Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Rute Terdekat Menuju JLS dari Kota Blitar, Cuma 30 Km! Lewati Kademangan, Gawang hingga Tambakrejo dengan Panorama Memukau

Cendikiawan Tristan Valentino • Jumat, 3 Juli 2026 | 17:55 WIB
Rute terdekat menuju JLS Blitar dari Alun-alun Kota Blitar hanya sekitar 30 km dengan panorama pedesaan, perbukitan hijau, dan jalur touring yang memanjakan mata.
Rute terdekat menuju JLS Blitar dari Alun-alun Kota Blitar hanya sekitar 30 km dengan panorama pedesaan, perbukitan hijau, dan jalur touring yang memanjakan mata.

 

BLITAR KAWENTAR– Jalur menuju Jalur Lintas Selatan (JLS) Blitar dari pusat Kota Blitar ternyata cukup mudah dijangkau. Dengan jarak sekitar 30 kilometer dan waktu tempuh kurang lebih satu jam, pengendara bisa menikmati perjalanan santai melewati sejumlah kawasan menarik seperti Kademangan, Perempatan Gawang, Pasiraman, Kaligrenjeng hingga Tambakrejo sebelum akhirnya tiba di persimpangan JLS.

Rute terdekat menuju JLS Blitar ini menjadi pilihan banyak pengendara motor maupun wisatawan yang ingin menikmati keindahan kawasan selatan Kabupaten Blitar. Selain kondisi jalan yang relatif baik, perjalanan juga menawarkan pemandangan pedesaan, perbukitan hijau, hingga suasana khas masyarakat lokal yang masih asri.

Perjalanan dimulai dari Alun-alun Kota Blitar yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kawasan ini dipenuhi pertokoan, pedagang kaki lima, serta lalu lintas yang cukup padat terutama pada jam sibuk. Namun setelah meninggalkan pusat kota, arus kendaraan mulai berkurang sehingga perjalanan terasa lebih nyaman.

Baca Juga: Blitar Kawentar Ditegur! PT Taspen Klarifikasi soal Isu Rapel Pensiun 2025 Cair November, Ternyata Belum Ada Keputusan Pemerintah

Dari Alun-alun Kota Blitar, pengendara bergerak ke arah barat menuju Perempatan Toko Ijo, kemudian berbelok ke kiri menuju Kecamatan Kademangan melalui Perempatan Kawi.

Setelah melaju lurus, pengendara akan melintasi Jembatan Kembar Trisula yang membentang di atas Sungai Brantas. Dua jembatan sejajar ini menjadi akses utama kendaraan dari wilayah utara menuju selatan Blitar.

Usai menyeberangi jembatan, perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke kiri menuju Puskesmas dan Pasar Kademangan. Sementara jika mengambil jalur kanan, pengendara akan menuju Kota Tulungagung.

Baca Juga: Siswa Nominasi PIP 2025 Sudah Dirilis, Ini Cara Mengeceknya di pip.kemdikbud.go.id | KAWENTAR

Di kawasan Kademangan, suasana pasar tradisional menjadi daya tarik tersendiri. Aktivitas masyarakat yang ramai menjadikan lokasi ini cocok sebagai tempat singgah untuk beristirahat ataupun membeli kebutuhan selama perjalanan.

Selepas Kademangan, perjalanan memasuki Desa Dawuhan. Jalan beraspal yang cukup mulus membelah kawasan permukiman warga dengan latar perbukitan hijau di kejauhan.

Suasana pedesaan terasa begitu kental. Rumah-rumah penduduk berjajar rapi di sisi jalan, sementara pepohonan rindang memberikan kesejukan sepanjang perjalanan.

Baca Juga: Melihat Aktifitas Komunitas di Blitar Kawi Kawentar, Coba Kenalkan Aksara Historis yang Mulai Ditinggalkan

Arus lalu lintas di jalur ini juga relatif lengang. Meski demikian, pengendara tetap disarankan berhati-hati karena kendaraan warga maupun anak-anak yang beraktivitas di sekitar jalan dapat muncul sewaktu-waktu.

Perjalanan berikutnya tiba di Perempatan Gawang yang menjadi salah satu simpang penting menuju wilayah selatan Kabupaten Blitar.

Dari titik ini, jalur kiri mengarah ke Kecamatan Wonotirto, sedangkan jalur kanan menuju Kecamatan Bakung. Sementara untuk menuju JLS Blitar, pengendara cukup melaju lurus.

Baca Juga: Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3 2026 Diprediksi Akhir Juli, Ini Rincian Bantuannya

Di sekitar perempatan terdapat berbagai warung makan, toko kelontong, hingga warung kopi yang kerap menjadi tempat beristirahat para pengendara sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan pesisir selatan.

Selepas Perempatan Gawang, perjalanan memasuki kawasan Pasiraman yang terkenal dengan kontur jalan berkelok dan menurun. Pembatas jalan berwarna biru-putih menjadi penanda kawasan yang berada di sisi lereng sehingga pengendara diimbau mengurangi kecepatan saat melewati tikungan.

Selanjutnya perjalanan berlanjut menuju Desa Kaligrenjeng. Kawasan ini menyuguhkan panorama alam yang masih sangat alami dengan hamparan kebun, pepohonan lebat, dan perbukitan hijau yang memanjakan mata.

Baca Juga: Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3 2026 Terungkap, Simak Estimasi Cair dan Besaran Bantuannya

Meski kondisi jalan relatif sempit, permukaan aspal masih cukup baik sehingga tetap nyaman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Tikungan tajam serta jalur naik-turun menjadi tantangan tersendiri yang justru memberikan sensasi berkendara lebih menyenangkan.

Udara yang sejuk serta minimnya lalu lintas membuat jalur ini cocok dinikmati saat pagi maupun sore hari.

Perjalanan akhirnya berakhir di Desa Tambakrejo. Dari titik ini, pengendara telah tiba di persimpangan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan sejumlah destinasi wisata pantai di selatan Blitar.

Baca Juga: Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3 2026, Simak Estimasi Cair hingga Besaran Bantuan

Apabila melaju lurus, perjalanan akan menuju Pantai Tambakrejo. Jalur kiri mengarah ke Pantai Serang, sedangkan jalur kanan menjadi akses menuju JLS arah Tulungagung dan Trenggalek.

Dengan jarak tempuh sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Blitar, rute ini menjadi salah satu akses tercepat menuju kawasan pesisir selatan. Selain menawarkan kondisi jalan yang cukup baik, perjalanan juga menyuguhkan perpaduan panorama pedesaan, perbukitan, serta suasana alam yang masih asri sehingga layak menjadi pilihan bagi wisatawan maupun pecinta touring motor.

 

source: MasBoy_Adventure

Editor : Cendikiawan Tristan Valentino
#kademangan blitar #wisata blitar selatan #jalur lintas selatan #tambakrejo #JLS blitar