BLITAR KAWENTAR – Rombongan jemaah haji Kabupaten Blitar akhirnya tiba kembali di tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Kepulangan para jemaah disambut penuh haru oleh keluarga yang telah menunggu di titik penjemputan, Minggu (29/6) malam.
Seluruh rombongan dilaporkan tiba dalam keadaan selamat. Salah satu titik kedatangan berada di Pondok Pesantren Al Kamal, Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi.
Demi memastikan proses penyambutan berlangsung aman dan tertib, jajaran kepolisian melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Kepulangan jemaah haji asal Kecamatan Wonodadi menjadi perhatian karena banyaknya keluarga yang datang untuk menyambut sanak saudara mereka.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, personel kepolisian diterjunkan sejak rombongan memasuki wilayah Wonodadi.
Baca Juga: Harga Telur Anjlok, Peternak Blitar Obral Ayam Afkir Rp 100 Ribu per 4 Ekor demi Bisa Beli Pakan
Kapolsek Wonodadi AKP M. Ali Sukron mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar proses kedatangan hingga penjemputan jemaah dapat berlangsung dengan aman tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas.
"Personel kami melaksanakan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas agar proses kedatangan jemaah haji berjalan tertib, aman, dan tidak menimbulkan kemacetan di sekitar lokasi," ujarnya.
Kegiatan penyambutan dimulai sekitar pukul 23.15 WIB di Pondok Pesantren Al Kamal yang menjadi titik akhir perjalanan rombongan jemaah haji asal Kecamatan Wonodadi.
Sebanyak tiga unit bus yang mengangkut para jemaah mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian sejak memasuki wilayah kecamatan hingga tiba di lokasi penjemputan.
Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan perjalanan berlangsung lancar sekaligus memberikan rasa aman kepada seluruh jemaah yang baru kembali dari Tanah Suci.
Selain melakukan pengamanan terhadap rombongan jemaah, petugas juga mengatur kendaraan milik keluarga yang datang menjemput.
Kendaraan diarahkan agar tidak menghalangi akses keluar masuk bus sehingga proses penurunan penumpang dapat berlangsung tertib.
Petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama proses penyambutan berlangsung.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat tingginya antusiasme keluarga yang ingin segera bertemu dengan anggota keluarganya setelah menunaikan ibadah haji.
Menurut AKP M. Ali Sukron, pengamanan kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak peserta merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan seperti penyambutan jemaah haji memiliki potensi menimbulkan kepadatan kendaraan maupun kerumunan masyarakat sehingga diperlukan pengaturan sejak awal agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi arahan petugas sehingga setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang dapat berlangsung dengan aman dan lancar," katanya.
Baca Juga: Benarkah Soekarno Memiliki Kesaktian? Ini Deretan Mitos, Pusaka, dan Fakta Sejarah Sang Proklamator
Di sela-sela kegiatan pengamanan, Kapolsek Wonodadi juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Kepolisian 110 apabila menemukan gangguan keamanan maupun keadaan darurat yang membutuhkan kehadiran petugas.
Layanan tersebut dapat diakses selama 24 jam sebagai sarana pelaporan berbagai gangguan kamtibmas maupun kondisi darurat lainnya.
Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh bantuan kepolisian apabila sewaktu-waktu diperlukan.
Hingga seluruh rangkaian penyambutan selesai, situasi di sekitar Pondok Pesantren Al Kamal dilaporkan berlangsung aman dan kondusif.
Arus lalu lintas tetap terkendali meskipun sempat dipadati kendaraan keluarga penjemput.
Seluruh jemaah haji asal Kecamatan Wonodadi juga berhasil berkumpul kembali bersama keluarga masing-masing tanpa adanya gangguan keamanan maupun insiden selama proses kedatangan berlangsung.
"Arus lalu lintas tetap terkendali dan seluruh jamaah haji dapat berkumpul kembali dengan keluarga tanpa adanya gangguan keamanan," tutup AKP M. Ali Sukron.(kho/c1/sub)
Editor : Ratna Anggi Puspita Sari