Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Waspada Pencurian Hasil Panen, Polisi Intensif Patroli Persawahan dan Imbau Petani Kunci Kendaraan Ganda

Regina Gavin Agata • Senin, 29 Juni 2026 | 13:30 WIB
HATI-HATI PAK: Polisi mengimbau petani wilayah Desa Jiwut, Nglegok untuk tetap waspada terhadap aksi pencurian saat sibuk di sawah
HATI-HATI PAK: Polisi mengimbau petani wilayah Desa Jiwut, Nglegok untuk tetap waspada terhadap aksi pencurian saat sibuk di sawah

BLITAR KAWENTAR – Waspada pencurian hasil panen menjadi pesan utama yang disampaikan jajaran Polsek Nglegok kepada para petani di wilayah Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Memasuki musim panen, aktivitas petani di area persawahan meningkat sehingga berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor maupun hasil panen.

Karena itu, anggota Polsek Nglegok mengintensifkan patroli dialogis di kawasan persawahan. Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), petugas juga memberikan edukasi kepada petani agar lebih waspada terhadap potensi tindak kriminal.

Patroli tersebut digelar pada Rabu (24/6). Petugas menyambangi para petani yang sedang memanen padi sekaligus menyampaikan berbagai langkah pencegahan agar masyarakat tidak menjadi korban pencurian hasil panen maupun curanmor.

Baca Juga: Keahlian Awak Perahu Tambangan di Sungai Brantas Bakal Ditingkatkan, Dishub Blitar Siapkan Pelatihan Keselamatan Pelayaran Gratis

Polisi Ingatkan Kendaraan Jangan Ditinggal Tanpa Pengamanan

Dalam patroli itu, polisi menemukan banyak kendaraan milik petani diparkir di tepi jalan dekat area persawahan. Lokasi yang jauh dari permukiman membuat kendaraan tersebut rawan menjadi sasaran pencurian apabila ditinggalkan tanpa pengamanan yang memadai.

Kanit Samapta Polsek Nglegok Aiptu Nurindra Yoga Suryanto mengimbau petani untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci sebelum ditinggal bekerja di sawah.

Ia juga menyarankan penggunaan kunci ganda sebagai langkah antisipasi. Menurutnya, pengamanan tambahan dapat mengurangi peluang pelaku kejahatan melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor.

Selain kendaraan, petani juga diminta memberikan perhatian terhadap hasil panen yang telah dikumpulkan di lahan. Komoditas pertanian yang diletakkan di tempat terbuka tanpa pengawasan memiliki risiko lebih besar menjadi sasaran pencurian.

Baca Juga: Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Norwegia hingga Kroasia Siap Guncang Raksasa, Siapa yang Paling Berpeluang Bikin Kejutan ?

"Hasil panen sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama tanpa pengawasan agar tidak memancing aksi pelaku kejahatan," ujar Nurindra.

Keamanan Lingkungan Butuh Peran Aktif Masyarakat

Nurindra menegaskan bahwa menjaga keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tugas aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Ia mengajak warga saling peduli terhadap lingkungan sekitar, termasuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di kawasan persawahan.

Menurutnya, kesadaran menjaga keamanan harus dimulai dari lingkungan terkecil agar budaya menjaga kamtibmas dapat tumbuh di tengah masyarakat.

"Kesadaran kamtibmas harus ditanamkan di lingkungan yang paling kecil agar tercipta kamtibmas lingkungan yang aman dan kondusif," katanya.

Baca Juga: Spanyol Jadi Favorit Juara Piala Dunia 2026, Hasil Prediksi AI dan Simulasi Ilmuwan Bikin Argentina hingga Brasil Tergeser

Patroli Persawahan Dukung Ketahanan Pangan

Selain menjaga keamanan warga, patroli rutin di kawasan persawahan juga menjadi bagian dari dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional.

Keamanan sektor pertanian dinilai berpengaruh terhadap produktivitas petani. Apabila aktivitas pertanian berjalan aman tanpa gangguan kriminalitas, proses panen hingga distribusi hasil pertanian juga dapat berlangsung lebih lancar.

Polsek Nglegok berkomitmen terus meningkatkan patroli preventif, terutama pada musim panen ketika aktivitas petani mengalami peningkatan signifikan.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada petani sehingga mereka dapat fokus bekerja tanpa khawatir kehilangan kendaraan maupun hasil panen.

Dengan adanya patroli rutin dan meningkatnya kesadaran masyarakat, potensi tindak kriminal di kawasan persawahan diharapkan dapat ditekan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu berkoordinasi dengan aparat apabila membutuhkan bantuan atau menemukan indikasi gangguan keamanan.

Upaya bersama antara aparat kepolisian dan masyarakat diyakini menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pertanian yang aman, produktif, dan mendukung keberhasilan program swasembada pangan pemerintah.

Editor : Regina Gavin Agata
#waspada pencurian hasil panen #patroli persawahan #keamanan kamtibmas #petani Blitar #Polsek Nglegok