Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Pengendara Honda Scoopy Tabrak Truk Tebu yang Parkir di Badan Jalan, Pemuda Asal Binangun Alami Cedera Kepala

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 14 Juli 2026 | 09:43 WIB
Petugas mengevakuasi sepeda motor Honda Scoopy usai menabrak truk pengangkut tebu yang parkir di Jalan Raya Rejoso, Binangun.
Petugas mengevakuasi sepeda motor Honda Scoopy usai menabrak truk pengangkut tebu yang parkir di Jalan Raya Rejoso, Binangun.

BLITAR KAWENTAR – Kecelakaan Honda Scoopy tabrak truk tebu terjadi di Jalan Raya Rejoso, Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Senin (13/7) sekitar pukul 04.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor harus dilarikan ke rumah sakit setelah menghantam bagian belakang truk pengangkut tebu yang sedang berhenti di badan jalan.

Korban diketahui berinisial SWN, 21, warga Dusun Kalisudo, Desa Sumberkembar, Kecamatan Binangun. Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami cedera di bagian kepala dan segera dievakuasi ke RSU Wava Husada Kesamben untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasatlantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Mubaroq mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat truk pengangkut tebu yang dikemudikan NB, 31, warga Dusun Serang, Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, berhenti di badan jalan untuk mengantre masuk ke Pabrik Gula RMI.

Baca Juga: Sanankulon Rawan Kecelakaan, Empat Perlintasan Kereta Api Tanpa Penjaga Jadi Sorotan Polisi

Dari arah selatan, korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan kecepatan yang diduga cukup tinggi. Saat melintas di lokasi kejadian, korban diduga tidak mengetahui adanya truk yang sedang berhenti di badan jalan sehingga tidak sempat menghindar.

Akibatnya, bagian depan sepeda motor menghantam bagian belakang bak truk. Benturan yang cukup keras membuat pengendara mengalami luka di bagian kepala dan membutuhkan penanganan medis secepatnya.

Petugas dari Polsek Binangun bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Blitar kemudian mendatangi lokasi kejadian. Mereka melakukan olah TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: ⁠Arus Lalu Lintas Pagi Hari Rawan Kecelakaan, Polisi: Banyak Pelajar Berangkat Sekolah

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Satlantas Polres Blitar menyebut terdapat dua faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan tersebut.

Faktor pertama berasal dari pengendara yang diduga kurang berhati-hati atau kehilangan konsentrasi saat berkendara. Sementara faktor kedua berkaitan dengan posisi truk yang berhenti dan masih memakan sebagian bahu jalan ketika mengantre masuk ke pabrik gula.

Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Seluruh keterangan saksi, kondisi kendaraan, hingga situasi di lokasi kejadian masih menjadi bagian dari proses penyelidikan.

"Kami masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan seluruh penyebab kecelakaan. Namun hasil sementara menunjukkan adanya faktor kelalaian pengendara dan posisi kendaraan truk yang berhenti di bahu jalan," ujar AKP Galih Yasir Mubaroq.

Baca Juga: Rawan Kecelakaan, Waktu Pagi Jadi Atensi Kepolisian di Jalan Raya

Kasatlantas mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada waktu dini hari ketika kondisi pencahayaan dan jarak pandang masih terbatas.

Pengendara juga diminta selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum digunakan. Sikap disiplin di jalan dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, pengemudi kendaraan besar juga diingatkan agar memperhatikan posisi kendaraan ketika berhenti sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas maupun membahayakan pengguna jalan lainnya.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Stop pelanggaran, stop kecelakaan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan," pungkasnya. (jar/c1/sub)

Editor : Azahra Meilisani Salma
Honda Scoopy tabrak truk kecelakaan Binangun truk tebu parkir kecelakaan lalu lintas Blitar Satlantas polres Blitar