Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Jibom Polda Jatim Turun ke Blitar, Evakuasi Dugaan Bom Pesawat di Sungai Lahar Terkendala Batu Raksasa

Noormalady Usman • Jumat, 10 Juli 2026 | 11:36 WIB
TETAP HATI HATI : Aparat jilbom dari kesatuan Polda Jatim mengevakuasi benda diduga bom di kali lahar Kelurahan / Kecamatan Sukorejo untuk diamankan, kemarin (9/7)
TETAP HATI HATI : Aparat jilbom dari kesatuan Polda Jatim mengevakuasi benda diduga bom di kali lahar Kelurahan / Kecamatan Sukorejo untuk diamankan, kemarin (9/7)
 

BLITAR KAWENTAR – Proses evakuasi benda yang diduga merupakan bom pesawat peninggalan perang di aliran Sungai Lahar, Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, masih berlangsung.

 Tim gabungan dari Polres Blitar Kota, Unit Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jawa Timur, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar harus bekerja ekstra lantaran benda tersebut tertimbun batu berukuran besar di dasar sungai.

Keberadaan dugaan bom pesawat di Blitar itu menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Baca Juga: Banjir Rezeki! Ini Rincian Hak dan Tunjangan Pensiunan PNS 2026 yang Bikin Dompet Tetap Tebal di Hari Tua

Selain melibatkan personel khusus penjinak bom, proses evakuasi juga menggunakan alat berat berupa derek milik BPBD Kota Blitar untuk memindahkan batu yang menutupi benda mencurigakan tersebut.

Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan, hingga Kamis (9/7), fokus tim gabungan masih mengangkat batu besar yang menghalangi proses evakuasi.

Setelah batu berhasil dipindahkan, barulah benda yang diduga bom tersebut dapat diangkat untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.

Baca Juga: Pensiunan PNS 2026 Wajib Tahu! Begini Cara Mudah Autentikasi TASPEN Lewat HP dan Tips Ampuh Tangkal Modus Penipuan

Menurut Samsul, proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa karena benda tersebut masih tertancap di dasar sungai.

Selain itu, batu besar yang berada tepat di atasnya membuat proses pengangkatan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan risiko.

"Saat ini tim dari Polres Blitar Kota, Jibom Polda Jatim, dan BPBD Kota Blitar masih bekerja. Kami berupaya mengangkat batu terlebih dahulu sebelum mengangkat benda yang diduga bom tersebut. Karena batunya cukup besar, kami menggunakan derek dari BPBD," ujarnya.

Baca Juga: Rapel Gaji Pensiunan Juli 2026 Benarkah Cair Minggu Ini? PT Taspen Beri Penjelasan Resmi

Ia menjelaskan, keselamatan personel menjadi prioritas utama selama proses evakuasi berlangsung.

Oleh karena itu, setiap tahapan dilakukan sesuai prosedur standar penanganan benda yang diduga mengandung bahan peledak.

"Mudah-mudahan batu bisa segera diangkat dan dipindahkan, baru kemudian benda yang diduga bom itu dapat diangkat dan diamankan," tambahnya.

Baca Juga: Banjir Tunjangan! Intip Rincian Hak Keuangan Pensiunan PNS 2026, Benarkah Ada Aturan Skema Baru dari TASPEN?

Meski telah diamati dari permukaan, polisi belum dapat memastikan jenis maupun asal benda tersebut.

Berdasarkan pengamatan awal, benda itu diperkirakan memiliki panjang sekitar 1,5 meter dengan diameter kurang lebih 80 sentimeter.

Ukuran tersebut membuat tim menduga benda tersebut merupakan aircraft bomb atau bom pesawat jenis high explosive yang kemungkinan merupakan peninggalan masa perang.

Baca Juga: Pensiunan PNS 2026 Jangan Terkecoh! Ini Fakta Resmi Soal Gaji, THR, dan Layanan TASPEN Terbaru

Namun, kepastian mengenai jenis, spesifikasi, hingga negara pembuatnya baru dapat diketahui setelah proses identifikasi selesai dilakukan oleh tim Jibom.

"Untuk jenisnya belum bisa dipastikan. Nanti setelah berhasil diangkat baru bisa diketahui spesifikasinya, termasuk jenis maupun asal pembuatannya," jelas Samsul.

Tim Jibom nantinya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan apakah benda tersebut masih aktif atau sudah tidak memiliki daya ledak. Hasil identifikasi tersebut juga akan menjadi dasar penanganan selanjutnya.

Baca Juga: MPLS 2026 di Blitar Dimulai 13 Juli, Materi BNN dan Kepolisian Masuk Pembekalan Siswa Baru

Benda mencurigakan itu pertama kali ditemukan oleh dua warga yang sedang mencari ikan di aliran Sungai Lahar pada Minggu (5/7) malam.

Saat itu keduanya melihat benda logam berukuran besar yang sebagian tertanam di dasar sungai.

Karena belum mengetahui pasti benda yang ditemukan, warga tidak langsung melaporkannya kepada pihak berwenang.

Baca Juga: Kartu Peserta Taspen Digital Resmi Diluncurkan, Simak Cara Daftar hingga Peringatan Soal OTP

 Laporan baru disampaikan kepada perangkat kelurahan pada Rabu pagi sebelum akhirnya diteruskan ke Polres Blitar Kota.

Setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung melakukan pengecekan lokasi dan berkoordinasi dengan Unit Jibom Brimob Polda Jawa Timur untuk melakukan penanganan sesuai standar operasional penjinakan bahan peledak.

Selama proses evakuasi berlangsung, kawasan sekitar lokasi penemuan telah dipasangi garis polisi.

Baca Juga: Taspen Tegaskan Rapel Gaji Pensiunan Belum Ada, Simak Cara Akses Kartu Digital dan Mutasi Kantor Bayar Online

Langkah ini dilakukan untuk mencegah masyarakat mendekat ke area yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Petugas juga mengimbau warga agar tidak berkerumun ataupun mencoba mendekati lokasi sebelum proses identifikasi dan evakuasi dinyatakan selesai.

 Mengingat status benda tersebut masih berupa dugaan, aparat memilih menerapkan langkah antisipatif guna menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Semangat KWT Bina Tani Mysari Pala di Bogor Sukses Kembangkan Usaha lewat Program AURA BRI Peduli 

Setelah benda berhasil diangkat dari dasar sungai, tim Jibom akan melakukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Jika terbukti merupakan bom aktif peninggalan perang, penanganan lanjutan akan dilakukan sesuai prosedur penjinakan bahan peledak.

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi masih terus berlangsung. Aparat berharap seluruh tahapan dapat berjalan aman sehingga identitas benda tersebut segera diketahui dan tidak lagi menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. (bud/c1/ady)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
#dugaan bom pesawat Blitar #Jibom Polda Jatim #Sungai Lahar Blitar #evakuasi bom peninggalan perang #Polres Blitar Kota