BLITAR KAWENTAR – Destinasi wisata sejarah Blitar menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan sekaligus menambah wawasan tentang perjalanan bangsa Indonesia. Kota Patria memiliki sejumlah situs bersejarah yang berkaitan erat dengan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, mulai dari rumah masa kecil, museum, hingga kompleks pemakamannya yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Salah satu destinasi yang paling dikenal adalah Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno yang berada di Jalan Sultan Agung Nomor 59, Kota Blitar. Bangunan berarsitektur kolonial tersebut masih mempertahankan bentuk aslinya dan kini difungsikan sebagai museum sejarah. Pengunjung dapat menyaksikan berbagai koleksi peninggalan keluarga Bung Karno, mulai dari ruang tamu, ruang makan dengan meja panjang, meja kerja lengkap dengan mesin tik dan peta Indonesia kuno, hingga kamar tidur utama yang masih menggunakan kelambu putih. Galeri foto keluarga serta mobil Mercedes-Benz klasik juga menjadi daya tarik tersendiri.
Menyusuri Jejak Sang Proklamator
Tak jauh dari Istana Gebang, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju Makam Bung Karno yang menjadi ikon wisata sejarah sekaligus wisata religi di Kota Blitar. Kompleks makam ini memiliki gerbang bentar bergaya candi khas Jawa Timur yang megah, sedangkan area utama makam berada di dalam cungkup beratap kayu dengan nuansa arsitektur tradisional Jawa.
Di kompleks tersebut juga terdapat makam kedua orang tua Bung Karno, yakni Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai. Setiap harinya, ribuan peziarah dari berbagai daerah datang untuk mengenang jasa Sang Proklamator sekaligus mendoakan beliau. Kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata paling ramai di Kota Blitar.
Museum dan Perpustakaan Bung Karno
Masih berada dalam satu kawasan dengan makam, wisatawan dapat mengunjungi Museum dan Perpustakaan Bung Karno. Bangunan museum tampil megah dengan kolam memanjang, pilar-pilar tinggi, relief perunggu yang menggambarkan perjuangan bangsa Indonesia, serta patung Bung Karno yang sedang membaca buku.
Di dalam museum tersimpan berbagai koleksi bersejarah, mulai dari dokumentasi foto perjalanan hidup Bung Karno sejak masa muda, perjuangan kemerdekaan, hingga masa kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia. Perpustakaan yang berada di kompleks yang sama juga menjadi pusat literasi bagi masyarakat yang ingin mempelajari sejarah Indonesia lebih mendalam.
Baca Juga: Mengapa Soekarno Lengser? Krisis Ekonomi, G30S hingga Supersemar yang Mengakhiri Kekuasaannya
Simbol Perdamaian Dunia
Selain jejak perjuangan Bung Karno, Kota Blitar juga memiliki Gong Perdamaian Dunia atau World Peace Gong. Monumen ini menjadi simbol persatuan, toleransi, dan perdamaian antarbangsa.
Permukaan gong dihiasi bendera berbagai negara serta lambang agama-agama di dunia yang melambangkan semangat hidup berdampingan dalam keberagaman. Keberadaan monumen tersebut menjadikannya salah satu lokasi favorit wisatawan untuk berfoto sekaligus mengenal pesan perdamaian yang diusung Kota Blitar.
Keempat destinasi tersebut saling melengkapi dan menjadi paket wisata sejarah yang layak dikunjungi. Selain menikmati bangunan bersejarah dan koleksi peninggalan Bung Karno, wisatawan juga dapat memahami perjalanan bangsa Indonesia melalui berbagai dokumentasi yang tersimpan di setiap lokasi.
Dengan akses yang mudah dijangkau dan berada dalam satu kawasan, destinasi wisata sejarah Blitar menjadi pilihan tepat bagi wisata edukasi bersama keluarga maupun pelajar. Berkunjung ke tempat-tempat tersebut bukan hanya menghadirkan pengalaman berlibur, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah Indonesia.
Editor : Regina Gavin Agata