BLITAR KAWENTAR – Persiapan Popda Kota Blitar tetap menjadi fokus utama kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar. Meski proses serah terima kantor dari pengurus sebelumnya hingga kini belum rampung, hal tersebut tidak menghambat langkah organisasi dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda olahraga, terutama Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).
Kepengurusan baru menilai bahwa pembinaan atlet jauh lebih penting dibanding persoalan administrasi organisasi. Karena itu, berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas atlet terus dijalankan agar target prestasi pada ajang Popda dapat tercapai.
Wakil Ketua (Waka) I KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba, mengatakan hingga saat ini pihaknya memang belum menerima penyerahan kunci kantor dari kepengurusan sebelumnya. Namun, kondisi tersebut tidak mengganggu jalannya program kerja yang telah disusun sejak awal masa kepengurusan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Motor Listrik, Indomobil E-Motor Tirano Tampil Beda dengan Desain Adventure Futuristik
"Belum ada pemberitahuan, jadi kemungkinan memang belum dilakukan penyerahan kunci kantor KONI. Sejauh ini juga belum diserahkan kepada kami, tetapi kami akan mengikuti prosedur yang berlaku," ujarnya.
Menurut Elim, fokus utama pengurus saat ini adalah memastikan proses pembinaan atlet tetap berlangsung. Salah satu langkah yang sudah dilakukan ialah penjaringan atlet yang dipersiapkan mengikuti Popda serta sejumlah agenda olahraga lainnya.
Ia menjelaskan, proses seleksi atlet menjadi tahapan penting untuk mendapatkan bibit-bibit terbaik yang nantinya mampu bersaing di tingkat daerah maupun provinsi. Selain itu, peningkatan kualitas latihan juga menjadi perhatian agar para atlet memiliki kesiapan fisik, teknik, dan mental sebelum bertanding.
Baca Juga: Bukan Sekadar Motor Listrik, Indomobil E-Motor Tirano Tampil Beda dengan Desain Adventure Futuristik
"Untuk Popda, kami tetap melakukan penjaringan atlet dan berupaya meningkatkan kualitas pembinaan. Itu yang menjadi fokus kami saat ini," katanya.
Elim menambahkan, KONI Kota Blitar ingin memastikan tidak ada program pembinaan yang tertunda hanya karena persoalan administrasi. Menurutnya, pembinaan atlet harus berjalan secara berkelanjutan agar prestasi olahraga daerah tetap terjaga.
Sebagai pengurus baru, KONI Kota Blitar masih melakukan penataan organisasi di berbagai bidang. Berbagai kebutuhan administrasi dan kelembagaan akan diselesaikan secara bertahap sambil tetap menjalankan program utama organisasi.
Baca Juga: Bukan Sekadar Motor Listrik, Indomobil E-Motor Tirano Tampil Beda dengan Desain Adventure Futuristik
Elim menyebutkan, proses adaptasi dalam kepengurusan baru memang membutuhkan waktu. Namun, hal tersebut tidak boleh mengurangi perhatian terhadap pembinaan atlet yang menjadi tujuan utama keberadaan KONI.
"Ini kepengurusan baru, jadi memang harus mempersiapkan banyak hal. Namun, tujuan utama KONI adalah pembinaan olahraga. Karena itu, alangkah baiknya kami mempersiapkan atlet terlebih dahulu, baru kemudian menyelesaikan urusan kepengurusan dan hal lainnya," terangnya.
Menurutnya, keseimbangan antara pembenahan organisasi dan pembinaan olahraga menjadi kunci agar roda organisasi tetap berjalan secara optimal.
KONI Kota Blitar berharap proses pembinaan yang dilakukan sejak dini mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan. Popda dinilai menjadi salah satu ajang penting sebagai wadah mengukur hasil pembinaan atlet usia pelajar.
Selain mengejar prestasi jangka pendek, pembinaan juga diarahkan untuk menciptakan regenerasi atlet yang mampu bersaing pada level yang lebih tinggi. Oleh karena itu, proses pencarian dan pembinaan atlet akan terus dilakukan secara berkesinambungan.
Elim menegaskan bahwa keberhasilan KONI tidak hanya dilihat dari kelengkapan administrasi organisasi, tetapi juga dari keberhasilan mencetak atlet yang mampu membawa pulang prestasi bagi Kota Blitar.
Baca Juga: Bukan Sekadar Motor Listrik, Indomobil E-Motor Tirano Tampil Beda dengan Desain Adventure Futuristik
"Kami ingin memastikan proses pembinaan tetap berjalan. Harapannya, atlet-atlet Kota Blitar bisa semakin siap dan mampu meraih prestasi yang membanggakan," pungkasnya.
Dengan komitmen tersebut, kepengurusan baru KONI Kota Blitar optimistis persiapan menuju Popda dapat berlangsung sesuai rencana. Meski masih menghadapi proses transisi organisasi, pembinaan atlet tetap menjadi prioritas agar potensi olahraga Kota Blitar terus berkembang dan mampu bersaing pada berbagai ajang kompetisi di masa mendatang. bud/c1/sub
Editor : Regina Gavin Agata