Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Primbon Jawa Ungkap Hari Baik Hajatan September 2026, Acuan untuk Pernikahan hingga Pindah Rumah

Maylanni Diana Fitri • Kamis, 16 Juli 2026 | 15:40 WIB
Hari Baik Hajatan September 2026 menurut Primbon Jawa dapat menjadi referensi menentukan waktu pernikahan, khitanan, akikah, dan pindah rumah.(pinterest)
Hari Baik Hajatan September 2026 menurut Primbon Jawa dapat menjadi referensi menentukan waktu pernikahan, khitanan, akikah, dan pindah rumah.(pinterest)

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Hari Baik Hajatan September 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat yang tengah merencanakan berbagai acara penting. Dalam tradisi Primbon Jawa, pemilihan hari diyakini menjadi salah satu bentuk ikhtiar agar pelaksanaan hajatan berlangsung lancar dan membawa kebaikan bagi penyelenggara maupun keluarga.

Bagi sebagian masyarakat Jawa, menentukan tanggal hajatan bukan sekadar menyesuaikan waktu luang atau kesiapan anggaran. Penentuan hari juga mempertimbangkan perhitungan Primbon yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Melalui perhitungan tersebut, sejumlah hari pada September 2026 dinilai memiliki keselarasan untuk digunakan sebagai waktu penyelenggaraan berbagai kegiatan penting.

Digunakan untuk Berbagai Jenis Hajatan

Dalam penjelasan yang disampaikan, hari baik pada September 2026 dapat dijadikan referensi bagi masyarakat yang akan menggelar pernikahan, khitanan atau sunatan, akikah, pindah rumah, hingga memulai usaha baru.

Baca Juga: PKH BPNT Tahap 3 2026 Belum Cair? Ini Penjelasan Status 6NG dan Prediksi Jadwal Penyalurannya

Perhitungan itu telah disesuaikan antara penanggalan Jawa dengan kalender Masehi sehingga lebih mudah dijadikan acuan oleh masyarakat.

Tradisi memilih hari baik masih dipraktikkan oleh sebagian kalangan sebagai bagian dari persiapan sebelum mengadakan hajatan keluarga.

Hari dan Tanggal Dipercaya Berpengaruh

Menurut penjelasan dalam Primbon Jawa, kelancaran sebuah acara tidak hanya ditentukan oleh kesiapan materi maupun penyelenggaraan.

Baca Juga: Alfeandra Dewangga Ungkap Cerita Unik Selalu Berseragam Biru usai Resmi Gabung Arema FC

Hari dan tanggal juga dipercaya memiliki pengaruh terhadap suasana serta jalannya sebuah hajatan.

Karena itu, banyak keluarga memilih melakukan perhitungan terlebih dahulu sebelum menetapkan jadwal pelaksanaan acara.

Jumat dan Sabtu Menjadi Pilihan

Dalam pembahasan tersebut dijelaskan bahwa hari Jumat dikenal sebagai hari yang identik dengan keberkahan.

Hari ini kerap dipilih untuk penyelenggaraan pernikahan maupun akikah karena dipercaya membawa doa, keselamatan, dan harapan akan kelancaran rezeki.

Sementara itu, hari Sabtu dimaknai sebagai simbol keteguhan niat dan kekuatan dalam memulai kehidupan maupun perjalanan baru.

Makna tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Sabtu juga sering dijadikan pilihan untuk menggelar hajatan.

Berdasarkan Ilmu Titen Leluhur

Perhitungan hari baik dalam Primbon Jawa disebut berasal dari pengalaman serta ilmu titen yang diwariskan oleh para leluhur.

Tradisi tersebut dipandang sebagai bentuk ikhtiar budaya agar penyelenggaraan acara dapat berjalan dengan baik dan terhindar dari berbagai hambatan.

Meski demikian, Primbon tidak diposisikan sebagai aturan mutlak, melainkan sebagai pedoman yang dapat dijadikan bahan pertimbangan.

Menjadi Referensi Bagi Masyarakat

Bagi masyarakat yang masih memegang tradisi Jawa, informasi mengenai hari baik hajatan September 2026 dapat dijadikan referensi saat menentukan jadwal acara keluarga.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing sesuai keyakinan dan pertimbangan pribadi.

Dengan demikian, perhitungan Primbon Jawa diharapkan menjadi salah satu bentuk ikhtiar budaya dalam mempersiapkan pernikahan, khitanan, akikah, pindah rumah, maupun kegiatan penting lainnya pada September 2026.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Hari Baik Hajatan September 2026 hari baik pernikahan hari baik khitanan penanggalan Jawa Primbon Jawa