BLITAR KAWENTAR – Layanan perpustakaan keliling Kabupaten Blitar terus menunjukkan perkembangan positif.
Sepanjang Triwulan I 2026, program yang dijalankan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten Blitar berhasil menjangkau enam lokasi pelayanan dan melayani sebanyak 1.358 pengunjung.
Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya akses literasi masyarakat melalui layanan perpustakaan keliling Kabupaten Blitar.
Selain jumlah pengunjung yang tinggi, perluasan jangkauan lokasi pelayanan juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan bahan bacaan kepada masyarakat.
Data Dispussip Kabupaten Blitar mencatat, layanan perpustakaan keliling Kabupaten Blitar pada awal tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jika pada Triwulan I 2025 layanan hanya menjangkau lima lokasi, maka pada Triwulan I 2026 jumlahnya bertambah menjadi enam lokasi.
Kepala Bidang Perpustakaan Dispussip Kabupaten Blitar, Wahyuni Dianasari, mengatakan peningkatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses literasi bagi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Blitar.
“Lokus pusling naik dari 2025. Pada tahun 2025 pada Triwulan I, kegiatan dilaksanakan sebanyak lima lokus,” ujarnya.
Jangkau Wilayah yang Jauh dari Perpustakaan
Menurut Wahyuni, keberadaan perpustakaan keliling menjadi solusi bagi masyarakat yang berada jauh dari gedung perpustakaan utama.
Baca Juga: Pemkab Blitar Kejar Izin Kelola 600 Hektare Pesisir Selatan, PAD Pariwisata Terancam Terus Menurun
Melalui sistem jemput bola, warga tetap dapat mengakses berbagai koleksi bacaan tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.
Program ini juga menjadi salah satu strategi Dispussip untuk memperkuat budaya membaca di tengah masyarakat.
Dengan menghadirkan layanan langsung ke sekolah, ruang publik, dan komunitas, diharapkan minat baca masyarakat terus meningkat.
Meski jumlah total lokasi yang dianggarkan pada 2026 mengalami penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya, Dispussip tetap berupaya menjaga kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat pelaksanaan kegiatan sejak awal tahun anggaran agar manfaat layanan dapat dirasakan lebih cepat oleh masyarakat.
Armada Mojali Jadi Ujung Tombak Literasi
Dalam pelaksanaannya, Dispussip mengandalkan armada Mojali atau Mobil Jelajah Literasi sebagai sarana utama pelayanan perpustakaan keliling.
Kendaraan tersebut berfungsi membawa berbagai koleksi bacaan sekaligus menjadi pusat layanan bergerak yang dapat menjangkau berbagai wilayah.
Armada Mojali diterjunkan ke sejumlah titik seperti sekolah, fasilitas umum, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan akses bahan bacaan.
Keberadaan Mojali dinilai efektif dalam memperluas jangkauan layanan perpustakaan. Selain memberikan kemudahan akses, masyarakat juga dapat menikmati layanan membaca secara langsung di lokasi yang telah ditentukan.
“Armada Mojali menjadi ujung tombak pelayanan perpustakaan keliling untuk menjangkau masyarakat yang belum terlayani secara maksimal,” terang Wahyuni.
Didominasi Pengunjung Perempuan
Tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan perpustakaan keliling terlihat dari jumlah kunjungan yang berhasil dihimpun selama Triwulan I 2026.
Berdasarkan data Dispussip Kabupaten Blitar, total pengunjung yang memanfaatkan layanan perpustakaan mencapai 1.358 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 645 pengunjung laki-laki dan 713 pengunjung perempuan.
Data tersebut menunjukkan bahwa perempuan masih menjadi kelompok yang paling aktif memanfaatkan layanan perpustakaan keliling.
Namun demikian, minat baca dari kalangan laki-laki juga terbilang cukup tinggi karena menyumbang hampir separuh dari total kunjungan.
Peningkatan jumlah pengunjung menjadi sinyal positif bahwa program literasi yang dijalankan pemerintah daerah mendapat respons baik dari masyarakat.
Dorong Budaya Membaca di Kabupaten Blitar
Dispussip Kabupaten Blitar berharap layanan perpustakaan keliling dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah pada periode berikutnya.
Selain meningkatkan akses terhadap bahan bacaan, program ini juga diharapkan mampu memperkuat budaya membaca dan meningkatkan kualitas literasi masyarakat.
Kehadiran perpustakaan yang lebih dekat dengan warga diyakini menjadi salah satu langkah efektif untuk menciptakan masyarakat yang gemar membaca dan terus belajar.
Dengan capaian enam lokasi layanan dan 1.358 pengunjung pada Triwulan I 2026, perpustakaan keliling Kabupaten Blitar menjadi salah satu program literasi yang menunjukkan hasil positif dalam mendekatkan layanan perpustakaan kepada seluruh lapisan masyarakat.(kho/c1/sub)
Editor : Ratna Anggi Puspita Sari