Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠PKDI Kabupaten Blitar Sebut Keberhasilan Program KDMP Bergantung Banyaknya Jumlah Anggota

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 24 Juni 2026 | 12:30 WIB
Ketua PKDI Kabupaten Blitar : Rudy Puryono
Ketua PKDI Kabupaten Blitar : Rudy Puryono

BLITAR KAWENTAR – Partisipasi atau keterlibatan masyarakat dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) disebut jadi faktor keberhasilan program strategis nasional (PSN).

Karena itu, masyarakat didorong untuk bergabung dalam KDMP. 

Menurut Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Blitar, semakin banyak warga yang terlibat, semakin besar pula potensi modal dan perputaran ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Baca Juga: Demi Mulusnya Proyek KDMP di Lingkungan Sekolah, Pemkab Blitar Hapus Aset SDN Tlogo 02

Ketua PKDI Kabupaten Blitar, Rudy Puryono mengatakan, keberhasilan program KDMP sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.

 Karena itu, kepala desa diharapkan tidak hanya menjalankan program secara administratif, tetapi juga memberikan pemahaman kepada warga mengenai manfaat keanggotaan koperasi.

”Tentu kami berharap seluruh kepala desa (kades) bisa mengedukasi kepada warganya untuk berkenan mau menjadi anggota KDMP di desanya masing-masing.

Baca Juga: Cara Mengurus Sertifikat Tanah Elektronik 2026, Lengkap dengan Syarat, Biaya, dan Proses Resmi dari BPN

 Karena semakin banyak yang menjadi anggota di desanya, tentu modal yang diperoleh banyak dan perputaran keuangan akan semakin bermanfaat,” ujarnya.

Menurutnya, KDMP merupakan PSN yang dirancang pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa melalui semangat gotong royong.

 Keberadaan koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi wadah ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca Juga: Cara Mengurus Roya Sertifikat Rumah Setelah Lunas KPR, Biayanya Hanya Rp50 Ribu dan Bisa Diurus Sendiri

Rudy menjelaskan, penguatan basis keanggotaan menjadi penting di tengah adanya perubahan kebijakan pengelolaan dana desa (DD).

 Saat ini, sebagian besar anggaran DD diarahkan untuk mendukung program KDMP sehingga desa perlu memaksimalkan potensi yang ada agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat.

Dengan jumlah anggota yang besar, koperasi akan memiliki modal usaha yang lebih kuat.

Baca Juga: Sertifikat Elektronik Resmi Berlaku, Ini Penjelasan Lengkap Soal Keamanan, Fungsi, dan Nasib Sertifikat Tanah Lama

 Kondisi tersebut dinilai dapat memperbesar peluang pengembangan unit usaha desa sekaligus meningkatkan keuntungan yang nantinya kembali kepada anggota koperasi.

”Tujuan negara melalui program ini sangat baik dan mulia, yaitu meningkatkan perekonomian desa dan menyejahterakan masyarakat.

 Hubungan keanggotaan ini yang harus dipahamkan oleh para kades secara visioner dan jujur kepada masyarakat, bukan dengan cara merayu atau menipu,” katanya.

Baca Juga: ejak Sejarah ATR/BPN, Lembaga Pertanahan yang Terus Bertransformasi Sejak 1955

Meski pembangunan fasilitas KDMP di sejumlah desa masih berlangsung secara bertahap, PKDI meminta pemerintah desa tidak menunggu seluruh sarana fisik selesai dibangun.

 Menurut Rudy, langkah awal yang dapat dilakukan saat ini adalah memperkuat sosialisasi dan membangun kesadaran masyarakat untuk terlibat aktif dalam koperasi.

Dia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut akan sangat ditentukan oleh partisipasi warga.

Baca Juga: Jangan Langsung Dijual, Begini Cara Menjual Tanah Warisan agar Aman dan Tidak Menimbulkan Sengketa

"Sebab pada akhirnya, desa beserta seluruh program pembangunannya merupakan milik masyarakat yang harus dikelola bersama demi kemajuan dan kesejahteraan bersama," ungkapnya.(kho/c1/sub)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
#Program PSN #ketua PKDI #Kabupaten Blitar #KDMP #pkdi