SRENGAT, Radar Blitar – Masa libur semester dimanfaatkan secara optimal oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar untuk melakukan uji berkala atau uji KIR terhadap seluruh armada bus sekolah gratis. Langkah ini dilakukan agar proses pemeriksaan kendaraan tidak mengganggu layanan transportasi bagi para pelajar ketika kegiatan belajar mengajar kembali dimulai pada tahun ajaran baru.
Program bus sekolah gratis menjadi salah satu layanan yang banyak dimanfaatkan siswa di Kabupaten Blitar. Karena itu, Dishub memastikan seluruh armada tetap dalam kondisi laik jalan sebelum kembali mengangkut pelajar ke sekolah masing-masing. Pemeriksaan selama masa liburan dinilai menjadi waktu yang paling efektif karena bus memang tidak beroperasi.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Blitar Anik Yuanawati mengatakan, seluruh armada bus sekolah yang dikelola pihaknya menjalani uji KIR karena masa berlaku pemeriksaan berkala memang jatuh tempo pada periode libur sekolah.
Baca Juga: Rapel Gaji Pensiunan 6 Bulan Cair 1 Juli 2026? Ini Fakta Resmi dari PT Taspen yang Wajib Diketahui
"Memanfaatkan waktu libur sekolah, empat armada bus sekolah kami lakukan cek fisik atau uji KIR. Kebetulan memang waktunya sudah jatuh tempo," ujarnya.
Dalam proses uji KIR, setiap armada menjalani serangkaian pemeriksaan teknis untuk memastikan kendaraan masih memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem pengereman, kemudi, kondisi roda, lampu penerangan, hingga emisi gas buang.
Seluruh komponen tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan apakah kendaraan masih layak digunakan sebagai transportasi umum, khususnya bagi pelajar. Dengan pemeriksaan berkala, Dishub berharap potensi gangguan teknis saat operasional dapat diminimalkan.
Menurut Anik, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam pengelolaan layanan bus sekolah gratis. Oleh sebab itu, uji KIR wajib dilakukan secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku agar kendaraan selalu dalam kondisi prima.
Selain memastikan keamanan, pemeriksaan juga menjadi bentuk pemeliharaan armada agar usia pakai kendaraan dapat lebih panjang dan tetap nyaman digunakan masyarakat.
Pelaksanaan uji KIR pada masa libur sekolah dipilih bukan tanpa alasan. Apabila pemeriksaan dilakukan ketika aktivitas belajar mengajar berlangsung, maka sebagian armada harus dihentikan sementara sehingga berpotensi mengganggu pelayanan kepada para siswa.
"Kalau uji KIR dilakukan saat sekolah masih masuk, tentu akan mengganggu operasional karena ada armada yang harus berhenti sementara untuk pemeriksaan. Karena itu, kami manfaatkan masa libur," jelasnya.
Strategi tersebut membuat seluruh proses pemeriksaan dapat berlangsung tanpa mengurangi jadwal pelayanan bus sekolah. Dengan demikian, ketika tahun ajaran baru dimulai, seluruh armada sudah siap kembali melayani para pelajar.
Dishub juga menargetkan seluruh tahapan pemeriksaan selesai sebelum hari pertama masuk sekolah. Setelah dinyatakan lolos uji KIR, keempat armada akan kembali beroperasi pada rute-rute yang telah ditentukan.
Keberadaan bus sekolah gratis menjadi salah satu bentuk pelayanan pemerintah daerah dalam membantu mobilitas pelajar menuju sekolah dengan aman dan nyaman. Selain mengurangi beban biaya transportasi keluarga, layanan ini juga diharapkan mampu meningkatkan keselamatan siswa dibanding menggunakan kendaraan yang belum tentu memenuhi standar keamanan.
Melalui pemeriksaan berkala, Dishub Kabupaten Blitar ingin memastikan seluruh armada selalu dalam kondisi terbaik setiap kali beroperasi. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkualitas.
"Selain mendukung keselamatan penumpang, pemeriksaan berkala juga menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi armada agar tetap prima selama beroperasi melayani masyarakat," tutup Anik.
Baca Juga: Bukan Sekadar Motor Listrik, Indomobil E-Motor Tirano Tampil Beda dengan Desain Adventure Futuristik
Dengan selesainya uji KIR selama masa libur semester, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap keamanan layanan bus sekolah gratis. Saat kegiatan belajar mengajar kembali dimulai, seluruh armada telah dipastikan memenuhi standar kelayakan sehingga siap mengantarkan pelajar menuju sekolah dengan aman dan nyaman. (kho/c1/ynu)
Editor : Azahra Meilisani Salma