BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM – Alpha Entry Next Generation resmi hadir sebagai penyegaran dari model sebelumnya dengan membawa peningkatan paling signifikan di sektor baterai. Meski desain eksterior nyaris tidak berubah, motor listrik ini kini menggunakan baterai berteknologi Lithium Iron Phosphate (LFP) yang diklaim lebih awet, lebih aman, dan memiliki jarak tempuh lebih jauh.
Kehadiran Alpha Entry Next Generation menjadi bukti keseriusan Alpha dalam mengembangkan kendaraan listrik buatan Indonesia. Motor ini tetap mempertahankan desain futuristik khas Alpha Entry, namun dibekali teknologi baterai yang selama ini lebih banyak digunakan pada mobil listrik modern.
Selain baterai baru, Alpha juga menghadirkan pilihan warna Moonlight yang memberikan kesan premium dengan nuansa silver gelap berpadu efek keemasan saat terkena cahaya.
Baca Juga: 7 Motor Listrik Dapat Subsidi Rp7 Juta, Ini Daftar Harga Terbaru dan Pilihan Terbaik 2026
Baterai LFP Jadi Pembeda Utama
Perubahan terbesar Alpha Entry Next Generation berada pada baterainya.
Motor listrik ini kini menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 3,5 kWh, menggantikan teknologi baterai generasi sebelumnya.
Baterai LFP dikenal memiliki umur pakai lebih panjang, tingkat keamanan lebih baik, serta lebih tahan terhadap siklus pengisian ulang. Meski memiliki bobot lebih berat dibanding baterai NCM, teknologi ini dinilai lebih cocok untuk penggunaan jangka panjang.
Dalam sekali pengisian penuh, Alpha mengklaim motor ini mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer.
Pengisian Cepat dan Fast Charging
Alpha Entry Next Generation dibekali charger bawaan berdaya 840 watt yang dapat diubah menjadi 500 watt untuk menyesuaikan kapasitas listrik rumah.
Dengan charger standar, waktu pengisian baterai dari kosong hingga penuh berkisar antara tiga hingga empat jam pada daya maksimal, atau sekitar tujuh jam jika menggunakan mode 500 watt.
Selain itu, Alpha juga telah menyediakan jaringan Charge Boost, yaitu fasilitas fast charging yang memungkinkan baterai terisi jauh lebih cepat saat berada di stasiun pengisian khusus.
Performa Tetap Responsif
Motor listrik ini menggunakan motor penggerak 3 kW yang ditempatkan langsung pada roda belakang (hub motor).
Konfigurasi tersebut membuat tenaga tersalurkan langsung ke roda tanpa melalui belt sehingga efisiensi tenaga lebih tinggi.
Alpha menyediakan tiga mode berkendara, yakni Eco, Urban, dan Sport. Menariknya, mode Sport kini tetap dapat digunakan hingga kapasitas baterai sekitar 20 persen, meningkat dibanding generasi sebelumnya yang dibatasi hingga sekitar 70 persen.
Kecepatan maksimalnya diklaim mencapai 80 km/jam, sementara pengujian menunjukkan angka sekitar 87 km/jam pada speedometer.
Motor ini juga telah dibekali regenerative braking serta hill start assist yang membantu pengendara saat berhenti di tanjakan.
Baca Juga: Bom Udara yang Ditemukan di Kali Lahar Kota Blitar Berhasil Dimusnahkan, Berikut Faktanya
Desain Futuristik Tetap Dipertahankan
Secara tampilan, Alpha Entry Next Generation masih mempertahankan desain agresif dengan lampu LED modern di bagian depan dan belakang.
Speedometer digital menampilkan informasi lengkap mulai dari kecepatan, mode berkendara, indikator baterai hingga konsumsi daya secara real time.
Motor ini juga dilengkapi lampu hazard, reverse mode, port USB-A dan USB-C, kompartemen penyimpanan, serta bagasi yang cukup untuk kebutuhan harian.
Posisi duduk dirancang ergonomis sehingga tetap nyaman digunakan oleh pengendara dengan tinggi sekitar 170 sentimeter.
Harga Rp30,5 Juta, Ada Skema Sewa Baterai
Alpha Entry Next Generation dipasarkan dengan harga Rp30,5 juta.
Bagi konsumen yang ingin biaya awal lebih ringan, Alpha menawarkan opsi pembelian tanpa baterai seharga sekitar Rp15 juta. Selanjutnya pengguna cukup membayar biaya sewa baterai mulai Rp150 ribu per bulan untuk penggunaan hingga sekitar 700 kilometer.
Tersedia pula paket penggunaan lebih tinggi hingga 1.800 kilometer per bulan maupun paket tanpa batas dengan biaya sewa yang disesuaikan.
Skema tersebut memberikan fleksibilitas bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan biaya besar di awal pembelian.
Dengan teknologi baterai LFP, jarak tempuh mencapai 140 kilometer, desain modern, serta pilihan skema kepemilikan yang fleksibel, Alpha Entry Next Generation menjadi salah satu motor listrik lokal yang layak diperhitungkan di pasar Indonesia.