Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Warung Mbok Rip Blitar Jadi Buruan Pecinta Pedas, Sego Kikil Legendaris Sejak 1991 Bikin Ketagihan

Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan • Selasa, 30 Juni 2026 | 06:25 WIB
Warung Mbok Rip, Kuliner Pedas Blitar
Warung Mbok Rip, Kuliner Pedas Blitar

BLITAR KAWENTAR – Bagi pecinta kuliner pedas, Warung Mbok Rip Blitar menjadi salah satu destinasi wajib yang patut dicoba. Warung sederhana yang telah berdiri sejak 1991 ini dikenal dengan sajian sego kikil pedas yang menggugah selera. Tak heran jika warung tersebut kerap dipadati pelanggan, terutama pada malam hari.

Popularitas Warung Mbok Rip kembali mencuri perhatian setelah diulas oleh kanal YouTube kuliner yang rutin menjelajahi makanan khas dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam video tersebut, sang kreator mengaku penasaran dengan warung yang disebut-sebut sebagai surganya pencinta makanan pedas di Kota Blitar.

Baca Juga: ⁠Sensasi Berwisata Kuliner Ikan Segar di Pantai Tambakrejo Blitar

Sesampainya di lokasi, suasana warung tampak ramai. Berbagai lauk tersusun rapi di etalase, mulai dari kikil, uritan, rempelo ati, ayam, lele, patin, sambal goreng, tahu hingga perkedel. Namun, menu yang paling banyak diburu tetaplah sego kikil pedas yang menjadi andalan sejak puluhan tahun lalu.

Sego Kikil Pedas Jadi Menu Favorit

Pemilik warung menjelaskan bahwa usaha kuliner tersebut telah berjalan sejak tahun 1991 dan hingga kini masih mempertahankan cita rasa khasnya. Menurutnya, banyak pelanggan datang khusus untuk menikmati kikil pedas yang menjadi menu favorit.

Selain kikil, pengunjung juga dapat memilih berbagai lauk pendamping sesuai selera. Meski tersedia menu yang tidak terlalu pedas, sebagian besar pelanggan memang datang untuk menikmati sensasi sambal khas Warung Mbok Rip yang terkenal menggigit.

Baca Juga: Menyantap Kuliner Rumahan Khas Kafe Blok M di Kota Blitar, Disini Tempatnya

Saat pesanan tiba, seporsi nasi disajikan dengan porsi yang cukup melimpah. Potongan kikil berwarna merah pekat langsung menarik perhatian. Aroma bumbu yang kuat semakin menggoda sebelum suapan pertama dicicipi.

Menurut ulasan kreator kuliner tersebut, tekstur kikil terasa empuk karena telah dipotong kecil-kecil sehingga mudah disantap. Bumbu pedas yang meresap hingga ke dalam memberikan sensasi rasa yang kaya.

"Empuk, pedasnya terasa, tapi tetap ada sedikit rasa manis yang membuatnya seimbang," ungkapnya saat mencicipi menu tersebut.

Uritan hingga Tahu Tak Kalah Menggoda

Tak hanya kikil, kreator juga mencoba menu uritan, tahu, kentang, hingga perkedel yang tersedia di warung tersebut. Masing-masing memiliki karakter rasa berbeda, tetapi tetap didominasi bumbu pedas khas Warung Mbok Rip.

Uritan memiliki warna sambal yang lebih lembut dibanding kikil. Rasanya pun cenderung lebih gurih dengan tingkat kepedasan yang masih bersahabat.

Baca Juga: Wisata Kuliner Blitar Bikin Kangen, dari Pecel Legendaris hingga Es Pleret yang Cuma Ada di Kota Blitar

Sementara itu, tahu dan kentang yang dimasak bersama bumbu merah juga menghadirkan cita rasa khas rumahan yang membuat pengunjung ingin terus menambah suapan nasi.

Menurutnya, seluruh lauk di Warung Mbok Rip memiliki ciri khas masing-masing sehingga pelanggan bisa memilih sesuai selera. Bagi yang tidak terlalu menyukai makanan pedas, tersedia pula lauk lain yang lebih ringan.

Ramai Dikunjungi Wisatawan

Keberadaan Warung Mbok Rip kini tak hanya dikenal warga Blitar. Banyak wisatawan dari luar daerah sengaja datang setelah melihat berbagai ulasan di media sosial maupun YouTube.

Lokasinya yang tidak jauh dari kawasan wisata Kota Blitar membuat warung ini kerap menjadi tempat singgah para pelancong, terutama mereka yang baru selesai berziarah ke Makam Bung Karno.

Dalam video tersebut, kreator bahkan menyebut Warung Mbok Rip sebagai salah satu kuliner malam terbaik yang pernah dicicipinya selama berkeliling ke puluhan kota di Indonesia.

Ia juga mengajak wisatawan yang berkunjung ke Blitar agar menyempatkan mampir mencicipi sajian khas warung legendaris tersebut.

"Buat yang sedang ziarah ke Makam Bung Karno atau jalan-jalan ke Kota Blitar, wajib mampir ke sini. Pecinta pedas pasti puas, tapi yang tidak suka pedas juga tetap ada pilihan lauk lainnya," ujarnya.

Kuliner Legendaris yang Bertahan Puluhan Tahun

Bertahannya Warung Mbok Rip selama lebih dari tiga dekade menjadi bukti bahwa cita rasa tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat. Di tengah menjamurnya berbagai kuliner modern, warung ini tetap konsisten menyajikan masakan rumahan dengan resep yang dipertahankan sejak awal berdiri.

Tak hanya menawarkan rasa autentik, harga yang terjangkau dan pilihan lauk yang beragam menjadi alasan pelanggan terus berdatangan setiap malam.

Bagi pencinta wisata kuliner, Warung Mbok Rip menjadi salah satu destinasi yang layak masuk daftar kunjungan saat berada di Kota Blitar. Sensasi pedas khas sego kikil yang berpadu dengan tekstur kikil empuk menjadikan pengalaman makan di warung ini sulit dilupakan.

Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan
#warung mbok rip #sego kikil blitar #sego pedas blitar #kuliner pedas blitar #kuliner blitar