BLITAR KAWENTAR – Candi Kotes Blitar menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang layak dikunjungi bagi pencinta budaya dan peninggalan masa lampau. Berlokasi di Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, situs cagar budaya ini menyimpan jejak sejarah yang diyakini berasal dari masa Kerajaan Majapahit. Meski tidak sebesar Candi Penataran, Candi Kotes memiliki nilai historis yang tinggi serta menawarkan suasana yang tenang dan asri.
Keberadaan Candi Kotes masih menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat sejarah Blitar. Lokasinya yang berada di kawasan pedesaan membuat suasana di sekitar candi terasa sejuk dengan pepohonan hijau yang tumbuh rapi di area situs. Kondisi lingkungan yang bersih dan terawat semakin menambah kenyamanan bagi pengunjung yang datang.
Saat berkunjung ke lokasi, pengunjung masih dapat menikmati keindahan bangunan candi dari luar area pagar. Pada waktu tertentu, akses menuju bagian utama situs bisa saja dibatasi sehingga wisatawan hanya dapat mengamati kompleks candi dari sisi luar. Meski demikian, pesona arsitektur peninggalan masa lampau tetap terlihat jelas dan menjadi daya tarik tersendiri.
Diduga Berasal dari Masa Kerajaan Majapahit
Candi Kotes dikenal sebagai salah satu situs bersejarah yang diperkirakan dibangun pada masa Kerajaan Majapahit. Bentuk bangunannya memperlihatkan ciri khas arsitektur candi Jawa Timur dengan material batu yang masih bertahan hingga sekarang.
Walaupun ukuran bangunannya tidak sebesar Candi Penataran yang juga berada di Kabupaten Blitar, Candi Kotes tetap memiliki keunikan tersendiri. Situs ini menjadi bukti bahwa wilayah Blitar memiliki banyak peninggalan sejarah yang tersebar di berbagai lokasi dan menjadi bagian penting dari perjalanan peradaban Nusantara.
Bagi pecinta sejarah, keberadaan Candi Kotes menjadi alternatif wisata edukasi yang menarik. Selain menikmati keindahan bangunan kuno, pengunjung juga dapat mempelajari perkembangan kebudayaan Hindu di Jawa Timur pada masa kejayaan Majapahit.
Baca Juga: Mengapa Soekarno Bekerja Sama dengan Jepang? Ini Kisah Perjuangannya Menuju Kemerdekaan Indonesia
Lingkungan Asri dan Terawat
Salah satu daya tarik Candi Kotes adalah kondisi lingkungannya yang bersih, rapi, dan dipenuhi tanaman hijau. Kawasan cagar budaya ini memberikan suasana tenang sehingga cocok menjadi tempat berwisata sambil menikmati nilai-nilai sejarah.
Area di sekitar candi juga terlihat tertata dengan baik. Pepohonan yang rindang memberikan kesejukan bagi pengunjung, sementara halaman yang bersih membuat situs ini nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga maupun rombongan pelajar yang ingin belajar sejarah secara langsung.
Masih Menyimpan Reruntuhan Bersejarah
Kompleks Candi Kotes terdiri atas beberapa bagian yang tersebar di dalam kawasan situs. Di bagian depan terdapat tiga bangunan candi berukuran kecil yang masih berdiri. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat sejumlah reruntuhan bekas bangunan candi serta artefak kuno yang menjadi bagian dari peninggalan sejarah masa lampau.
Keberadaan struktur tersebut menunjukkan bahwa kawasan Candi Kotes kemungkinan dahulu merupakan kompleks yang lebih luas dibandingkan kondisi yang terlihat saat ini. Sisa-sisa bangunan tersebut menjadi sumber informasi penting bagi para peneliti maupun pemerhati sejarah untuk mengungkap perkembangan peradaban pada masa Majapahit.
Dengan nilai sejarah yang dimilikinya, Candi Kotes menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang patut mendapat perhatian lebih. Selain menyimpan warisan budaya yang berharga, situs ini juga menawarkan suasana alami yang menenangkan sehingga memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan.
Bagi masyarakat yang berkunjung ke Kabupaten Blitar, Candi Kotes layak masuk dalam daftar destinasi wisata. Mengunjungi situs cagar budaya ini bukan sekadar menikmati keindahan bangunan kuno, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat sejarah dan peradaban yang pernah berkembang di tanah Blitar.
Editor : Regina Gavin Agata