang tercantum dalam unggahan.
Baca Juga: Legenda Nyi Roro Kidul: Kisah Putri Kandita yang Berubah Menjadi Ratu Penguasa Laut Selatan
Korban selanjutnya diarahkan untuk berkomunikasi melalui aplikasi Telegram dan diminta melakukan transfer sejumlah uang.
Tanpa menaruh curiga, korban melakukan transfer dana sebanyak dua kali hingga total mencapai Rp 15 juta.
Belakangan korban mulai menyadari adanya kejanggalan setelah hadiah yang dijanjikan tidak kunjung diterima. Dugaan penipuan pun semakin menguat setelah diketahui akun IG Pemkab Blitar sedang diretas. “Saat ini akun IG resmi Pemkab Blitar masih berada dalam penguasaan pihak lain. Sehingga seluruh informasi yang diunggah melalui akun tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh pemerintah daerah," ungkapnya.
Agung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah mempercayai informasi, tautan, maupun permintaan transaksi yang mengatasnamakan akun IG Pemkab Blitar selama proses pemulihan masih berlangsung.
Pemkab Blitar memastikan terus melakukan berbagai langkah untuk memulihkan akun resmi tersebut agar dapat kembali digunakan sebagai sarana penyampaian informasi publik kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan unggahan mencurigakan yang mengatasnamakan Pemkab Blitar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai informasi apa pun yang meminta transfer uang atau transaksi melalui akun tersebut sampai akun resmi kembali kami kuasai,” pungkasnya.(jar/c1/sub)
Editor : Regina Gavin Agata