Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jemaah Haji Blitar Tiba di Tanah Air, Satu Jemaah Masih Tertahan di Arab Saudi karena Kondisi Kesehatan

Azahra Meilisani Salma • Senin, 29 Juni 2026 | 12:30 WIB
Jemaah haji asal Blitar tiba di Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.
Jemaah haji asal Blitar tiba di Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.

BLITAR KAWENTAR - Rombongan jemaah haji Blitar yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 106 akhirnya tiba di Tanah Air pada Minggu (28/6). Namun, kepulangan rombongan belum sepenuhnya lengkap karena satu jemaah asal Kota Blitar masih harus menjalani perawatan di Arab Saudi akibat kondisi kesehatannya yang belum memungkinkan untuk diterbangkan.

Jemaah yang masih tertahan tersebut bernama Dahlan Jari, warga Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kesehatan di Tanah Suci, saturasi oksigen Dahlan masih berada di angka 85 persen. Kondisi itu membuatnya belum memenuhi syarat untuk mengikuti penerbangan pulang bersama rombongan Kloter 106.

Pembimbing ibadah Kloter 106, Habib Mustofa, menjelaskan pesawat yang membawa rombongan jemaah haji asal Kota dan Kabupaten Blitar mendarat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, sekitar pukul 16.55 WIB. Setelah itu seluruh jemaah langsung diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.

Baca Juga: Lahan Pacuan Kuda di Talun Blitar Bakal Dibangun Sekolah Rakyat, Pemkab Ungkap Progresnya

Menurut Habib, petugas kesehatan di Arab Saudi akan terus memantau kondisi Dahlan Jari hingga kesehatannya membaik. Apabila saturasi oksigen sudah berada di atas 90 persen dan dinyatakan layak terbang, maka yang bersangkutan akan dipulangkan ke Indonesia melalui mekanisme perpindahan kloter atau tanazul.

"Kalau kondisi kesehatannya sudah memungkinkan, nanti akan dipulangkan bersama kloter lain sesuai mekanisme yang berlaku," ujarnya.

Dalam Kloter 106 terdapat total 379 jemaah haji. Dari jumlah tersebut, sebanyak 161 jemaah berasal dari Kota Blitar, sedangkan 114 jemaah berasal dari Kabupaten Blitar. Sisanya merupakan jemaah dari daerah lain yang tergabung dalam kloter yang sama.

Baca Juga: Toko Cat Perdana Warna, Solusi Lengkap Kebutuhan Cat dan Material Bangunan di Blitar Raya

Habib menjelaskan, kuota awal jemaah haji asal Kota Blitar sebenarnya berjumlah 162 orang. Namun, satu jemaah dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Dengan demikian, jumlah jemaah asal Kota Blitar yang kembali ke Indonesia bersama Kloter 106 menjadi 161 orang.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan selesai dilakukan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, rombongan jemaah langsung melanjutkan perjalanan menuju Kota Blitar. Secara umum kondisi kesehatan para jemaah dalam keadaan baik meskipun sebelumnya beberapa di antaranya sempat mengalami batuk selama berada di Arab Saudi.

Habib juga menyampaikan proses kepulangan berlangsung lancar meski pesawat sempat mengalami keterlambatan sekitar lima menit saat mendarat di Bandara Juanda. Kendati demikian, keterlambatan tersebut tidak memengaruhi rangkaian kepulangan jemaah hingga akhirnya mereka dapat kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Baca Juga: Keahlian Awak Perahu Tambangan di Sungai Brantas Bakal Ditingkatkan, Dishub Blitar Siapkan Pelatihan Keselamatan Pelayaran Gratis

Pemerintah bersama petugas haji terus memastikan seluruh proses pemulangan jemaah berjalan aman, termasuk memberikan pendampingan kepada jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Diharapkan, Dahlan Jari segera pulih sehingga dapat menyusul kepulangan ke Tanah Air dalam waktu dekat melalui kloter berikutnya.

 

Editor : Azahra Meilisani Salma
#Jemaah Haji Blitar #kloter 106 #Haji 2026 #arab saudi #asrama haji sukolilo