Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Seragam Gratis Kota Blitar 2026 Diperluas, Siswa Luar Daerah di Sekolah Negeri Kini Juga Berhak Menerima

M. Luki Azhari • Jumat, 10 Juli 2026 | 10:46 WIB
Pemkot Blitar memperluas program seragam gratis 2026. Seluruh siswa baru SD dan SMP negeri, termasuk dari luar daerah, kini berhak menerima bantuan.
Pemkot Blitar memperluas program seragam gratis 2026. Seluruh siswa baru SD dan SMP negeri, termasuk dari luar daerah, kini berhak menerima bantuan.

 

BLITAR KAWENTAR – Program seragam gratis Kota Blitar 2026 mengalami perubahan signifikan.

 Jika sebelumnya bantuan hanya diberikan kepada siswa berstatus warga Kota Blitar, mulai tahun ajaran 2026 seluruh siswa baru di sekolah negeri akan mendapatkan fasilitas yang sama tanpa memandang asal domisili.

Kebijakan baru tersebut disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar dengan menambah alokasi anggaran menjadi Rp 2,7 miliar. Penambahan anggaran dilakukan untuk mengakomodasi semakin luasnya sasaran penerima bantuan.

Baca Juga: Semangat KWT Bina Tani Mysari Pala di Bogor Sukses Kembangkan Usaha lewat Program AURA BRI Peduli 

Kepala Dispendik Kota Blitar, Dindin Alinurdin, menjelaskan bahwa skema pengadaan seragam gratis Kota Blitar tahun ini berbeda dibandingkan pelaksanaan pada 2025.

Tahun lalu, nilai kontrak pengadaan mencapai sekitar Rp 1,7 miliar dengan penerima yang masih dibatasi bagi siswa berstatus warga Kota Blitar.

"Tahun lalu Rp 1,7 miliar khusus warga kota saja. Tahun ini kami usulkan Rp 2,7 miliar untuk seluruh siswa baru kelas 1 dan 4 SD, serta kelas 7 SMP negeri tanpa membedakan domisili," ujarnya.

Baca Juga: Taspen Tegaskan Rapel Gaji Pensiunan Belum Ada, Simak Cara Akses Kartu Digital dan Mutasi Kantor Bayar Online

Pada pelaksanaan sebelumnya, bantuan seragam diberikan kepada siswa kelas 1 SD, kelas 4 SD, dan kelas 7 SMP negeri yang berdomisili di Kota Blitar.

Kini, seluruh peserta didik baru di jenjang tersebut yang diterima di sekolah negeri milik Pemkot berhak memperoleh bantuan, termasuk mereka yang berasal dari luar daerah.

Menurut Dindin, perubahan kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang setara bagi seluruh peserta didik di sekolah negeri.

Dengan kebijakan baru ini, setiap siswa memiliki hak yang sama terhadap fasilitas pendidikan dasar yang disediakan pemerintah daerah.

 Langkah tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan mengurangi kesenjangan sosial antarpeserta didik.

Meski anggaran telah disiapkan dan sasaran penerima telah ditetapkan, Dispendik Kota Blitar masih mematangkan mekanisme pelaksanaan program.

Baca Juga: Taspen Tegaskan Rapel Gaji Pensiunan Belum Ada, Simak Cara Akses Kartu Digital dan Mutasi Kantor Bayar Online

 Salah satu yang masih ditunggu adalah terbitnya Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai dasar hukum pelaksanaan kebijakan baru tersebut.

Regulasi tersebut nantinya akan mengatur berbagai aspek teknis, mulai dari mekanisme pengadaan hingga bentuk bantuan yang akan diterima siswa.

"Kami masih mematangkan teknisnya sambil menunggu perwali resmi. Kami juga siapkan alternatif apakah nanti bentuknya baju jadi seperti tahun lalu atau berupa kain," jelas Dindin.

Baca Juga: Kartu Peserta Taspen Digital Resmi Diluncurkan, Simak Cara Daftar hingga Peringatan Soal OTP

Menurutnya, seluruh proses sedang disusun agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan tidak mengalami kendala ketika tahun ajaran baru dimulai.

Selain memperluas sasaran penerima, Dispendik juga tengah mengkaji bentuk bantuan yang akan diberikan kepada siswa.

Pada tahun sebelumnya, siswa menerima seragam yang telah jadi. Namun pada pelaksanaan tahun ini, pemerintah masih membuka kemungkinan bantuan diberikan dalam bentuk kain yang nantinya dapat dijahit sesuai kebutuhan masing-masing siswa.

Baca Juga: Rapel Gaji Pensiunan Juli 2026 Setelah Gaji Bulanan Cair? PT Taspen Sampaikan Penjelasan Resmi

Kajian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk efisiensi pengadaan, ketepatan ukuran seragam, hingga efektivitas distribusi kepada seluruh penerima.

Keputusan final mengenai bentuk bantuan akan ditetapkan setelah Perwali diterbitkan sehingga seluruh proses memiliki dasar hukum yang jelas.

Program bantuan seragam gratis menjadi salah satu dari sembilan program strategis Pemerintah Kota Blitar pada tahun 2026.

Baca Juga: Gaji Rapel Pensiunan Juli 2026 Kapan Cair? PT Taspen Ungkap Fakta Terbaru yang Wajib Diketahui

 Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan akses layanan pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.

Selain pengadaan seragam gratis, sejumlah proyek strategis lain juga tengah dipersiapkan Pemkot Blitar.

Di antaranya pembangunan Blitar Trade Center (BTC), penataan jaringan irigasi, revitalisasi Sirkuit Sentul, pembangunan kawasan outbound Gedog Ecopark Joko Pangon, hingga revitalisasi wisata air Sumber Udel.

Baca Juga: Rapel Gaji Pensiunan Juli 2026 Kapan Cair? PT Taspen Tegaskan Jadwal dan Fakta Resminya

Melalui perluasan sasaran penerima bantuan seragam gratis, Pemkot berharap seluruh siswa baru di sekolah negeri dapat memulai proses belajar dengan fasilitas yang setara sejak hari pertama masuk sekolah.

Kebijakan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pemerataan layanan pendidikan sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif bagi seluruh peserta didik tanpa memandang latar belakang domisili mereka. (mg1/c1/ady)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
#Seragam Gratis Kota Blitar #Siswa Luar Daerah #Sekolah Negeri Blitar #Program Strategis Pemkot Blitar #dispendik kota blitar