BLITAR – Pantai Serit Blitar semakin mencuri perhatian wisatawan berkat keindahan alamnya yang masih asri. Berada di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, pantai ini menawarkan kombinasi pasir putih, batu karang eksotis, serta muara sungai yang langsung bertemu dengan ombak Samudra Hindia. Keunikan tersebut membuat Pantai Serit menjadi salah satu destinasi wisata alam yang layak masuk daftar kunjungan saat berlibur ke Blitar.
Akses menuju Pantai Serit Blitar kini juga jauh lebih mudah setelah Jalur Lintas Selatan (JLS) selesai dibangun. Dari Kota Blitar, perjalanan hanya memerlukan waktu sekitar 45 menit melalui Kecamatan Sutojayan dan Panggungrejo hingga tiba di perempatan JLS Pantai Serang. Dari titik tersebut, pengunjung cukup berbelok ke kanan sejauh sekitar empat kilometer untuk mencapai lokasi pantai.
Selain akses yang semakin nyaman, biaya wisata di Pantai Serit juga tergolong ramah di kantong. Tiket masuk dipatok Rp10 ribu per orang, sedangkan biaya parkir kendaraan roda dua sebesar Rp5 ribu dan mobil Rp10 ribu. Wisatawan yang ingin menikmati pengalaman berbeda dapat menyewa perahu untuk menyusuri aliran sungai hingga ke muara dengan tarif Rp10 ribu per orang.
Salah satu daya tarik utama Pantai Serit adalah kebersihannya yang tetap terjaga. Pantai ini dikelola secara swadaya oleh masyarakat Desa Serang yang secara rutin mengadakan kerja bakti setiap pekan untuk membersihkan kawasan wisata tersebut.
Memasuki area pantai, pengunjung langsung disambut deretan pohon pinus pantai yang rindang. Pepohonan ini memberikan keteduhan sehingga wisatawan tetap nyaman meski datang pada siang hari. Suasana alami yang masih terjaga membuat banyak pengunjung betah berlama-lama menikmati panorama laut.
Tak hanya itu, tersedia pula sejumlah warung yang menyajikan aneka olahan ikan laut, mulai dari ikan bakar hingga ikan goreng. Kuliner khas tersebut menjadi pelengkap setelah menikmati panorama pantai yang memanjakan mata.
Di sisi barat pantai berdiri batu-batu karang besar yang berpadu dengan hamparan pasir putih. Sementara di sisi timur, pengunjung dapat menyaksikan muara sungai yang mengalir langsung menuju Samudra Hindia.
Pemandangan pertemuan air tawar dengan air laut menghadirkan panorama yang berbeda dibanding pantai lain di Blitar. Aliran sungai yang tenang berpadu dengan deburan ombak laut selatan menciptakan suasana dramatis sekaligus menenangkan.
Lingkungan sekitar juga masih minim bangunan sehingga wisatawan dapat menikmati suara ombak, semilir angin, serta kicauan burung tanpa terganggu hiruk pikuk perkotaan. Kondisi tersebut menjadikan Pantai Serit cocok sebagai destinasi healing maupun wisata keluarga.
Baca Juga: Gaji PNS 2026 Dipastikan Belum Berubah, Ini Daftar Lengkap Besaran Gaji ASN Berdasarkan Golongan
Sebelum Jalur Lintas Selatan dibangun, wisatawan harus berjalan kaki melewati dua bukit dari Pantai Serang untuk mencapai lokasi. Kini akses kendaraan sudah jauh lebih mudah sehingga jumlah pengunjung terus meningkat.
Keunikan lain Pantai Serit terletak pada keberadaan dua sungai besar, yakni Sungai Kelatak dan Sungai Sumbersari yang bermuara langsung ke laut. Pertemuan sungai dan laut ini sejak lama dikenal masyarakat setempat dengan sebutan "tetor".
Area muara memiliki arus yang relatif tenang dan dangkal sehingga sering dimanfaatkan pengunjung untuk bermain air maupun sekadar merendam kaki. Kawasan yang dikenal sebagai Kondang Serit tersebut juga menjadi lokasi favorit warga untuk bersantai saat cuaca cerah.
Baca Juga: DBHCHT Kota Blitar Dipangkas Hampir 50 Persen, Sektor Kesehatan Tetap Jadi Prioritas Utama
Wisatawan dapat menyusuri aliran sungai menggunakan perahu kecil yang disediakan pengelola. Dengan tarif hanya Rp10 ribu per orang, pengunjung diajak menikmati pemandangan sepanjang sungai hingga mencapai titik muara yang menjadi ikon Pantai Serit.
Selain menawarkan panorama alam, Pantai Serit juga dikenal sebagai salah satu lokasi favorit para pemancing. Di kawasan batu karang yang menghadap laut lepas, banyak pemancing mencari berbagai jenis ikan laut.
Sementara itu, area muara sungai menjadi habitat ikan belanak dan ikan keting yang kerap diburu para penghobi memancing. Suasana tenang di sekitar muara membuat aktivitas memancing terasa lebih nyaman dan santai.
Baca Juga: Daftar Gaji PNS 2026 Terbaru, Benarkah Naik? Ini Penjelasan Lengkap Besaran Gaji Sesuai Golongan
Dengan perpaduan pasir putih, batu karang, muara sungai, wisata perahu, kuliner laut, hingga spot memancing, Pantai Serit menjadi destinasi wisata yang menawarkan pengalaman lengkap. Kehadiran Jalur Lintas Selatan juga semakin membuka potensi wisata pantai ini sebagai salah satu unggulan baru di Kabupaten Blitar.
source: youtube MasBoy_Adventure