BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar kembali menggelar Job Fair 2026 sebagai upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran terbuka. Kegiatan yang digelar di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar itu diikuti 43 perusahaan dengan menyediakan sekitar 900 lowongan pekerjaan bagi pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan, pada Kamis (25/6).
Bupati Blitar Rijanto yang membuka langsung kegiatan tersebut mengapresiasi partisipasi dunia usaha dalam menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat. Menurutnya, job fair menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan warga yang masih mencari pekerjaan.
“Terima kasih kepada Disnaker dan para pengusaha yang telah berpartisipasi membuka lowongan pekerjaan. Ini sangat baik karena memberikan kesempatan kepada masyarakat yang membutuhkan pekerjaan,” ujar Rijanto.
Dia melanjutkan, perusahaan yang terlibat tidak hanya berasal dari Kabupaten Blitar, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Beragam sektor usaha ikut ambil bagian, mulai perbankan, farmasi, industri garmen hingga perusahaan perkebunan dan pabrik gula.
Baca Juga: Mimi, Film Netflix yang Menguras Air Mata, Kisah Ibu Pengganti yang Berjuang Sendirian
Menurutnya, mayoritas lowongan yang tersedia dapat diakses lulusan SMA dan SMK dengan syarat memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan. Meski demikian, proses seleksi tetap menjadi kewenangan masing-masing perusahaan.
“Kalau yang mendaftar 100 orang sementara yang dibutuhkan hanya 10 orang, tentu akan ada proses seleksi. Yang terpenting masyarakat memiliki kesempatan untuk mengikuti dan menunjukkan kompetensinya,” katanya.
Ia menegaskan kegiatan serupa akan terus diprogramkan setiap tahun karena kebutuhan lapangan pekerjaan di Kabupaten Blitar masih cukup tinggi. Bahkan ke depan peluang kerja akan semakin terbuka dengan keterlibatan perusahaan-perusahaan dari luar daerah.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Blitar Ivong Betryanto menuturkan, pelaksanaan Job Fair 2026 diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen untuk menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Blitar.
Berdasarkan data tahun 2025, TPT Kabupaten Blitar tercatat sebesar 4,49 persen. Pihaknya berharap angka tersebut dapat ditekan pada tahun ini meskipun tantangan ekonomi global masih cukup berat.
“Harapan kami, job fair ini bisa menjadi salah satu komponen untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Blitar,” jelasnya.
Baca Juga: Kompor Listrik Oxone OX655S Jadi Pilihan Terbaik 2026, Cepat Panas dan Aman untuk Masak Sehari-hari
Ivong menjelaskan, dari hampir 50 perusahaan yang mendaftar, setelah melalui proses seleksi akhirnya ditetapkan 43 perusahaan sebagai peserta. Sebanyak 12 di antaranya merupakan perusahaan dari luar daerah seperti Malang dan Surabaya.
“Lowongan yang tersedia sekitar 900 posisi, baik untuk lulusan SMA sederajat maupun sarjana. Ini menjadi peluang yang cukup besar bagi pencari kerja,” terangnya.
Ia menambahkan, ke depan Disnaker berencana memperluas jangkauan pelaksanaan job fair agar tidak hanya terpusat di satu lokasi. Mengingat wilayah Kabupaten Blitar cukup luas, kegiatan serupa berpotensi digelar di beberapa titik agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
Editor : Fajar Rahmad Ali Wardana