BLITAR KAWENTAR - Program bus sekolah gratis Kabupaten Blitar tetap menjadi salah satu layanan transportasi andalan bagi para pelajar. Untuk menjaga keberlanjutan program tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar menerapkan pola operasional yang disesuaikan dengan kalender pendidikan sehingga penggunaan anggaran menjadi lebih efisien.
Kebijakan tersebut diterapkan dengan menyesuaikan aktivitas armada mengikuti jadwal belajar mengajar di sekolah. Saat siswa aktif bersekolah, seluruh armada dioperasikan secara normal.
Sebaliknya, ketika memasuki masa libur, operasional bus dihentikan sementara dan anggaran dialihkan untuk kebutuhan perawatan kendaraan.
Langkah itu dilakukan agar pelayanan kepada pelajar tetap optimal tanpa membebani anggaran daerah secara berlebihan.
Operasional Mengikuti Jadwal Sekolah
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Blitar Anik Yuanawati menjelaskan, biaya operasional armada, terutama kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan perawatan kendaraan, disusun secara fleksibel mengikuti kalender pendidikan.
Dengan sistem tersebut, anggaran hanya digunakan ketika aktivitas belajar mengajar berlangsung sehingga pemanfaatannya menjadi lebih efektif.
Menurut Anik, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi efisiensi anggaran daerah yang tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelajar yang setiap hari memanfaatkan bus sekolah.
"Ketika siswa masuk sekolah, seluruh armada beroperasi penuh sesuai jalur yang telah ditetapkan. Namun saat libur sekolah, operasional dihentikan sementara sehingga pembiayaan bisa disesuaikan," ujarnya.
Masa Libur Dimanfaatkan untuk Perawatan
Selain menghemat anggaran, masa libur sekolah dimanfaatkan Dishub untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan seluruh armada.
Setiap kendaraan dicek secara menyeluruh agar tetap memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan ketika kembali beroperasi pada awal tahun ajaran baru.
Perawatan meliputi pemeriksaan mesin, sistem pengereman, ban, hingga kebersihan interior kendaraan.
Dengan demikian, seluruh armada dipastikan siap melayani pelajar tanpa mengganggu jadwal operasional saat kegiatan belajar kembali berlangsung.
Pelayanan Tetap Maksimal
Dishub memastikan kebijakan efisiensi tersebut tidak akan mengurangi kualitas pelayanan.
Seluruh armada akan kembali beroperasi pada hari pertama sekolah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Bahkan, kondisi kendaraan diharapkan lebih prima karena telah menjalani proses perawatan selama masa libur.
Program bus sekolah gratis sendiri selama ini menjadi salah satu fasilitas yang banyak dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Blitar.
Keberadaan layanan tersebut membantu pelajar berangkat dan pulang sekolah dengan lebih aman sekaligus mengurangi beban biaya transportasi keluarga.
Tekan Penggunaan Kendaraan oleh Pelajar
Selain memberikan kemudahan akses transportasi, bus sekolah juga memiliki manfaat lain, yakni mengurangi penggunaan sepeda motor oleh pelajar yang belum memenuhi persyaratan usia maupun kepemilikan surat izin mengemudi.
Dengan semakin banyak siswa yang menggunakan angkutan sekolah, risiko kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar juga diharapkan dapat ditekan.
Program tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap terciptanya budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.
Komitmen Tingkatkan Pelayanan
Dishub Kabupaten Blitar menegaskan akan terus mengevaluasi layanan bus sekolah agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain menjaga kondisi armada, evaluasi juga dilakukan terhadap jalur operasional serta tingkat keterisian penumpang di setiap rute.
Melalui pengelolaan anggaran yang lebih efisien, pemerintah berharap program bus sekolah gratis dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Kabupaten Blitar.
Ke depan, layanan transportasi ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi mobilitas pelajar, tetapi juga berkontribusi menciptakan sistem transportasi yang lebih aman, nyaman, dan ramah bagi generasi muda. (kho/sub)
Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan