Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Wali Kota Blitar Soroti KONI Kota Blitar, Mas Ibin Minta Pengurus Baru Segera Audiensi untuk Selaraskan Program Strategi

M. Luki Azhari • Kamis, 2 Juli 2026 | 10:53 WIB
FOTO WAJAH: WALI KOTA BLITAR SYAUQUL MUHIBBIN
FOTO WAJAH: WALI KOTA BLITAR SYAUQUL MUHIBBIN

 

BLITAR KAWENTAR – Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin meminta jajaran pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar segera melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyelaraskan program strategis sekaligus memperkuat komunikasi kelembagaan agar pengembangan olahraga di Kota Blitar berjalan lebih terarah.

Menurut pria yang akrab disapa Mas Ibin itu, setelah kepengurusan baru resmi terbentuk dan dilantik, sudah semestinya dilakukan pertemuan resmi dengan pemerintah daerah. Sebab, sebagai organisasi yang memperoleh dukungan dana hibah dari pemerintah, KONI perlu membangun komunikasi sejak awal agar setiap program dapat dirancang secara sinergis.

Mas Ibin mengungkapkan, hingga saat ini dinamika di tubuh KONI Kota Blitar masih memerlukan penataan. Karena itu, komunikasi formal melalui audiensi menjadi momentum penting untuk memastikan roda organisasi berjalan lebih stabil sekaligus menyamakan persepsi terkait arah pembinaan olahraga di Kota Blitar.

"Dinamika di KONI saya kira masih belum betul-betul settle," ujarnya.

Baca Juga: KONI Kota Blitar Fokus Persiapan Popda, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas Meski Serah Terima Kantor Belum Rampung

Mas Ibin menegaskan, audiensi bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi wadah untuk membahas berbagai program kerja yang akan dijalankan pengurus baru sekaligus mengetahui bentuk dukungan yang dapat diberikan pemerintah daerah.

Ia menilai, setiap lembaga yang memiliki hubungan dengan pemerintah daerah, terlebih yang memperoleh dukungan anggaran melalui dana hibah, sudah semestinya menjalin komunikasi aktif setelah struktur organisasinya terbentuk.

"Mestinya setelah selesai struktur terbentuk, melakukan audiensi, kemudian melakukan pertemuan," tegasnya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Motor Listrik, Indomobil E-Motor Tirano Tampil Beda dengan Desain Adventure Futuristik

Melalui komunikasi tersebut, pemerintah dapat memetakan berbagai kebutuhan organisasi, mulai dari program pembinaan atlet, agenda kompetisi, hingga skema dukungan anggaran yang realistis sesuai kemampuan keuangan daerah.

Mas Ibin mengatakan, penyelarasan program menjadi hal yang penting agar kebijakan pemerintah dan agenda organisasi olahraga dapat berjalan beriringan. Dengan demikian, setiap bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan dan memiliki arah yang jelas.

"Nanti langkah apa yang kemudian diajukan dan langkah apa yang harus difasilitasi pemerintah. Saya kira itu penting," imbuhnya.

Selain komunikasi, Mas Ibin juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap mekanisme birokrasi dan administrasi dalam proses penyaluran dana hibah. Menurutnya, setiap organisasi penerima bantuan pemerintah harus menjalankan prosedur yang berlaku sebagai bentuk akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Ia menjelaskan, audiensi dengan pemerintah menjadi bagian dari proses administrasi yang harus ditempuh sebelum berbagai program dijalankan. Dengan komunikasi yang baik, pemerintah dapat memastikan setiap usulan program telah disusun secara matang.

"Setiap lembaga yang membutuhkan bantuan pemerintah, seyogianya mereka juga mendatangi pemerintah. Umumnya seperti itu," katanya.

Baca Juga: Indomobil E-Motor Tirano: Motor Listrik Adventure dengan Fitur CarPlay, Pesaing Serius X-Ride?

Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi bentuk kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah perlu mengetahui secara rinci program yang akan dijalankan sehingga proses fasilitasi maupun penyaluran anggaran dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Mas Ibin berharap pola komunikasi seperti itu menjadi budaya yang terus dijalankan oleh seluruh organisasi yang bermitra dengan pemerintah daerah, termasuk KONI Kota Blitar.

Di sisi lain, kepengurusan baru KONI Kota Blitar memang masih diwarnai dinamika. Semula, mantan Wali Kota Blitar M. Samanhudi Anwar dilantik sebagai Ketua Umum KONI Kota Blitar. Namun, dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Balai Kusumo Wicitro beberapa waktu lalu, Samanhudi menyatakan mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Baca Juga: Indomobil E-Motor Tirano Resmi Mengaspal: Desain Adventure dan Fitur Canggih, Siap Libas Motor Listrik Lain!

Mundurnya Samanhudi membuat roda organisasi kini berada di bawah kepemimpinan Wakil Ketua I KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba. Kondisi tersebut menjadi perhatian berbagai pihak karena organisasi olahraga membutuhkan kepemimpinan yang solid untuk menjalankan program pembinaan atlet menghadapi berbagai agenda kejuaraan.

Mas Ibin berharap kepengurusan baru segera menyelesaikan dinamika internal dan membangun komunikasi yang lebih intensif dengan Pemerintah Kota Blitar. Dengan koordinasi yang baik, berbagai program pembinaan olahraga diyakini dapat berjalan optimal sekaligus mendukung peningkatan prestasi atlet Kota Blitar di berbagai ajang kompetisi.

(mg1/c1/sub)


 

Editor : Regina Gavin Agata
#Olahraga Kota Blitar #Audiensi KONI #Syauqul Muhibbin #wali kota blitar #KONI Kota Blitar